
Dela menikmati hari-hari nya dengan bahagianya dia sangat bersyukur selama tiga hari kembali dari rumah sakit semua aman terkendali karna keluarga suaminya tidak ada yang datang menemuinya dan dia sangat bersyukur untuk itu.
"Oek...oek...oek..."
"Cup..cup...cup Kenapa nangis sayang,sini mamah gendong kamu kangen papah ya sebentar lagi papa pulang ya sayang cup...cup."Dela sangat bersyukur karna bayi kecilnya tidak cengeng sama sekali,walaupun dia tampa dibantu baby sitter dia sama sekali tidak merasa kewalahan.
Setelah memberi bayinya susu akhirnya bayi kecilnya tertidur,bayinya masih di bantu susu formula karna asi nya belum juga keluar padahal dia sudah sangat berusaha bahkan sampai minum obat pelancar asi tapi sampai hari ini asi nya belum juga keluar.
Setelah bayinya tertidur Dela kembali memasukkan bayinya kedalam box lalu dia mandi karna sebentar lagi suaminya akan kembali kerumah.
"Bibi...Tolong temani dede nya sebentar ya soalnya bapak mau pulang aku mau mandi dulu."Ucap Dela,lalu dia beranjak ke kamar mandi meninggalkan pelayan menjaga bayi kecilnya.Terlihat jelas kebahagian di wajah Dela semenjak mereka tidak tinggal dirumah besar keluarga suaminya,walaupun dia lelah menjaga bayi,dia tidak pernah mengeluh walaupun dia harus lembur menjaga bayinya.Terkadang dia tidak tega membangunkan suaminya untuk membantunya malam karna dia tau suaminya sudah lelah bekerja seharian walaupun sebenarnya Mahesa juga tidak keberatan bahkan dia senang jika punya waktu luang untuk membantunya.
"Bibi... Kenapa kamu disini nyonya dimana?" Tanya Mahesa yang sudah sampai dirumah,karna biasanya jarang dia menemukan pelayan berada dikamar mereka.
__ADS_1
"Sedang mandi tuan,nyonya minta aku menjaga Dede bayinya."Ucap pelayan.
"Oke lah kamu bisa kembali bekerja biarkan aku yang menjaganya."Ucap Mahesa.Setelah dia mengganti pakaiannya dengan pakaian rumah dia mengintip bayinya ke box ternyata sang bayi tidur dengan antengnya.
"Hmm,sayang kenapa kalau siang nyenyak sekali bobo nya,nanti malam pasti kamu menginginkan mamamu menjagamu sepanjang malam ya,nakal kamu."Ucap Mahesa sambil memainkan wajah bayinya yang begitu menggemaskan.
"Mas...Kamu sudah pulang? tumben cepat hari ini," Tanya Dela,dia keluar dari kamar mandi dengan membungkus kepalanya dengan handuk.
"Sudah sayang,rasanya aku kangen banget sama dede makanya aku pulang cepat,karna pekerjaanku juga nga terlalu sibuk biar aku bisa membantu mu walau cuma sebentar sayang."Jawab Mahesa,Dela hannya tersenyum mendengar ucapan suaminya lalu mendekati suaminya yang masih berdiri di dekat box bayinya sambil memainkan wajah bayi itu,rasanya dia begitu gemas dengan bayinya apalagi memainkan hidung kecil miliknya.
"Sebenarnya aku sangat malas untuk kembali ke rumah itu,tapi demi kamu aku akan pergi,semoga nenek sedang tidak di sana,aku malas tiap bertemu dengannya harus mendengar ocehannya itu "Ucap Mahesa.
"Terima kasih ya mas,hati-hati kalau nenek marah kamu tidak usah membalasnya."Ucap Dela.Mahesa mengangguk lalu mencium kening istrinya dan juga bayi kecilnya yang sangat imut menurutnya.
__ADS_1
****
Mahesa di sambut oleh beberapa pelayan disana,terlihat jelas sang nenek sedang berada di ruang tamu dengan tamu yang sangat dia kenali yaitu orang tua dari Karin,tapi dia mengabaikan mereka dan langsung berjalan menuju kamarnya bersama istrinya sebelum akhirnya mereka pindah.
Neneknya yang melihat kedatangan Mahesa,sedikit canggung dia ingin sekali Mahesa bertemu dengan keluarga Karin tapi dia takut jika Mahesa akan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas di dengar keluarga kaya itu.
Sementara itu Mahesa mencari barang yang dicarinya ditempat yang dikatakan oleh istrinya,tapi dia sudah membolak-balikkan semuanya tapi sama sekali dia tidak menemukan barang itu,bahkan dia membuka semua lemari tapi tetap saja dia tidak menemukan barang itu.
"Kemana sih dia menyimpannya padahal aku sudah bongkar semuanya jangan-jangan barang itu hilang,jangan sampai ada yang mengambilnya."Mahesa sudah mencari di semua kamar tapi sama sekali dia tidak menemukannya.
Sudah hampir semua kamar di bongkar tapi Mahesa belum menemukannya hingga akhirnya dia putus asa dan langsung keluar dari kamar.Dia berjalan menuju dapur untuk menanyakan kepada para pelayan,perasaanya sudah mulai tidak enak,tidak mungkin dia tidak menemukannya lagi sementara semua kamar sudah dia bongkar.
"Bibi,biasanya siapa yang bertugas membersihkan kamar kami?" Tanya Mahesa kepada semua pelayan yang kebetulan dia suruh berkumpul.
__ADS_1
"Saya tuan ada apa tuan,tapi sudah beberapa Minggu aku tidak masuk karna setelah tuan dan nyonya pergi kamar itu sudah saya rapikan."Jawab Elsa pelayan yang bertugas bagian kebersihan.
*** bersambung***