
Selama Julie didandani oleh MUA , Kevin bermain bersama dengan Christian.
Christian yang semakin besar membuat dia jarang untuk tidur siang.
"Anak papa gak capek-capek ya mainnya dari tadi? Papa capek sayang" , ucap Kevin sambil melihat anaknya.
"Anaknya sudah besar , kenapa baru mengadakan acara pernikahan sekarang mba?" , tanya Rini MUA yang sedang merias wajah anaknya.
"Karena istri saya hamil duluan ketika kami pacaran , makanya kami waktu itu memilih untuk menikah secara agama dan negara dulu. Sekarang baru kami mengadakan acara resepsinya" , jawab Kevin dengan cepat.
"Oh....ternyata seperti itu" , ucap Rini.
"Iya" , jawab Julie yang sebenarnya kesel juga di tanyain seperti itu.
********
Ricko dan Bella telah sampai di rumah mama Shinta , karena Bella akan dirias di rumah mama Shinta.
Karena Anastasia sudah mulai besar , jadi sekarang Ina yang merawat Austin , adiknya Anastasia yang masih bayi.
"Opa" , sapa Anastasia ketika masuk ke rumah , terlihat opa Sebastian sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton televisi.
"Iya cucu kesayangan opa". Opa Sebastian selalu memanggil setiap cucunya dengan sebutan cucu kesayangan.
"Pa" , sapa Ricko dan Bella bersamaan.
"Iya nak , Austin mana?" , ucap papa Sebastian.
"Digendong sama Ina pa" , jawab Bella.
Tidak lama Ina sudah sampai di ruang keluarga.
"Austin sini sama opa" , ucap opa Sebastian.
Ina pun memberikan Austin kepada opa.
"Aku ke kamar lihat mama dulu ya pa" , ucap Bella.
"Iya nak" , jawab papa Sebastian.
Bella berjalan naik ke atas menuju ke kamar mamanya.
Anastasia tetap bersama dengan adiknya , papa dan opa di ruang keluarga.
"Opa , adek Christian dimana?" , tanya Anastasia.
"Adek Christian di rumahnya bersama dengan papa dan mamanya" , jawab opa Sebastian.
"Bukankah rumahnya disini ya opa?" , jawab Anastasia.
"Bukan sayang , tapi rumahnya adek Christian di sebelah" , jawab papa Ricko.
__ADS_1
"Kenapa di sebelah pa? Aunty dan uncle beli rumah di sebelah rumah opa?" , tanya Anastasia.
"Bukan nak , memang rumah uncle Kevin itu di sebelah rumah opa" , jawab papa Ricko.
Anastasia pun hanya menganggukkan kepalanya seperti orang dewasa.
.
.
"Ma" , sapa Bella yang sudah masuk ke dalam kamar mamanya.
"Iya nak , kamu sudah sampai? Austin dan Anastasia mana?" , tanya mama Shinta.
"Lagi sama papa dibawah ma" , jawab Bella.
"Baiklah , sebentar lagi mama juga sudah mau selesai , kamu tunggu sebentar ya" , ucap mama Shinta.
"Iya ma" , jawab Bella sambil duduk di kursi sofa yang ada di depan kasur mama Shinta.
********
Julie yang sudah selesai di dandan dan dibentuk rambutnya , juga sudah dipasangkan mahkota di atas kepalanya oleh MUA , langsung kelihatan cantik sekali seperti putri raja yang ada di dalam dongeng.
"Kamu cantik sekali sayang , meskipun belum menggunakan baju pengantin sudah kelihatan sangat cantik" , ucap Kevin yang langsung berjalan mendekati istrinya dan memeluk pinggangnya dari belakang , setelah Rini MUA dan asistennya keluar dari kamar Julie.
"Makasih suamiku sayang" , ucap Julie sambil tersenyum.
"Kalau kamu cuma mengecupnya , tidak akan ada masalah suamiku sayang" , ucap Julie.
"Tapi aku gak bisa sayang , aku pasti gak akan bisa mengontrol diri aku , yang ada nanti aku akan membawa kamu sampai ke atas kasur dan semua riasan ini dipastikan akan rusak semuanya" , ucap Kevin sambil mengulum senyumnya.
"Kalau gitu kamu tunggu sampai nanti malam ya , setelah acaranya selesai" , ucap Julie.
