
Sampai di rumah sakit , Julie dan Kevin hanya turun berdua saja. Christian bersama dengan bu Sri menunggu di mobil.
Julie yang sedang diperiksa kandungannya oleh dokter Sisi....
"Kandungannya baik-baik saja , tidak ada masalah. Usia kandungannya juga sudah 14 minggu" , ucap dokter Sisi.
"Syukurlah dokter , soalnya kemaren kami pindahan dari Bali kesini dengan menggunakan jalan darat" , ucap Kevin.
"Jadi sebelumnya bapak dan ibu di Bali?" , tanya dokter Sisi sambil berjalan menuju ke mejanya.
"Iya dokter" , jawab Kevin.
Julie mulai berdiri dari ranjang pasien dan merapikan bajunya , setelah itu Julie mulai turun dari ranjang dan berjalan menuju kursi kosong yang ada di sebelah suaminya.
"Apakah setelah pemerikasaan yang pertama kali dengan saya , ibu ada melakukan pemeriksaan kandungan lagi?" , tanya dokter Sisi.
"Ada dokter , di Bali saya tetap rutin memeriksakan kandungan saya setiap bulan" , jawab Julie.
"Baiklah , saya kasih resep yang sama seperti sebelumnya ya" , ucap dokter Sisi.
"Iya dokter" , jawab Julie.
Selesai dokter Sisi menuliskan resep di atas kertas putih tersebut.
"Ini resepnya ya , nanti kita bertemu bulan depan. Semuanya masih sama , jangan melakukan pekerjaan yang berat dan makan makanan yang bergizi dan banyak serat" , ucap dokter Sisi sambil memberikan kertas resep kepada Julie.
"Baik dokter , terima kasih" , jawab Julie sambil mengambil kertas tersebut.
Setelah itu Kevin dan Julie keluar dari ruangan dokter Sisi menuju ke apotik yang ada di rumah sakit untuk mengambil obat yang sudah diresepkan.
Tidak lama Julie pun sudah mendapatkan obatnya dan mereka berjalan keluar dari rumah sakit menuju ke parkiran mobil.
"Kita mau kemana lagi sayang?" , tanya Kevin.
"Kita pergi makan ke mall saja ya sayang , sekalian bawa Christian jalan-jalan sebentar" , ucap Julie.
"Baiklah sayang" , jawab Kevin sambil menjalankan mobilnya keluar dari area parkiran rumah sakit menuju ke mall.
Sampai di mall , Kevin turun dari mobil sambil mengendong Christian , Julie berjalan di samping suaminya dan bu Sri yang terus ikut dengan mereka.
"Kota Jakarta berbeda dengan Bali ya nyonya. Disini banyak gedung yang tinggi-tinggi" , ucap bu Sri yang belum pernah ke luar dari kota Bali sebelumnya.
"Iya bu , disini banyak gedung tinggi. Tapi suasananya gak senyaman ketika tinggal di Bali" , ucap Julie.
"Iya , disini jalannya macet banget ya nyonya , untuk ke satu tempat saja bisa sampai satu jam di jalan" , ucap bu Sri.
"Iya bu" , jawab Julie sambil tersenyum.
Tidak lama terdengar suara Christian yang menyebutkan guk....guk.....
__ADS_1
"Apa sayang?" , tanya Kevin.
"Guk...guk..." , ucap Christian dengan tangan sambil menunjuk ke arah anjing kecil yang sedang di gendong oleh anak perempuan yang sedang bermain di mall.
"Anak papa suka dengan guk guk ya" , ucap Kevin.
Christian terus menyebutkan guk...guk...
"Anak kita kayaknya beneran suka dengan anjing sayang" , ucap Kevin.
"Apa kamu mau membelikan anjing buat Christian?" , tanya Julie.
"Kayaknya iya deh , aku belikan saja yang anjing kecil buat temani Christian main dirumah" , jawab Kevin.
"Tapi nanti siapa yang akan mengurusnya sayang. Anjing itu kan harus di bawa suntik vaksin , belum lagi dibawa ke salon untuk perawatannya" , ucap Julie.
"Nanti aku minta pak Agus yang urus semua itu" , ucap Kevin.
"Gak mungkin dong sayang , pak Agus itu sopir pribadi mama. Masa kamu suruh buat ngurus anjing" , ucap Julie.
"Kalau gak siapa yang ngurus semua itu?" , tanya Kevin.
