
Julie yang sudah selesai mandi , berjalan mendekati suaminya yang sedang duduk di atas kasur mereka.
"Christian gak bangun kan suamiku" , ucap Julie sambil duduk di depan Kevin.
"Gak sayang , dia tidurnya nyenyak banget" , ucap Kevin.
Julie meletakkan tangannya di kening anaknya. "Syukurlah sudah gak demam lagi" , ucap Julie sambil menghembuskan nafas lega.
"Christian anak yang kuat sayang , pasti dia cepat sembuh. Sekarang bibir aku yang sakit sayang" , ucap Kevin.
Julie langsung menyentuh bibir Kevin dengan jarinya dan melihat dengan seksama.
"Gak ada yang aneh dari bibir kamu. Kenapa bisa sakit?" , ucap Julie dengan penuh tanda tanya.
Kevin langsung mengulum senyumnya.
"Sakit karena belum dicium sama kamu hari ini sayang" , ucap Kevin.
"Ya ampun sayang , aku kirain memang beneran sakit. Aku kaget tau" , ucap Julie.
"Makanya kamu obati ya sayang" , ucap Kevin.
"Baiklah suamiku sayang" , ucap Julie sambil memajukan wajahnya menciumi dengan lembut bibir suaminya.
Dari ciuman lembut menjadi ciuman yang lebih intens dan dalam , bahkan Kevin sampai menurunkan ciumannya ke leher Julie.
"Suamiku sayang , jangan sekarang ya. Christian masih sakit" , ucap Julie.
Mendengarnya membuat Kevin pun menyadari kalau Christian masih dalam gendongannya.
"Iya sayang , aku bisa menunggu sampai anak kita sembuh" , ucap Kevin.
"Iya suamiku , sini Christian biar sama aku lagi" , ucap Julie.
"Sekarang biar sama aku dulu , kamu cari makanan dulu aja di luar , kamu harus makan yang banyak supaya gak ikutan sakit karena menjaga Christian" , ucap Kevin.
"Baiklah sayang , kebetulan aku mau minta tolong bu Sri carikan bakso yang di abang-abang suka lewat di sekitaran rumah kita. Kamu mau juga gak?" , tanya Julie.
"Boleh sayang" , jawab Kevin.
Julie berjalan keluar dari kamar menuju ke dapur.
"Bu Sri , tolong carikan bakso yang biasa suka lewat disini ya , belikan 2 bungkus buat aku dan Kevin , kalau bu Sri mau langsung beli aja ya. Wayan mau bakso juga gak?" , ucap Julie.
"Iya bu , kalau Wayan sedang di belakang bu. Sedang mengangkat baju Christian kayaknya" , ucap bu Sri.
"Ya sudah , biar aku yang tanyakan sama dia" , ucap Julie sambil berjalan menuju ke belakang dekat tempat cuci baju.
"Wayan" , panggil Julie.
"Iya nyonya , apa nyonya mau minta saya menjaga tuan muda lagi?" , ucap Wayan.
"Gak , Christian sekarang masih bersama dengan papanya. Saya mau nanya , kamu mau makan bakso juga gak , biar bu Sri belikan sekalian" , ucap Julie.
"Boleh nyonya" , jawab Wayan.
__ADS_1
"Baiklah , kamu lanjutkan kerjaan kamu lagi" , ucap Julie.
"Baik nyonya" , jawab Wayan melanjutkan mengangkat baju Christian yang sudah kering di jemuran.
Julie berjalan menuju ke dapur...
"Bu Sri , Wayan mau juga" , ucap Julie.
"Baik nyonya , setelah sop ini masak saya langsung keluar cari tukang baksonya" , ucap bu Sri.
"Baik bu" , ucap Julie sambil berjalan masuk ke dalam kamarnya.
"Suamiku , aku pompa ASI dulu ya" , ucap Julie.
"Iya sayang , Christian masih tenang kok sama aku. Kamu tenang aja" , ucap Kevin.
"Iya" , jawab Julie sambil mengambil alat pompa ASI nya dan berjalan duduk di atas kasur untuk mulai memompa ASI nya.
Tidak lama Julie memompa ASI...
Christian pun bangun dan langsung menangis begitu membuka matanya yang terlihat papanya.
"Kenapa nangis nak? Ini papa sayang" , ucap Kevin.
Christian masih menangis juga.
Julie langsung menghentikan memompa ASI dan mulai mengambil Christian dari tangan Kevin.
"Sini sama mama nak" , ucap Julie yang mulai menggendong Christian.
