
Dela berjalan memasuki kamarnya,dia kembali menyalahkan Mahesa karna sudah membawa putri kerumahnya,akibatnya dia kehilangan uang yang sudah disimpannya beberapa bulan ini.
"Aarrggghh....Sabar Dela,sabar ingat kamu punya calon bayi yang harus di jaga jangan stres ya,suamimu banyak uang kamu bisa memintanya lagi kepada suamimu." Ucap Dela,dia mengelus perutnya,entah kenapa dia sangat cepat emosi semenjak kehamilannya ini.
"Sayang.." Tiba-tiba Mahesa memasuki kamar lalu memeluk tubuh Dela dengan begitu mesra.
"Sayang aku ada sesuatu untukmu." Ucap Mahesa ,lalu mengeluarkan box yang mewah dan membukanya di hadapan Dela.
"Apa ini sayang? Tanya Dela,wajahnya terlihat sangat bahagia menatap kado pertama pemberian Mahesa.Mahesa langsung mengambil kalung berlian yang sangat mewah dan memasangkannya langsung ke leher Dela.
__ADS_1
"Sayang kalung ini adalah kalung berlian yang sangat langka,kalung ini punya arti tersendiri yaitu kelak pemilik kalung ini memiliki kehidupan yang begitu bahagia,sayang aku berharap kamu terus bahagia di sisiku,aku sangat mencintaimu,semoga kita bisa terus bersama." Ucap Mahesa lalu mencium kening dela dan memeluknya.Tampa terasa Dela meneteskan air mata bahagia,dia begitu terharu mendengar ucapan suaminya dan hadiah pemberian suaminya malam ini.
Dela akhirnya melupakan masalah uangnya yang hilang,dia tidak ingin hannya karna uang lima juta rupiah dia harus ribut dengan suaminya malam ini.
****
Sementara itu Karin memasuki mobil mewahnya,wajahnya terlihat sangat kecewa saat dia mengetahui Mahesa memenangkan kalung berlian yang sangat dia inginkan itu.
"Kalau bukan karna ambisi papaku,mungkin aku sudah bahagia bersamanya lima tahun yang lalu tapi semuanya hancur saat papa memaksaku menikah dengan pria Bajingan hingga aku harus menderita selama ini.
__ADS_1
****
Sementara itu malam semakin larut,lampu seluruh taman rumah mewah itu sudah padam,hingga rumah itu terlihat sangat menyeramkan.Putri membuka pintu gerbang yang terbaik sedikit dia berjalan memasuki halaman dengan langkah terseok-seok.Dia terlihat sudah mabuk,Seorang security baru di rumah itu menghampiri putri.
"Nona,kenapa pulang larut malam?" Tanya security,putri mengabaikan pertanyaan security dia langsung masuk kedalam rumah Lalu masuk kedalam kamarnya.
"aahhhhh hari ini aku cukup bahagia,setidaknya semua temanku hari ini mengakui jika aku adalah orang kaya,ya memang aku orang kaya,sekarang tinggal mencari cara agar tuan Mahesa memberikan aku uang, agar aku bisa kursus menyetir lalu aku meminta mobil kepadanya.
"Hidupku memang sangat beruntung,sedangkan Nadia saja tidak seberuntung aku." Ucap Putri,dia merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan menatap ke langit-langit kamar,tiba-tiba dia teringat dengan uang lima juta yang dia curi milik Dela,dia kembali duduk dan memikirkan alasan apa yang harus dia berikan kepada Dela besok.
__ADS_1
"Sialan semoga besok si brengsek itu tidak mencari ku,rasanya aku sangat jijik kepadanya,sebagainya Dela mati mungkin kah ya suaminya mau menerimaku? Rasanya aku tidak suka jika Dela terus mengaturku,dasar wanita tidak tau diri," Ucap Putri,mungkin karna pengaruh alkohol pikirannya sangat tidak normal hingga dia memikirkan sesuatu yang tidak baik.
*** bersambung ****