Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
Episode 238


__ADS_3

Di rumah Julie dan Kevin....


Pagi itu Kenrich sangat rewel sekali dan terus menangis. Julie menyentuh tubuh anaknya. "Astaga panas sekali" , ucap Julie.


Julie langsung mengambil plester kompres dan menempelkannya di kening anaknya yang masih berusia 3 bulan itu.


"Kita bawa ke dokter saja ya sayang" , ucap Kevin yang juga berada disana dan melihat anaknya.


"Iya boleh sayang , aku gantikan baju Kenrich dulu ya. Bajunya sudah basah dengan keringat" , ucap Julie.


"Iya sayang" , ucap Kevin yang juga langsung berdiri dan mengganti bajunya.


Setelah semuanya siap , Julie dan Kevin keluar dari kamar sambil menggendong Kenrich.


"Kalian mau kemana pagi-pagi begini?" , tanya mama Farah yang melihat Julie dan Kevin berjalan dengan cepat.


"Kenrich demam tinggi ma. Kami mau ke rumah sakit" , jawab Julie.


"Baiklah , kalau gitu kalian cepetan ke rumah sakit" , ucap mama Farah.


"Iya ma , aku titip Christian ya ma" , ucap Julie.


"Iya nak" , jawab mama Farah.


Kevin dan Julie langsung pamitan dan berjalan dengan cepat menuju ke mobil.


Tidak lama Christian yang sudah bangun , berjalan menuju ke kamar mamanya.


Christian mengetuk-ngetuk pintu kamar mamanya. Tapi tidak ada yang membukakan pintu kamar.


"Bu , mama mana ya?" , ucap Christian.


"Mungkin mama di bawah , ayo kita ke bawah saja" , ucap bu Sri.


Christian pun menganggukkan kepalanya dan berjalan bersama dengan bu Sri menuju ke bawah.


"Cucu oma sudah bangun" , ucap oma Farah yang sedang sarapan bersama dengan suaminya.


"Iya oma , mama mana?" , ucap Christian sambil melihat-lihat ke sekitar ruang makan dan tidak melihat ada mamanya disana.


"Mama dan papa sedang pergi ke rumah sakit membawa adek" , ucap oma Farah.


"Kenrich sakit?" , tanya Chandra.


"Iya pa , demam tinggi" , jawab mama Farah.


Chandra hanya menganggukkan kepalanya sambil menyeruput kopi panasnya.


"Aku mau ikut mama , oma" , ucap Christian.


"Jangan ya , mama kan sedang ke rumah sakit bawa adek yang sedang sakit. Christian di rumah ya sama oma. Ayo makan dulu sarapannya" , ucap oma Farah.


"Tapi aku mau sama mama , oma" , ucap Christian yang mulai terisak tangis.


"Jangan gitu sayang , sebentar lagi mama juga pulang. Jangan nangis ya , sini sama oma" , ucap oma Farah yang berdiri dan berjalan mendekati Christian.

__ADS_1


Oma Farah mengangkat Christian dan menggendongnya.


"Aduh , cucu oma ini sudah mulai berat ya" , ucap oma Farah sambil mengelus punggung Christian.


"Makannya kan banyak oma" , jawab bu Sri.


Tapi Christian tidak menghiraukan perkataan oma dan bu Sri. Christian masih saja terisak tangis.


Sampai beberapa waktu akhirnya Christian mulai tenang dan baru dia mau makan sarapan yang sudah disediakan.


Julie dan Kevin yang sudah dijalan menuju pulang pun merasa lega setelah dokter mengatakan Kenrich hanya demam biasa saja. Dokter pun memberikan obat penurun demam untuk Kenrich.


"Sayang , kamu ada mau beli sesuatu dulu gak sebelum kita sampai di rumah?" , tanya Kevin sambil fokus membawa mobil.


"Gak ada sayang , kita langsung pulang saja ya. Biar Kenrich bisa istirahat di rumah. Christian juga harusnya sudah bangun jam segini" , jawab Julie.


"Baiklah sayang" , ucap Kevin.


Tidak lama , mobil telah sampai di depan rumah Kevin.


Julie yang sedang menggendong Kenrich turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah.


"Pa...ma..." , ucap Kevin dan Julie ketika sudah masuk kedalam.


