Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
Episode 216


__ADS_3

Mathew yang ikut pulang dengan Alexandria...


"Kak , apakah kakak akan kembali ke Singapura dan mengambil alih perusaan papa?" , ucap Alexandria.


"Gak Alexandria , kakak pulang hanya untuk melihat Alberto untuk terakhir kalinya. Besok kakak akan pulang kembali ke Bali" , jawab Mathew.


"Baiklah" , ucap Alexandria yang langsung merasa lega karena kakaknya gak akan mengambil alih perusahaan.


"Sekarang kakak nginap dimana?" , tanya Alexandria.


"Antarkan saja kakak ke Bugis" , ucap Mathew.


"Ngapain kakak kesana?" , tanya Alexandria.


"Disana rumah kakak yang sebenarnya" , jawab Mathew.


"Bukan kak , rumah kakak itu di rumah utama. Bukan di rumah mertua kakak yang jelek itu" , ucap Alexandria.


"Tapi dirumah itu kakak baru merasakan kehangatan dalam keluarga. Dari pada rumah yang besar tapi tidak ada kehangatan keluarga sama sekali" , ucap Mathew.


Alexandria pun hanya bisa terdiam dan gak bisa menjawab perkataan kakaknya , karena pada kenyataannya memang benar yang dikatakan oleh kakaknya.


Tidak lama mobil yang dibawa oleh Leonardo telah sampai di daerah Bugis.


"Kakak turun disini saja" , ucap Mathew.


"Kenapa kakak turunnya di pinggir jalan , aku bisa mengantarkan sampai di depan rumah?" , tanya Leonardo.


"Gak apa apa Leonardo , memang jalannya gang sempit dan gak bisa dilewati oleh mobil. Jadi kakak turun disini saja" , ucap Mathew.


"Baiklah kak" , jawab Leonardo sambil meminggirkan mobilnya disana.


"Terima kasih ya Alexandria dan Leonardo" , ucap Mathew dan Leoni.


"Iya sama-sama kak , kalau ada perlu apa-apa kabari aku aja" , ucap Leonardo.


"Baiklah" , jawab Mathew.


"Terima kasih aunty dan uncle" , jawab Lionel dan Maria bersamaan.


"Iya sayang" , jawab Alexandria dan Leonardo.


Mathew beserta istri dan anak-anaknya turun dari mobil dan berjalan kaki menuju ke rumah Leoni.


Begitu sampai di rumah , Leoni langsung menitikkan air matanya melihat mamanya yang sudah tua renta , tinggal sendirian dengan pembantu yang mereka panggil untuk menjaga mamanya dirumah.


"Ma" , panggil Leoni dan Mathew bersamaan.


"Apa benar ini kamu nak? Kamu sudah pulang kesini?" , ucap mama Mitha.


"Iya ma , aku pulang. Maafkan aku yang sudah lama gak melihat mama kesini" , ucap Leoni sambil memeluk tubuh mamanya.


"Iya nak , gak apa-apa. Yang penting sekarang kalian sudah datang" , ucap mama Mitha.


"Ini cucu mama ma" , ucap Mathew.

__ADS_1


"Ayo Lionel dan Maria , panggil oma" , ucap Leoni.


"Oma" , panggil Lionel dan Maria yang masih canggung saat itu.


Lionel dan Maria yang belum pernah bertemu dengan keluarga dari papa dan mamanya , tiba-tiba sekalinya ke Singapura langsung mengetahui kalau mereka memiliki opa , oma , uncle dan aunty.


Lionel dan Maria yang masih kecil hanya mengikuti saja apa yang diminta oleh papa dan mamanya.


"Gak terasa cucu oma sudah besar-besar" , ucap mama Mitha.


Maria dan Lionel yang masih belum terbiasa , hanya membiarkan saja oma Mitha menyentuh wajah mereka dengan tangannya yang sudah berkeriput itu.


"Mama sudah makan?" , tanya Leoni.


"Sudah nak , tadi mama sudah makan" , jawab mama Mitha.


Leoni bersama Mathew dan anaknya mengobrol bersama dengan oma Mitha untuk melepas kerinduan setelah sekian tahun mereka tidak bertemu.


Sampai tiba-tiba mama Mitha mulai tertidur di kursi goyang dari rotan yang diduduki olehnya.


"Kayaknya mama sudah capek dan mau istirahat honey" , ucap Mathew.


"Iya , lebih baik kita ke kamar dulu dan mulai membersihkan tubuh. Tadi kan kita dari pemakaman" , ucap Leoni.


"Iya honey" , jawab Mathew.


"Maria , Lionel , disini gak seperti di rumah kita. Jadi kalian harus bisa menyesuaikannya ya. Malam ini kita akan tidur bersama disini dan mandinya juga secara bergantian" , ucap Mathew.


