Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
bab 56 ~ Kembali merasakan hampa ~


__ADS_3

Malam sudah semakin larut Mahesa melihat jam yang ada ditangannya sudah menunjukkan jam setengah tiga dini hari,dia melihat Dela tertidur dengan sangat pulas.Dia menggeser kepala Dela yang ada di lengannya,wanita itu bersikap sangat manja semalam bahkan meminta tangannya menjadi bantal.Tapi dia begitu bahagia saat Dela bisa bersikap manja seperti itu.Munhkin bawaan sang bayi yang ingin dekat dengan papahnya.


Sekilas Mahesa tersenyum melihat kedamaian di wajah kekasihnya,sangat berat rasanya dia meninggalkan wanita itu,tapi dia akan melakukan itu agar Dela tetap bisa menjalani hidup dengan baik kedepannya.


"Sayang aku pergi,jaga dirimu baik-baik dan anak kita,aku akan menjadi milikmu seutuhnya suatu saat nanti." Mahesa berbisik ke telinga Dela,pelan-pelan dia menuruni ranjang lalu mencium kening istrinya,tidak lupa dia menyisihkan baju dela lalu mencium perut wanita itu.


"Jaga mama sayang,aku begitu mencintai kalian berdua." Ucap Mahesa lalu menutup baju dela kembali dan menutup tubuh Dela dengan selimut.


Mahesa meninggalkan apertemen lalu kembali kehotel dengan hati yang begitu hampa,dia benar-benar merasa sangat berat meninggalkan wanita itu.Sesampainya disana dia langsung masuk ke kamar dan dia melihat wanita itu masih tidur dengan pakaiannya yang membuat Mahesa benar-benar jijik.Dia mengambil bantal dan selimut lalu mulai membaringkan tubuhnya di atas sopa,dia membuka ponselnya dan melihat gambar istrinya yang tadi dia sempat ambil beberapa gambar.


"Sayang aku sangat mencintaimu,mungkin kamu tidak percaya karna aku belum bisa membuktikan apa pun untukmu,ini semua kulakukan karna aku tidak ingin terjadi sesuatu kepadamu." Ucap Mahesa seraya mengelus ponsel itu.Lalu dia tertidur dengan ponsel di dadanya.


Paginya Grace bangun,dia mengucek-ucek matanya dia tidak melihat suaminya di ranjang lalu dia mengelilingi kamar dan melihat ternyata suaminya tidur di atas sopa.


"Kenapa dia harus tidur di sopa,sementara ada ranjang disini apa dia menolak tidur denganku,dan kok aku merasa aneh kenapa aku tidur dengan nyenyak sekali." Ucap Dela,dia masih melihat semua pakaiannya tidak ada yang terbuka itu artinya semalam Mahesa tidak menjamahnya sama sekali.

__ADS_1


"Sial!!!! kami melewati malam dengan tidur tampa melakukan apa pun "Ucap Grace dia lalu turun dari ranjang dan memasuki kamar mandi lalu dia membersihkan tubuhnya yang begitu lengket.


Setelah beberapa saat pintu ada yang mengetuk Grace membuka ternyata mertuanya dan juga nenek serta asisten suaminya,sang nenek langsung masuk dan dia begitu kaget melihat cucunya yang tidur di sopa.Sontak saja sang nenek emosi melihat cucunya tidur di sopa disaat malam pertama bersama sang istri.Dia langsung menarik telinga Mahesa hingga pria itu terbangun.


"Ada apa sih nek!!!!,pagi-pagi sudah datang ketempat ini,nenek terlalu menganggapku anak kecil hingga berani menarik telingaku." Ucap Mahesa langsung menepis tangan wanita tua itu,dia benar-benar kesal,karna dia masih ngantuk tapi sudah dibangunkan.


"Pelan kan suaramu anak nakal,siapa suruh kamu tidur di sopa padahal malam ini adalah malam pertama kalian." Ucap sang nenek.Mahesa menarik napas dengan kasar lalu membuangnya ke udara dia begitu kesal karna masih pagi-pagi neneknya sudah memancing ribut dengannya.


