Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
bab 82 ~ Papa Grace sakit~


__ADS_3

Maya terdiam mendengar bentakan mertuanya,dia tidak peduli dengan pernikahan anaknya tetapi dia tidak menyukai jika beberapa hartanya akan diberikan kepada keluarga menantu sahnya dia sedikit keberatan.


"Maafkan aku ma!!!"Ucap Dela,dia merasa bersalah kepada ibu mertuanya.Maya menatap sinis kepada Dela dia tidak menyangka wanita rendahan sepertinya bisa mendapatkan hati anaknya.


"Diam kamu,aku tidak menyukaimu."Ucap Maya lalu keluar dari meja dan berjalan menuju kamarnya.Mahesa meraih tangan istrinya


"Maafkan mama,dia sebenarnya orangnya baik,dia tidak akan berani berbuat sesuatu kepadamu aku tau betul mamaku.aku lebih takut kepada nenek tua ini jika dia tidak menyukai sesuatu."Ucap Mahesa menatap wajah neneknya yang sudah mulai merenggut ke arahnya.


"Dasar anak nakal,hari ini kita akan kerumah orang tua Grace nenek akan melakukan negoisasi kepada keluarga itu agar kita bisa mengembalikan tanahnya dan kamu bisa cerai baik-baik dengan Grace jika kamu tidak ingin punya istri dua."Ucap sang nenek dia semakin hari semakin menunjukan rasa cintanya kepada cucu dan istrinya.


"Baik nenek hari ini aku akan pulang cepat."Ucap Mahesa lalu mencium wajah sang nenek dan berangkat kerja dia tidak mencium Dela di hadapan sang nenek karna dia takut jika dela akan menolaknya dengan alasan nga sopan di hadapan orang tua.


Mahesa memasuki kantornya, dia terlihat begitu semangat membalas semua sapaan dari kariawannya.Dan kariawannya juga begitu senang melihat perobahan dari bosnya yang dulu sombong dan angkuh mulai berubah menjadi lebih akrab.Setelah memasuki ruangannya dia sudah melihat tumpukan dokumen yang harus dia periksa.


"Hufff,semangat demi kau dan sebuah hati."Ucap Mahesa lalu mendaratkan bokongnya dan mulai memeriksa dokumen itu.


"Grace....Bangun...Apa-apaan ini,masak jam segini kamu masih molor aja,mama heran deh sama anak ini kamu kenapa tidak pulang ke rumah suamimu,nga baik Lo nak anak perempuan yang sudah menikah tidak pulang-pulang kerumah mertua.Kamu coba jujur,apa kamu ada masalah dengan suamimu?" Tanya ibunya yang sudah mulai duduk di pinggiran ranjang sambil mengusap rambut Grace,wanita itu hannya menguap lalu duduk di samping ibunya.


"Ma,aku nga mau balik lagi kesana,pernikahanku dengan Mahesa tidak baik-baik saja Lo ma,aku frustasi memikirkan ini semua."Ucap Grace lalu mendaratkan kepalanya di pundak ibunya.

__ADS_1


"Kamu jujur Grace apa yang terjadi dengan pernikahanmu?" Tanya sang ibu,wanita itu mulai takut jika ternyata anaknya tidak di cintai menantunya yang konglomerat itu.


"Ma,aku takut sama papa,aku malu menikah dengan orang kaya tapi nyatanya aku tidak di anggap disana ma..!!Ucap grace.


"Ini maksudnya apa Grace."Sang ibu mulai panik dia berdiri dan menatap Grace dengan sinis,apa pria itu mempermainkan pernikahan kalian,apa dia tidak mencintaimu,setelah kita mengorbankan segalanya untuk masa depan kalian."Ucap sang mama dengan nada yang sudah tidak bisa di kontrol tiba-tiba saja tensinya naik dan dia tidak bisa mengendalikannya.


"Ada apa ini?ngapain kalian ribut di kamar ini,dan kamu grace sudah jam berapa ini kamu masih tiduran saja."Ucap sang ayah mulai memasuki kamar anaknya.


