
Dela bergegas memperbaiki sedikit penampilannya dua bergegas akan meninggalkan kamar itu untuk keluar dia sudah tidak tahan untuk tetap berdiam dikamar Tampa melakukan apa pun.Saat Dela hendak mencapai pintu hotel Mahesa menarik tangan wanita itu lalu menutup pintu kamar dan menghempaskan tubuh wanita itu ke atas ranjang.
"Apa yang kamu lakukan brengsek sialan kamu!!!!" Ucap Dela seraya kembali duduk saat pria itu mendorongnya hingga tertidur diatas ranjang.Saat hendak berdiri Mahesa kembali mendorong tubuhnya lalu dia menindih tubuh Dela hingga dia benar-benar kaget.
"Lepaskan aku apa yang kamu lakukan jangan seperti ini." Ucap Dela dia takut bukan kepalang,dia takut kejadian malam itu akan terulang menimpanya.
"Aku ingin menikmati tubuhmu ini,aku benar-benar tidak bisa menahan hasrat ku setiap aku melihat tubuhmu ini." Ucap Mahesa hingga membuat Dela benar- benar kaget.
"Jangan...tolong lepaskan aku." Ucap Dela dia berusaha mendorong tubuh Mahesa dari atas tubuhnya.
"Dela,kamu wanita yang sangat membuatku mabuk,ijinkan aku untuk bisa menikmati tubuhmu ini setiap saat." Ucap Mahesa,dela benar-benar jijik mendengar ucapan pria itu dengan sekuat tenaganya dia mendorong pria itu dari atas tubuhnya,hingga Mahesa terjatuh ke samping wanita itu.
Saat Dela hendak berdiri Mahesa kembali menarik tubuh dela dan dia kembali tidur di atas ranjang,Mahesa mencengkram dagu dela dengan kasar lalu mendaratkan ciuman dibibir wanita itu.Mahesa benar-benar mabuk,akan bibir wanita itu dia berusaha untuk menjelajahi seluruh tubuh wanita itu,tapi dia tidak berani melakukan lebih karna dia tidak ingin wanita itu membencinya.
Mahesa melepaskan ciumannya dari bibir wanita itu,dia lalu memperbaiki pakaian wanita itu yang sempat acak-acakan.
"Maafkan aku..." Ucap Mahesa dia lalu berdiri dan berjalan menuju sopa,Dela terlihat menagis karna dia hampir saja di lecehkan oleh pria itu.
"Dasar kamu pria brengsek,bajingan jangan kamu kira aku ini wanita murahan,kamu memang binatang." Ucap Dela dia terus mengumpat ke arah Mahesa tapi pria itu tidak membalas ucapan wanita itu karna dia sadar itu semua salahnya yang tidak bisa menahan nafsunya.
__ADS_1
"Keluarkan aku dari tempat ini." Ucap Dela saat dia melihat pria itu bergegas meninggalkannya di tempat itu.
"Bertahanlah disini,apa kamu mau jika Nadia temanmu itu kembali membawamu ke rumah bordir." Ucap Mahesa dia terus berusaha menahan wanita itu di dalam hotel.
"Bukan urusanmu,aku mau dijual mau diapain pun bukan urusanmu,lebih baik aku kembali ke tempat itu dan melayani pria-pria hidung belang sampai utang ku lunas,setelah itu aku bebas mencari kehidupanku lagi."Ucap Dela dia terus melawan kepada Mahesa hingga pria itu kesal sendiri lalu dia pergi meninggalkan dela karna dia tidak tahan mendengar ucapan wanita itu,dia takut tidak bisa menguasai dirinya.
Sebelum pria itu meninggalkan hotel dia kembali menyuruh pelayan hotel itu untuk membeli segala perlengkapan dela dari pakaian sampai ke makanan hari ini dia berniat mengerjai wanita itu dengan tidak mengunjunginya beberapa hari agar wanita itu semakin kesal kepadanya.
"Apa melayani hidung belang,apa kamu pikir setelah melunasi utang mu,wanita itu dan orang tua mu membiarkanmu,dasar wanita bodoh." Ucap Mahesa dia terus mengumpat sepanjang jalan karna begitu kesal dengan sikap Dela.
