
Mahesa sampai dirumah sakit,dia melihat kedua orang tuanya duduk di kursi tunggu,mereka menunggu dokter yang sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Akhirnya kamu datang juga anak durhaka,bagaimana bisa kamu mengabaikan nenekmu yang sudah sekarat di dalam sana dia berjuang antara hidup dan mati."Ucap papanya,Mahesa tidak bergeming sama sekali,sedikit pun hatinya tidak tersentuh mendengar ucapan papanya dan juga melihat keadaan neneknya.
"Dia sendiri yang mencari penyakitnya,untuk apa dia menyuruh orang membuat keributan di rumah ku,itu teguran dari Tuhan untuknya."Ucap Mahesa.Seketika Kedua orang tuanya menatap nya dengan sinis,
"Dasar sialan kamu anak durhaka,bagaimana bisa kamu berbicara demikian,saat kamu melihat nenekmu menderita di dalam sana."Ucap papanya,saat itu dokter keluar dari dalam ruangan.
"Keluarganya pasien?"
"Saya dokter!saya anaknya." jawab papanya Mahesa.
__ADS_1
"Pasien sudah melewati masa kritisnya,tapi beliau masih tetap butuh perawatan karna beliau belum bisa melihat,kemungkian dia butuh donor mata,karna Kornea matanya rusak total akibat benturan keras yang mengenai syarafnya,semoga keluarga bisa menerima dengan ikhlas dan secepatnya menemukan donor mata."Ucap dokter.
Kedua orang tua Mahesa sangat syok mendengar ucapan sang dokter,mereka merasa bersalah karna kurang perhatian kepada orang tuanya.Ini semua terjadi karna kelalaian mereka berdua membiarkan orang tuan naik turun tangga tampa ditemani oleh pelayan atau siapa pun itu.
"Bagaimana apa kamu puas melihat nenek seperti ini,apa hatimu sudah bahagia,karna nenek mengalami semua ini,Mahesa kamu sangat jahat,kamu cucu satu-satunya dia sangat menyayangimu dari kecil,bahkan perhatiannya kepadamu melebihi perhatian kami sebagai orang tuamu,ini balasan yang kamu berikan,dia hannya meminta satu hal kepada mu,jangan menikahi wanita itu,cuma itu yang dia inginkan darimu nak..." Ucap mamanya,Mahesa terdiam,bukan keinginannya seperti itu,tapi dia sangat mencintai istrinya bahkan Dela adalah segalanya baginya.
"Ma,kalau dia mencintaiku,seharusnya dia belajar mencintai Dela,juga aku sudah sangat mencintai dela,kenapa ma,nenek tidak bisa menerima Dela,alasannya karna dia orang miskin,sudahlah ma apa pun yang terjadi aku tidak akan meninggalkan dia,kami sudah punya anak dan kami sudah bahagia jadi jangan ganggu lagi kehidupan kami."Ucap Mahesa.
"Ma,aku pulang dulu,aku akan sering-sering mengunjungi nenek,ingat pa,ma apa pun yang terjadi aku tidak akan meninggalkan dan Karin katakan kepadanya untuk mencari pria lain yang bisa diajaknya bermain,kalau aku tidak akan sudi berhubungan lagi dengannya."Ucap Mahesa,setelah itu dia meninggalkan kedua orang tuanya untuk mengurusi neneknya yang sudah melewati masa kritisnya.
****
__ADS_1
Putri terlihat duduk di kursi rusak milik ayahnya,dia merasa kesal karna uang hasil penjualan berlian milik kakaknya semakin menipis tapi ayahnya masih saja santai tidak mau mencari pekerjaan.
"Pa,kenapa kamu masih terlihat santai,carikan pekerjaan kenapa,nanti kalau uang kita sudah habis kita mau makan apa,papa tidak tau kalau tabungan kita sudah mulai menipis."Ucap putri dengan wajah masam,inilah yang dia takutkan dari papanya,dia sangat pemalas dan tidak mah kerja.
"Kenapa kamu tidak kamu saja yang cari kerja,kamu kan masih muda tenaga mu masih bagus kerja apa pun kamu masih bisa,kamu juga tau papa mu sudah tua sudah tidak punya tenaga lagi."Ucap mama tirinya,Putri pergi kedalam kamarnya meninggalkan kedua orang tuanya,dia benar-benar kesal kepada mereka berdua.
"Tau begini lebih baik aku tidak usah membagi yang yang tersisa sedikit lagi itu,enak saja mereka makan,tidur tinggal enak semua aku yang tanggung,belum lagi wanita tua itu,maunya dia makan enak setiap hari tapi ogah kerja."Ucap Putri.Dia sangat menyesal karna sudah memakai seluruh yang penjualan berlian untuk kebutuhan mereka selama ini,apalagi mereka sering sekali makan diluar hingga menghabiskan banyak uang nya.
"Putri,buka pintu kamar mu nak,minta uangmu dong papa mau beli rokok,iya mulai besok papa kerja agar uang mu tidak habis papa janji."Ucap papanya sambil mengetuk pintu kamar dari luar,mendengar suara ketukan yang semakin lama semakin keras putri beranjak dari dalam kamar lalu membuka pintu dan sudah melihat papanya berdiri di sana dengan wajah memelas.
"Pa,aku sudah tidak punya uang,enak banget sih kalian taunya terus minta uang,lebih baik papa kerja,minta kerjaan sama pria yang sudah melepaskan kita dari penjara kemarin,pria itu melepaskan kita berarti karna mereka punya tujuan tertentu kepada kita,tidak mungkin dia melepaskan kita tampa tujuan apa pun." ucap Putri terlihat sejenak memikirkan pria kemarin yang membawanya keluar dari penjara.
__ADS_1
**** bersambung****