Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
Episode 232


__ADS_3

Yui san yang sudah sampai di Jepang bersama dengan Takeshi , membuat papa Satoshi menjadi terkejut.


"Bagaimana kamu bisa pulang ke Jepang? Bukankah orang tua Alberto tidak mengijinkan kamu untuk pulang ke Jepang dalam satu tahun ini" , ucap papa Satoshi.


"Gak perlu lagi pa , papa Gerardo juga sudah meninggal" , jawab Yui san sambil berjalan masuk ke dalam rumahnya sambil menggendong Aniela.


"Sayang , tas kamu aku bawa ke kamar kamu aja ya" , ucap Takeshi.


"Iya" , jawab Yui san.


"Sayang??? Apa kalian sudah bersama?" , tanya papa Satoshi yang mulai keheranan melihat kedekatan anaknya dan cowok yang di tolaknya dulu.


"Iya pa , selama beberapa hari ini aku sudah bersama dengan Takeshi di Singapura" , ucap Yui san.


"Apa!!! Apa mertua kamu gak marah melihat kalian bersama?" , ucap papa Satoshi.


"Mereka sudah gak ada hubungannya lagi dengan aku pa. Sejak Alberto meninggal dunia , aku sudah gak punya hubungan apa-apa lagi dengan mereka" , jawab Yui san.


"Tapi gak bisa begitu juga nak , biar bagaimanapun itu mertua kamu. Kamu juga kan dulu yang mau dengan Alberto. Coba kalau kamu bersama dengan Takeshi dari awal , semua ini juga gak akan pernah terjadi" , ucap papa Satoshi.


"Sudah pa , aku males mendengar ceramah papa. Sekarang aku capek dan aku mau istirahat" , ucap Yui san dengan nada tinggi.


"Baiklah nak" , ucap papa Satoshi yang gak mau berdebat dengan anaknya dan berjalan pergi dari sana.


"Sayang , hari ini aku pulang dulu ya" , ucap Takeshi setelah meletakkan koper Yui san disana.


"Kenapa kamu pulang? Kamu gak mau bersama aku lagi?" , ucap Yui san dengan manja.


"Bukan begitu sayang , aku harus pulang untuk memberitahukan masalah pernikahan kita kepada orang tua aku" , jawab Takeshi.


"Baiklah , nanti kamu akan datang ke sini terus kan untuk melihat aku" , ucap Yui san.


"Iya , pasti sayang" , jawab Takeshi sambil mencium bibir Yui san dengan lembut dan mendalam , sebelum mereka berpisah untuk beberapa saat.


Yui san kembali merasa kesepian lagi setelah Takeshi keluar dari rumahnya.


"Tinggal kita berdua lagi nak" , ucap Yui san sambil meletakkan anaknya di atas tempat tidur.


Tidak lama , Yui san yang merasa lelah pun ikut tertidur dengan anaknya.


********


Takeshi yang sudah sampai di rumahnya.


"Pa...ma... Aku mau menikah dengan Yui san" , ucap Takeshi dengan wajah yang serius.


"Apa!!!" , ucap mama Takeshi.

__ADS_1


"Bukankah Yui san dulu menolak untuk menikah dengan kamu dan menikah dengan orang Singapura. Kenapa sekarang kamu ingin menikah dengan dia?" , ucap papa Takeshi.


"Suaminya sudah meninggal pa dan sekarang Yui san sudah pulang ke Jepang bersama dengan aku" , jawab Takeshi.


"Mama tidak setuju kamu dengan Yui san. Dari awal dia sudah menolak kamu. Mama gak akan pernah menyetujuinya" , ucap mama Takeshi.


"Tapi aku sangat mencintai Yui san ma" , ucap Takeshi.


"Tidak Takeshi. Kamu itu pria muda dan sukses. Kamu berhak mendapatkan yang terbaik , bukan Yui san yang sudah menjadi janda" , ucap papa Takeshi.


"Tapi , aku tetap hanya menginginkan Yui san pa...ma..." , jawab Takeshi.


"Papa dan mama tidak akan pernah menyetujui hubungan kalian" , ucap mama Takeshi sambil berdiri dan berjalan meninggalkan ruangan keluarga.


Tinggallah Takeshi berdua dengan papanya.