"Kenapa harus bergantian papa?" , tanya Maria.


"Karena disini kamar mandinya cuma satu nak" , jawab Mathew.


"Jadi siapa yang mau mandi duluan?" , tanya Leoni.


"Aku ma" , jawab Lionel dengan cepat.


"Ambil baju kamu dulu ya , kalau sudah mama antarkan ke kamar mandi" , ucap Leoni.


Lionel langsung membuka tas kopernya dan mengambil bajunya disana , setelah itu Leoni mengantarkan anak laki-lakinya ke kamar mandi kecil yang ada dirumahnya.


"Papa , kenapa kita gak pernah kesini sebelumnya?" , tanya Maria.


"Karena dulu papa sibuk bekerja nak" , jawab Mathew yang gak mau anaknya mengetahui kisah pahit dalam hidupnya.


"Kenapa sekarang tiba-tiba kita kesini? Apa karena uncle Antonio yang waktu itu pernah datang ke rumah kita meninggal dunia?" , ucap Maria.


"Iya sayang , karena uncle meninggal dunia makanya kita datang kesini" , jawab Mathew.


"Kenapa aunty tadi yang di mobil memberitahukan kalau rumah papa bukan disini?" , tanya Maria.


"Karena papa memang dulu tinggalnya gak disini sayang , papa dulu tinggal bersama dengan opa Gerardo dan oma Isabella" , jawab Mathew.


"Kenapa sekarang kita gak tinggal bersama opa dan oma?" , tanya Maria yang sangat ingin tau.


"Karena disini juga rumah oma kamu sayang" , ucap Mathew.

__ADS_1


"Baiklah papa" , jawab Maria.


"Kenapa nak , apa disini gak nyaman ya?" , ucap Leoni yang baru masuk ke kamar.


"Gak ma , cuma agak kecil saja" , jawab Maria.


"Sabar ya sayang , besok juga kita pulang ke Bali" , ucap Leoni yang memaklumi kalau anaknya sejak lahir sudah tinggal di rumah yang bagus.


"Kenapa kita gak jalan-jalan dulu disini pa?" , tanya Maria.


"Papa masih ada pekerjaan di Bali nak , kalau mau setelah mandi kita pergi jalan-jalan ya" , ucap Mathew.


"Iya papa" , jawab Maria.


Lionel yang sudah selesai mandi pun masuk ke dalam kamar yang kecil itu.


"Dek , mandi lagi" , ucap Lionel.


"Iya kak" , jawab Maria.


"Honey , kamu coba ajak mama untuk tinggal bersama kita di Bali ya , kayaknya mama gak mungkin kita tinggalin berdua saja dengan Niki disini" , ucap Mathew.


"Baiklah honey , nanti aku coba nanya ke mama ya. Semoga saja dia mau ikut kita" , ucap Mathew.


Mathew pun menganggukkan kepalanya.


"Kenapa oma tinggal disini sendirian pa?" , tanya Lionel.


"Karena papa kerjanya di Bali nak" , jawab Mathew.


"Kenapa dulu oma gak ke Bali juga?" , tanya Lionel.


"Dulu oma kamu gak mau ikut pindah ke Indonesia. Oma masih mau tinggal disini" , jawab Leoni.


"Tapi kan disini gak ada siapa-siapa ma" , ucap Lionel.


"Iya nak , waktu itu oma gak mau ikut ke Bali karena oma sudah terbiasa tinggal disini dari dia lahir , itu makanya oma gak mau ikut pindah" , ucap Leoni.


"Rumah kita di Bali lebih bagus dan lebih nyaman , masa oma gak mau pindah bersama dengan kita", ucap Lionel.


"Nanti kamu bantu mama bujuk oma untuk ikut kita pindah ke Bali ya" , ucap Leoni.


"Iya ma" , jawab Lionel.


Leoni pun langsung tersenyum melihat anaknya.


Tidak lama Maria selesai mandi , Mathew dan Leoni juga mandi secara bergantian.


Setelah semuanya selesai mandi dan rapi , mereka berjalan keluar dan melihat mama Mitha yang sudah bangun dari tidurnya.


"Ma , anak-anak mau jalan-jalan. Mama ikut dengan kami ya" , ucap Leoni.


"Iya nak" , jawab mama Mitha.


Niki yang biasa merawat mama Mitha dan juga mengurus rumah , mulai mendorong kursi roda mama Mitha dan mereka jalan-jalan di sekitaran rumah.

__ADS_1


Maria dan Lionel yang belum pernah kesana sangat suka melihat banyaknya orang yang jualan disana. Ditambah ada beberapa macam makanan yang belum pernah mereka lihat di Indonesia.


Mereka pun membeli beberapa makanan kecil dan memakannya sambil duduk di kursi yang disediakan disana.


__ADS_2