Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
bab 113 ~ Kembali pulang ~


__ADS_3

Sudah tiga hari ini Dela merasa tubuhnya semakin sehat dan dia sudah mulai bosan di rumah sakit.Dia ingin sekali kembali pulang kerumah,tapi entah kenapa membayangkan dia kembali kerumah keluarga suaminya rasanya dia sangat enggan.Saat ini Mahesa meninggalkan dia dirumah sakit sendirian.Suami itu keluar dari rumah sakit dari dua jam yang lalu karna katanya dia kekantor karna ada urusan mendadak.


Dela menatap langit-langit rumah sakit,ingin sekali rasanya dia tinggal dirumah bersama suaminya Tampa ada yang lain,tidak peduli rumahnya kecil atau kontrakan yang penting hatinya damai dan tidak ada beban ala pun.


"Aku kira menikah dengan orang kaya itu enak,ternyata tidak sama sekali.Hidupku sangat jauh dari kata damai,setiap saat ada saja yang membuatku untuk menelan kekecewaan." Batin Dela.Dia turun dari ranjang lalu keluar dari ruangannya,ingin sekali dia pergi melihat bayinya yang sedang berada di ruang perawatan bayi.Sampai hari ini bayi mereka masih berada di dalam inkubator,padahal Dela ingin sekali menggendong bayi itu tapi karna belum di ijinkan dia hannya bisa memandangnya dari luar pintu.


"Nona apa yang anda lakukan disini?" Tanya seorang perawat,dia melihat Dela yang mengintip ruangan itu dengan berpakaian rumah sakit.


"A_aku ingin melihat bayiku sus,apa aku belum bisa menggendongnya?" Tanya Dela lalu kembali menatap ruangan bayi.


"Maaf ya nyonya nanti aku tanyakan sama dokter jika memang sudah bisa di ambil nanti aku akan membawanya keruangan nona."Jawab suster lalu kembali masuk keruangan itu,Dela dengan perasaan sedih meninggalkan tempat itu,dia sangat menyesali kecerobohannya hingga dia melahirkan anak prematur.


Dela kembali masuk ke dalam kamarnya,rasanya dia begitu bosan di dalam ruangan,akhirnya dia tetap memaksakan diri disana sambil menunggu suaminya pulang.

__ADS_1


******


"Bara bagaimana apa kamu sudah mendapat rumah yang cocok untuk kami?" tanya Mahesa,dia menyuruh bara menemuinya disebuah cafe setelah dia keluar dari kantornya,mereka sengaja bertemu diluar karna Mahesa takut jika mereka membicarakannya dikantor maka semuanya akan bocor.


"Sudah tuan,aku sudah mendapat rumah yang lokasinya strategis,terus rencana tuan kapan akan keluar dari rumah sakit?"Tanya bara.


"Secepatnya,kalau semuanya sudah kamu bereskan,maka kami akan keluar dari rumah sakit."Jawab Mahesa.Keputhsannya untuk pindah dari rumah keluarganya sudah bulat,tidak tanggung-tanggung dia langsung menyuruh bara untuk mencari orang-orang untuk menjaga rumahnya siang malam.Kali ini Mahesa tidak akan membiarkan satu pun keluarganya untuk mendatangi anak dan istrinya.


"Tuan,"


"A_iya," Mahesa tersadar dari lamunannya saat bara memanggilnya,dia sangat berharap neneknya tidak akan mencari masalah kepadanya nanti saat dia dan istrinya tinggal di rumah mereka yang baru,bahkan dia sudah berniat jika memang neneknya masih menganggu keluarganya dia dan istrinya akan benar-benar pergi,kali ini dia tidak akan tertipu lagi dengan wanita tua yang dia panggil nenek.


"Baiklah kamu silahkan kembali ke kantor,aku akan kembali ke rumah sakit,secepatnya cari kekurangan orang yang akan menjaga rumahku nanti."Ucap mahesa,lalu dia pergi meninggalkan bara yang masih duduk di tempat itu.

__ADS_1


"Aku pikir menjadi anak orang kaya sangatlah menyenangkan ternyata dugaan ku salah,terbukti dengan tuan Mahesa,dia cucu seorang konglomerat tapi hidupnya sangatlah menyedihkan saat dia memutuskan menikahi wanita dengan kasta rendah."Batin bara,lalu dia menyeruput minuman yang tersisa dan setelah itu dia kembali ke perusahannya.


Mahesa berjalan menuju ruangan istrinya,ruangan istrinya memang sangat jauh keatas karna mereka berada di ruangan VVIP,jadi dia harus menaiki lift agar sampai ke tujuan dengan cepat.


"Sayang,kamu sudah bangun?" Mahesa sangat bahagia saat melihat istrinya yang sudah berdiri memandangi pemandangan alam dari kaca.Deka langsung membalikan badan lalu melihat suaminya sudah berada di ruangan itu sambil membawa bungkusan makanan.


"Kamu membawa makanan mas? kamu dari mana,lama sekali aku sampai bosan menunggumu."Ucap Dela sambil mengerucutkan bibirnya.


"Aku menemui bara sayang,aku membeli rumah baru untuk kita,jadi aku mau memastikannya saja."Jawab Mahesa,dia membawa Dela kembali duduk di atas ranjang.


"Benarkah?


*** bersambung****

__ADS_1


__ADS_2