"Iya nak , jadi bagaimana keadaan Kenrich?" , ucap papa Chandra.


"Cuma demam biasa pa" , jawab Kevin.


"Syukurlah" , ucap papa Chandra dan mama Farah bersamaan.


"Tadi dia nangis-nangis mau ikut sama kamu. Sekarang sudah main sama Choco kayaknya sudah gak ingat lagi sama mamanya" , ucap mama Farah sambil tersenyum.


"Ya kalau gitu biarkan dia main sama Choco dulu. Aku mau keatas dulu ya ma , mau nyusuin Kenrich" , ucap Julie.


"Iya nak , nanti jangan lupa sarapannya dimakan" , ucap mama Farah.


"Iya ma" , jawab Julie sambil tersenyum.


Julie berjalan keatas menuju ke kamarnya dan Kevin langsung menuju ke meja makan karena perutnya yang sudah mulai keroncongan ketika di perjalanan pulang tadi.


Ketika Kevin sedang makan , terlihat Christian yang berjalan masuk ke dalam rumah bersama Choco.


"Papa" , panggil Christian yang langsung berlari dan memeluk kaki papanya.


"Jangan lari-lari nak , nanti bisa jatuh" , ucap Kevin.


"Mama mana pa?" , tanya Christian.


"Mama sedang di kamar bersama dengan adik" , jawab Kevin.


Christian langsung berjalan menuju ke atas.


"Choco jangan sampai masuk ke dalam kamar ya bu Sri" , ucap Kevin.


"Iya tuan" , jawab bu Sri sambil mengikuti Christian.

__ADS_1


Sampai di atas , Christian langsung meminta bu Sri untuk membukakan pintu kamar mamanya.


"Bukain pintunya bu" , ucap Christian.


"Iya" , jawab bu Sri sambil mengetuk pintu 3 kali dan baru membukanya.


Julie langsung tersenyum begitu melihat anaknya masuk ke sana.


"Adek sedang minum susu ya ma?" , ucap Christian yang melihat mamanya sedang menyusui Kenrich langsung dari tubuhnya.


"Iya nak , Christian jangan berisik ya hari ini. Biar adek bisa istirahat" , ucap Julie.


"Adek sakit ya ma" , ucap Christian.


"Iya nak , adek sedang sakit. Jadi Christian main sama bu Sri dan Choco dulu ya sampai adek sembuh" , ucap Julie.


"Iya ma" , jawab Christian sambil menganggukkan kepalanya.


Christian terus melihat adiknya sambil duduk di atas kasur di depan mamanya.


"Ini apa ma?" , tanya Christian sambil menunjuk kening adiknya.


"Itu plester khusus buat demam sayang" , jawab Julie.


Christian pun menganggukkan kepalanya.


Setelah Julie selesai menyusui Kenrich , Julie memberikan obat penurun panas yang diberikan dokter kepada anaknya.


"Sayang , Kenrich sudah minum obat belum?" , tanya Kevin yang baru masuk ke dalam kamar.


"Ini baru aku kasih" , jawab Julie.


"Baiklah , setelah ini biar Kenrich sama aku. Kamu makan dulu ya" , ucap Kevin.


"Iya sayang" , jawab Julie.


Julie memberikan Kenrich kepada suaminya dan berjalan keluar kamar sambil diikuti oleh Christian dan Choco yang dari tadi berada di luar kamar.


"Kenrich sudah minum obat?" , tanya mama Farah.


"Sudah ma" , jawab Julie.


"Baiklah , kalau gitu kamu makan dulu. Mama mau pergi beli buah dulu. Buah di kulkas sudah habis. Christian mau ikut bersama dengan oma gak?" , ucap mama Farah.


Christian cuma diam saja mendengarkan ajakan dari omanya.


"Kamu mau ikut oma pergi gak?" , tanya Julie kepada anaknya. Biasanya Christian sangat suka ikut oma atau opa nya pergi.


"Gak mama , aku mau sama adek saja" , jawab Christian.


"Christian mau menjaga adek ya" , ucap oma Farah.


"Iya oma" , jawab Christian.


"Anak baik. Baiklah , kalau gitu oma pergi dulu ya" , ucap oma Farah sambil mencium pipi bulat Christian.

__ADS_1


"Iya ma" , jawab Julie sambil memakan makanannya.


__ADS_2