"Baiklah sayang , aku mau mandi air dingin dulu" , ucap Kevin sambil mencium leher Julie.
Julie hanya tersenyum melihat suaminya yang berjalan menuju ke kamar mandi.
Pastinya Julie juga mengetahui kalau Kevin bicara seperti itu , pasti kejantanannya sudah hampir berdiri , tapi dia menahan hasratnya itu.
Kevin masuk ke dalam kamar mandi dan menyalakan air dingin yang ada di shower dan membiarkannya membasahi kepala sampai ke semua tubuhnya yang sudah mulai merasakan panas karena hasrat yang dimilikinya.
Julie mulai mengurus Christian yang sedang berada di tengah kasur.
"Anak mama mau minum susu dulu gak?" , ucap Julie sambil mengangkat anaknya dan membuka kancing bajunya untuk menyusui Christian.
Christian mulai menyesap bulatan kecil yang ada disana.
Saat Christian mulai menyesapnya , Julie merasakan rasa perih di dada nya sampai Christian sudah selesai menyusui pun dia masih merasakan rasa sakit di area bulatan kecil tersebut.
Julie sangat bingung pada saat itu.
__ADS_1
"Kenapa dada aku terasa sakit ya? Apa karena Christian sudah mulai punya gigi?" , gumam Julie sambil melihat ke area dada nya.
Kevin yang baru selesai mandi , merasa keheranan kenapa istrinya membiarkan dada nya terpampang nyata disana dan bahkan memandanginya.
"Kamu kenapa sayang?" , tanya Kevin.
"Gak tau suamiku , tapi saat aku menyusui Christian tadi , rasanya sakit banget bahkan sampai sekarang masih sakit" , jawab Julie.
Kevin langsung berjalan mendekati istrinya dan melihat dada istrinya.
"Jadi bagaimana sayang? Apa mau ke rumah sakit?" , tanya Kevin yang mulai khawatir.
"Gak usah dulu deh , lagian sebentar lagi kita juga sudah harus pergi ke hotel untuk acara kita. Bisa jadi karena gigi Christian sudah tumbuh dan ketika dia menyesapnya terkena dengan giginya" , ucap Julie.
"Baiklah sayang , tapi kamu beneran bisa menahan rasa sakitnya? Aku gak mau kalau kamu kenapa-kenapa" , ucap Kevin yang masih merasa khawatir.
"Gak apa-apa suamiku sayang , aku masih bisa menahannya" , jawab Julie sambil menutup kembali bajunya.
"Baiklah , kalau gitu aku pakai baju dulu ya" , ucap Kevin yang hanya melilitkan handuk di bagian pinggangnya setelah keluar dari kamar mandi.
"Iya sayang , lebih baik kamu cepetan pakai baju. Sebentar lagi Ratna WO pasti ke sini buat bantuin aku pakai baju pengantin" , ucap Julie.
"Iya sayang" , jawab Kevin sambil berdiri dan mengambil baju jas pengantin yang akan digunakannya pada malam ini.
Julie mulai membersihkan Christian dan memasangkan baju jas yang sudah dibelinya kemaren.
"Memang ukurannya harus beli yang satu ukuran lebih besar" , ucap Julie.
"Anak kita itu sudah gemuk dan bulat sekali sayang" , jawab Kevin yang sudah memakai kemejanya dan celana.
"Iya suamiku" , jawab Julie sambil tersenyum melihat ke arah anaknya.
Tidak lama terdengar suara ketukan di kamar Julie dan Kevin.
Tok...tok...tok....
Kevin langsung berjalan dan membukakan pintu kamarnya.
"Sudah saatnya untuk pengantinnya menggunakan bajunya kak" , ucap Ratna.
"Iya Ratna , silahkan masuk" , jawab Kevin.
Ratna berjalan masuk ke dalam kamar dan membantu Julie memasangkan baju pengantin yang sangat ribet itu.
Selain ukuran bajunya yang besar dan bisa dibilang berat itu , ada tali-tali yang harus dipasang untuk diikatkan di bagian punggungnya.
"Jadi kalau mau melepaskannya nanti , bagaimana?" , tanya Kevin saat melihat Ratna memasang tali-tali disana.
"Tinggal tarik tali-talinya ini saja kak , nanti bajunya juga terlepas" , jawab Ratna.
"Baiklah" , ucap Kevin sambil menganggukkan kepalanya.
__ADS_1