"Kamu dong , kan kamu yang mau memeliharanya" , ucap Julie.
"Aku mana bisa mengurus semuanya sayang , aku kan masih harus kerja belum lagi nanti kalau aku ke Kalimantan" , ucap Kevin.
"Tapi anak kita suka kayaknya" , ucap Kevin.
"Nanti kita belikan boneka anjing saja. Sekarang aku sudah lapar , kita makan dulu ya" , ucap Julie.
"Baiklah istriku sayang , mau makan dimana?" , tanya Kevin.
"Di restoran chinese food aja ya , disana kan ada bubur juga jadi Christian juga bisa makan" , ucap Julie.
"Baiklah sayang" , jawab Kevin.
Kevin dan Julie beserta bu Sri berjalan menuju ke salah satu restoran chinese food yang ada di mall.
Ketika menunggu makanan datang , ada pria dan wanita yang mendekati mereka.
"Kevin" , sapa pria tersebut.
"Hi....Ryan , apa kabar loe?" , ucap Kevin yang melihat temannya.
"Kabar gue baik , bukannya loe menikah baru gak lama ini ya. Kenapa anak loe sudah segede ini?" , ucap Ryan.
"Iya , bukannya gue sudah bilang ya ketika di acara pernikahan gue , kalau istri gue hamil duluan sebelum kami menikah" , jawab Kevin.
"Oh loe ada bilang ya disana. Sorry , gue gak tau , karena saat loe pesta gue lagi di luar negeri , sedang liburan bersama pacar gue" , jawab Ryan.
__ADS_1
"Loe kok belom merrid aja sampai sekarang" , ucap Kevin.
"Gue masih mau menikmati masa-masa lajang dulu" , jawab Ryan.
"Hati-hati loe , nanti cewek loe malah hamil duluan juga" , ucap Kevin.
"Gue kan selalu pakai pengaman , gak kayak loe yang kebobolan" , bisik Ryan.
Kevin yang awalnya hanya menggoda temannya , langsung terkejut begitu mendengar bisikan dari temannya itu.
"Ya sudah , semoga hubungan loe dan cewek loe ini awet ya sampai ke jenjang pernikahan" , ucap Kevin.
"Iya , gue pergi dulu ya" , ucap Ryan.
"Iya" , jawab Kevin.
"Tadi teman kamu bisikin apa sama kamu?" , tanya Julie setelah melihat Ryan berjalan keluar dari restoran bersama dengan pacarnya.
"Itu sayang , dia bilang dia selalu pakai pengaman" , ucap Kevin.
"Oh" , jawab Julie yang juga melakukan hal yang sama ketika bersama dengan Alberto. Bedanya Julie yang sangat polos , gak mengerti untuk menggunakan pengaman atau minum pil , sampai akhirnya dia mengandung Christian.
Setelah beberapa waktu , makanan yang sudah mereka pesan telah terhidang di atas meja makan mereka.
Mereka pun makan bersama sambil mengobrol santai.
Selesai makan , Kevin membayar semua pesanan mereka , setelah itu mereka berjalan bersama keluar dari restoran menuju ke toko boneka.
Sampai di toko boneka , Christian langsung menunjuk bonek anjing pudel yang berwarna coklat disana.
"Mau yang boneka ini nak?" , tanya Julie sambil memperlihatkan boneka itu lebih dekat kepada Christian.
Christian langsung mengulurkan tangannya untuk mengambil boneka itu. Karena tangannya yang masih kecil dan pendek , membuat Christian tidak bisa menjangkaunya.
Julie pun mengambilkan boneka itu dan memberikannya kepada anaknya.
Christian langsung memeluk boneka anjing tersebut.
"Kayaknya Christian memang menyukai anjing" , ucap Kevin.
"Iya , sekarang biarkan dia memiliki bonekanya dulu" , ucap Julie.
"Iya sayang" , jawab Kevin sambil berjalan menuju ke kasir dan membayar boneka yang sudah di pegang oleh Christian.
Karena Christian gak mau memberikan bonekanya kepada petugas kasir , jadinya petugas hanya mencari label yang tergantung di boneka dan menscan nya.
Setelah itu Kevin membayar boneka yang sudah dipegang oleh anaknya.
Keluar dari toko boneka , Christian terus memegangi bonekanya sampai ke dalam mobil.
__ADS_1