"Ganti bajumu,pagi ini kita kekantor,kamu harus memperkenalkan Grace kepada seluruh kariawan mu,mereka harus tau siapa nyonya mereka,agar para wanita gatal itu tidak berani lagi menggodaku." Ucap sang nenek.Grace benar-benar di atas angin,dia begitu bangga mendengar panggilannya sebagai nyonya.


Setelah Mahesa selesai membersihkan dirinya dan memakai setelan jasnya,akhirnya mereka berangkat kekantor, wajah Mahesa terlihat masam,tiba-tiba dia teringat dengan kekasihnya,jika dia memiliki waktu bertemu dengan Dela kembali dia ingin menikahi wanita itu secara siri,karna tidak mungkin baginya membiarkan wanita itu tidak mempunyai status.


Dela memukul-mukul tangannya di ranjang tapi aneh sepertinya dia sendiri,dia langsung tersadar dan membuka matanya benar saja Mahesa sudah tidak berada disampingnya.Dia langsung duduk lalu mengumpulkan kesadarannya,dia berusaha mengingat kejadian semalam,dia sangat yakin jika itu tidak mimpi.Akhirnya dia turun dari ranjang lalu mengambil ponselnya dan menghubungi nomor Mahesa,tetapi seperti biasa dia tidak bisa menghubungi nomor itu.


Seketika perasaan Dela sangat sedih,dia benar-benar tidak ada semangat untuk bangun,dia kembali ke ranjang dan merebahkan tubuhnya.

__ADS_1


"Ternyata dia datang hannya sebentar,dan dia lagi-lagi meninggalkanku,dan dia juga tidak bisa di hubungi,dia memang pria yang sangat jahat." Ucap Dela dan air matanya kembali menetes.Entah kenapa semenjak kehamilannya,dia merasa hormonnya tidak stabil,dia terlalu cepat merasa sedih dan menagis.


Sepanjang hari dihabiskan Dela dengan berbaring di ranjang,ratusan kali dia mencoba menghubungi Mahesa tetapi hasilnya selalu membuatnya menagis.Merasa bosan dengan keadaan di apertemenya akhirnya Dela memutuskan untuk keluar apertemen hari ini,dia ingin melihat pemandangan luar.Akhirnya dia bersiap-siap lalu keluar dari apertemen nya.


Dela pergi menuju sebuah mall,disana dia berjalan sendirian dia sedikit terhibur dengan keramaian di tempat itu.Saat dia merasa lelah dia duduk disebuah kursi dan memandangi orang yang lalu lalang ditempat itu.Dia melihat sepasang suami istri sedang berjalan memasuki mall,sang suami begitu menjaga istrinya yang sedang hamil.


"Sayang,kamu harus hati-hati." Ucap sang pria,pria itu tampak sangat mengkhawatirkan istrinya,seketika dela merasa sangat sedih melihat pemandangan itu.


"Kamu disini?" Tiba-tiba sebuah suara mengagetkan dela,lalu dia melihat sumber suara itu,ternyata Bobby sudah berdiri didepannya.Dela hannya tersenyum menanggapi pertanyaan yang dilontarkan oleh Bobby.


"Sudah berapa lama aku tidak melihatmu dela,aku benar-benar merindukanmu." Ucap Bobby,pria itu meraih tangan dela dan menyentuhnya.Dela begitu kaget dengan ulah Bobby kali ini,dia langsung menarik tangannya,dia takut jika tiba-tiba Mahesa melihatnya di tempat itu.


"Mas,maafkan aku jangan lakukan ini padaku,aku sudah hamil anak Mahesa." Ucap Dela,dia begitu terbuka kepada Bobby karna dia tidak ingin pria itu terus berharap kepadanya.Dia memang menyadari dulu jika Bobby menaruh hati kepadanya,tapi dia tidak tau sedikit pun dia tidak pernah menyukai pria itu,tetapi bukan berarti dia membencinya.


Bobby begitu kaget mendengar ucapan Dela,dia tidak menyangka Dela bisa berbuat sejauh itu kepada Mahesa.

__ADS_1


"Dela,kamu hamil dua kali dengan pria yang sama ." Ucap Bobby.Dela merasa kaget dengan ucapan pria itu.


****bersambung****


__ADS_2