"Pa,pernikahan Grace dan menantu kita ternyata sedang di ujung tanduk,sepertinya pernikahan mereka sedang ada masalah besar pa," Ucap mamanya.Seketika mata pria itu terbelalak,dia kaget mendengar ucapan istrinya.


"Apa maksudmu ucapan mu ma?" Tanya pria itu,dia tidak percaya mendengar ucapan istrinya.Dia sebenarnya sudah curiga tetapi Karan kemarin dia mengunjungi Mahesa tidak ada ucapan apa pun makanya dia tidak ambil pusing.


"A....aku..a aku nga tau pa...Mahesa tidak pernah menganggap ku sebagai istrinya sejak dia menikahi aku pa...bahkan dia sudah memiliki istri siri yang sedang mengandung anaknya."Ucap Grace gugup,tapi dia tidak mau menutupinya lagi karna pada akhirnya mungkin pernikahannya tidak bisa diselamatkan lagi.


"A....apa...apa...Aahhh,jantungku...jantungku seketika pria itu tidak sadarkan diri Grace dan ibunya langsung meraih ayahnya yang hampir jatuh pingsan ke lantai.Mereka membawanya ke atas ranjang lalu mengolesi wajahnya dengan minyak kayu putih dan tiba-tiba bibir ayahnya terlihat miring membuat grace dan ibunya panik.


"Paaaaa....Maafin Grace pa,hiks...hiks...hiks...maafkan Grace pahh huuu."Ucap Grace lalu membenamkan wajahnya di dada sang ayah sementara istrinya mencari bantuan untuk membantu mereka membawa suaminya ke dalam mobil karna tubuh pria itu sangat gemuk.


Grace dan ibunya membawa Bima papanya ke rumah sakit,dia benar-benar merasa bersalah,Karna pernikahannya yang seumur jagung hancur,akhirnya papanya ikut imbasnya juga.

__ADS_1


"Sudahlah Grace,jika Mahesa meminta cerai kamu jangan menurutinya,biarkan istri sirinya itu yang dibuang,apalagi dia hannya status istri siri yang masih ditutupi."Ucap sang ibu,Grace hannya bisa menghela napas panjang dia sudah merasakan sakit hati saat kehadirannya tidak pernah dianggap.Dia sangat tau bagaimana besarnya cinta Mahesa kepada Dela.


"Aku juga bingung ma,Mahesa sangat mencintainya,aku yakin dia tidak akan pernah bisa melupakan wanita itu "Ucap Grace,dia masih mengingat jelas bagaimana perhatian Mahesa kepada Dela.


"Itu karna mereka terus bersama,coba kamu singkirkan wanita itu,dan kamu dekati dia apa mungkin cintanya masih sebesar itu,banyak cara membuat pria benci kepada wanita yang sangat dia cintai."Ucap mamanya.Grace terus menyetir mobilnya sambil mendengar ucapan mamanya.


"Entahlah ma,lebih baik sekarang kita pokus saja kepada papa,kalau papa sudah sehat aku bisa berpikir dengan jernih sekarang ini aku lagi banyak beban pikiran."Ucap Grace dan terus melajukan kendaraanya,hingga akhirnya mobilnya berhenti di rumah sakit yang cukup besar.


Setelah dilakukan pemeriksaan yang sangat intensif teryata papanya terkena gejala struk ringan,itu terjadi karna tiba-tiba tensinya naik.Untung pembuluh darahnya tidak pecah kalau tidak papanya bisa mati.


"Maafkan Grace pa,"Ucap Grace lalu meraih tangan sang papa dan memegangnya.


"Aku akan berusaha memperbaiki pernikahanku apa pun yang terjadi pa,aku mencintai papa dan aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada papa."Ucap Grace membuat pria itu terlihat mengangguk sedikit.


Sementara itu,Mahesa dan neneknya baru saja sampai di rumah mertuanya,dia mengetuk pintu beberapa kali tapi sama sekali tidak ada respon.


"Wah....Tuan yang konglomerat itu kan? Yang sering nongol di televisi suaminya Grace beruntung banget Grace punya suami sehebat tuan,bisa nga tuan kita Poto,mau aku pamerin di FB."Ucap wanita itu membuat sang nenek kesal.


****bersambung***

__ADS_1


__ADS_2