Gak lama Christian pun mulai tenang dalam gendongan Julie.
Christian langsung menyesap bulatan kecil disana dengan lahapnya.
"Anak kita mencari kamu karena lapar sayang , bukan karena gak mau sama aku" , ucap Kevin yang melihat anaknya mulai minum ASI langsung dari tubuh mamanya.
"Iya , kayaknya dia juga sudah lapar" , ucap Julie sambil tersenyum.
"Christian kan sudah minum dari botol susu ya. Kenapa dia masih kenal aja dengan bulatan kecil itu sayang?" , ucap Kevin.
"Dari dia bayi kan tau nya minum susu dari sini suamiku sayang. Jadinya dia pasti masih ingat la" , ucap Julie sambil tersenyum.
"Tapi itu memang gak bisa dilupakan sayang , memang nikmat sekali" , ucap Kevin sambil menaikkan alisnya.
"Udah , kamu jangan memikirkan macam-macam. Nanti kalau naik , kamu harus urus sendiri ya , aku gak bisa bantu" , ucap Julie.
"Kenapa kamu gak mau bantu? Kamu gak cinta lagi sama aku" , ucap Kevin dengan manja.
"Bukannya begitu , sekarang Christian kan sedang sakit. Kamu sensitif banget" , ucap Julie.
"Berarti kamu masih mencintai aku kan" , goda Kevin.
"Iya suamiku sayang , aku mencintai kamu dan hanya kamu yang selalu ada di hati aku sekarang" , jawab Julie.
"Makasih sayang" , ucap Kevin sambil menciumi bibir istrinya.
__ADS_1
Christian pun langsung menangis melihat papanya mencium mamanya.
Oakkkkkkk.....oakkkkkkkk....
"Kenapa Christian menangis sayang?" , ucap Kevin.
"Kayaknya dia gak suka deh kamu dekat-dekat aku" , ucap Julie.
"Masa?" jawab Kevin sambil mengerutkan keningnya.
Kevin yang penasaran pun mengulangi lagi mencium istrinya , tapi kali ini bukan di bibir , melainkan di pipi mulus istrinya.
Christian pun menangis dengan lebih keras lagi....
"Ya ampun sayang , anak kita cemburu sama kamu" , ucap Julie sambil terkekeh.
"Apa dia tau kalau aku bukan papa kandungnya sayang?" , ucap Kevin sambil mengerutkan keningnya.
"Ya gak mungkin la , kayaknya karena dia lagi gak enak badan aja makanya begitu , biasanya juga gak pernah kan kayak gini" , ucap Julie dengan lembut.
"Iya sayang , kamu benar" , ucap Kevin.
"Christian kan hanya punya satu papa , yaitu kamu suamiku sayang" , ucap Julie sambil menyentuh wajah suaminya.
"Iya sayang , memang cuma hanya aku papanya gak ada yang lain" , jawab Kevin.
Julie pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
Tidak lama Christian yang sudah mulai tenang , mulai menyesap susu lagi dari tubuh mamanya.
Terdengar suara pintu kamar Kevin yang diketuk.
Tok....tok....tok....
Kevin langsung turun dari kasur dan berjalan membukakan pintu kamar.
"Iya bu Sri" , ucap Kevin ketika sudah membuka pintu.
"Baksonya sudah ada tuan" , ucap bu Sri.
"Baik bu , tolong salin di mangkuk ya , nanti saya dan istri saya keluar setelah Julie selesai menyusui Christian" , ucap Kevin.
"Baik tuan" , jawab bu Sri sambil berjalan menuju ke dapur.
Kevin menutup pintu kamarnya dan berjalan masuk ke dalam.
"Siapa sayang?" , tanya Julie.
"Bu Sri bilang baksonya sudah ada , aku minta tolong salin kan di mangkuk dulu , nanti setelah Christian selesai menyusui kita makan di luar" , ucap Kevin.
"Iya" , jawab Julie sambil menganggukkan kepalanya.
Tidak lama Christian pun sudah selesai menyusui , Julie mulai merapikan bajunya.
"Suamiku , tolong ambilkan gendongan kain ya" , ucap Julie.
__ADS_1
"Baiklah" , jawab Kevin sambil berjalan mengambil kain panjang yang digunakan untuk menggendong bayi di dalam lemari.
Lalu Kevin membantu Julie memasangkan gendongan kain , setelah itu mereka berjalan keluar menuju ke meja makan untuk memakan bakso yang sudah di belikan oleh bu Sri.