Sesampainya dikantor lagi-lagi dia harus menahan emosinya karna dia sudah melihat Grace dituangannya.Dia mengurungkan niatnya untuk memasuki kantor itu,karna dia tidak ingin bertemu dengan Grace.Dia berlari kecil meninggalkan perusahaanya,hari ini dia tidak ingin memasuki kantornya karna wanita itu selalu membuatnya kesal dengan berbagai permintaanya.
Sementara itu Zevana terlihat sangat emosi karna beberapa Minggu terakhir ini begitu banyak pembatalan untuk syuting iklan untuknya,padahal keuangannya akhir-akhir ini juga sangat memprihatinkan.
Zevana memutuskan untuk keluar dari apertemen nya dia ingin mencari Mahesa dan meminta dana kepada pria itu,sudah lama pria itu tidak memberinya uang.
Zevana langsung menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi dia menyetir mobilnya menuju kantor besar pria itu,tetapi pada saat Zevana akan membelokkan mobilnya dia melihat mobil Mahesa keluar dari perusahaan itu,Zevana langsung mengikuti mobil Mahesa dia tidak ingin kehilangan jejak pria itu,karna sudah beberapa Minggu ini Mahesa terlihat menghindarinya bahkan pria itu memblokir nomornya hingga dia tidak bisa menghubungi mantan tunangannya.
Zevana terus mengejar mobil Mahesa,sedangkan Mahesa curiga kepada pemilik mobil itu karna sepanjang jalan dia melihat mobil itu mengejarnya.Karna merasa janggal akhirnya Mahesa memasuki sebuah restoran dia ingin melihat siapa orang yang terus membututi mobilnya.
__ADS_1
Dia tidak tau kalau pemilik mobil itu adalah Zevana karna dia tidak tau kalau mantan tunangannya memakai mobil lain.Mahesa menunggu beberapa saat di restoran itu dia ingin melihat siapa orang yang terus mengejarnya.
"Mahesa,kenapa kamu blokir nomorku dan lihatlah gara-gara kamu,job ku sekarang ini sangat sepi." Ucap Zevana tiba-tiba,Mahesa sangat kaget melihat wanita itu sudah duduk di hadapannya.
"Jadi kamu yang mengejar ku dari tadi."Tanya Mahesa,Zevana mendekati Mahesa lalu mengambil beberapa Poto mereka di restoran itu.
"Aku ingin klarifikasi tudingan orang yang mengatakan kalau pertunangan kita batal,gosip ini menyebabkan job ku sangat sepi,aku butuh banyak uang bulan ini." Ucap Zevana dia terlihat mengabadikan Poto mereka lalu menguploadnya di media sosialnya.
Tampa memperdulikan ucapan wanita itu Mahesa langsung berdiri hendak meninggalkan Zevana tetapi wanita itu menarik tangannya,hingga dia kembali duduk di kursinya.
"Apa yang kamu lakukan?" Mahesa membentak Zevana,pada saat akan kembali berdiri tiba-tiba dia melihat Bobby sedang berjalan memasuki restoran itu dengan wanita yang sangat cantik.
"Ternyata dia pria brengsek juga dia hannya pura-pura baik dihadapan dela hahaha aku sudah tau kebusukan mu." Ucap Mahesa,Zevana menyipitkan matanya mendengar ucapan Mahesa.
"Apa maksudmu,kamu berbicara dengan siapa?"Tanya Zevana,
"Bukan urusanmu,kamu jangan ganggu hidupku lagi karna aku akan menikah." Ucap Mahesa membuat zevana terlihat kaget.
"Apa,menikah dengan siapa kamu menikah katakan kepadaku." Ucap Zevana sambil berlari mengejar langkah Mahesa yang semakin jauh meninggalkannya.
__ADS_1
Zevana benar-benar kehilangan Mahesa pria itu langsung meninggalkan restoran."pusing banget semua wanita terlihat murahan akhir-akhir ini ada apa sih?"
****bersambung***