"Pa , aku mohon. Tolong izinkan aku bersama dengan Yui san. Aku benar-benar sangat mencintainya" , ucap Takeshi.


"Papa dengar Yui san sudah memiliki anak. Itu akan lebih sulit lagi nak. Keluarga kita gak akan pernah bisa menerima status nya janda beranak satu" , ucap papa Takeshi.


"Tapi pa , aku mohon. Aku mencintai Yui san pa" , ucap Takeshi.


"Tidak mungkin" , ucap papa Takeshi dengan tegas dan berdiri meninggalkan ruang keluarga.


Takeshi hanya bisa duduk terdiam sambil menundukkan kepalanya.


********


Orang tua Takeshi , mama Satoko dan papa Kenji berbicara didalam kamar mereka berdua.


"Pa , mama sudah memutuskan untuk menikahkan Takeshi dengan anak teman mama Sizuka" , ucap mama Satoko.


"Tapi apakah Takeshi akan menyetujuinya?" , ucap papa Kenji.


"Mau gak mau , Takeshi harus menikah dengan Sizuka. Mama sudah gak menyukai Yui san. Sudah menjadi janda saja , baru mau dengan anak kita. Kenapa gak dari dulu dia menerima anak kita?" , ucap mama Satoko.


"Iya , papa juga berpikiran seperti itu. Kalau begitu mama atur saja pertemuan dengan keluarga Sizuka" , ucap papa Kenji.


"Iya pa" , jawab mama Satoko.


Mama Satoko mengambil ponselnya dan menelpon mama Sizuka yang merupakan sahabat baiknya.


Takeshi berjalan menuju ke kamarnya dan mengeluarkan ponselnya , menyentuh nama Yui san di layar ponselnya.


Yui san yang sedang tidur saat itu , mendengarkan suara ponselnya berbunyi , menggerakkan tangannya untuk mengambil ponsel dan menyentuh tombol terima panggilan disana.


"Halo" , jawab Yui san dengan suara serak khas baru bangun tidur.

__ADS_1


"Halo sayang , kamu sedang tidur ya" , ucap Takeshi.


"Iya sayang" , jawab Yui san.


"Aku kangen sama kamu" , ucap Takeshi.


"Kalau gitu kamu kesini dong , bersama dengan aku" , jawab Yui san.


"Seandainya aku bisa kesana , aku pasti akan kesana menemui kamu dan tidur dalam pelukan kamu" , ucap Takeshi.


"Kamu kan tinggal datang saja kesini" , ucap Yui san.


"Tapi gak enak dengan papa kamu sayang. Kan kita belum menikah" , jawab Takeshi.


"Apa kita pergi ke hotel saja?" , ucap Yui san.


Mendengar ajakan Yui san , Takeshi pun menjadi tertarik.


"Baiklah sayang , aku jemput kamu sekarang ya" , ucap Takeshi dengan bersemangat.


"Iya" , jawab Yui san sambil bangun , mengambil beberapa baju untuk dibawa ke hotel dan beberapa perlengkapan anaknya.


Tidak lama ponsel Yui san kembali berbunyi dan dia pun langsung menjawabnya.


"Halo" .


"Halo sayang , aku sudah di depan rumah kamu ya" , ucap Takeshi.


"Baiklah , aku keluar sekarang" , jawab Yui san.


Begitu Yui san keluar dari kamar , terlihat keadaan rumah yang sepi dan tidak ada orang , Yui san pun langsung memutuskan untuk pergi tanpa memberitahukan papanya.


"Sayang" , ucap Takeshi sambil mencium bibir Yui san sekilas , ketika Yui san sudah duduk di dalam mobil.


"Iya , kita langsung pergi saja ya" , ucap Yui san.


"Kamu sudah gak sabar ya , mau berduaan dengan aku" , ucap Takeshi sambil tersenyum.


"Terserah kamu aja mau bilang apa" , ucap Yui san.


"Baiklah , kita pergi sekarang ya. Aku sudah memesan kamar yang spesial untuk kita menghabiskan malam ini berdua" , ucap Takeshi.


"Bagaimana berdua? Ini ada Aniela" , jawab Yui san.


"Ya bertiga deh" , ucap Takeshi sambil menjalankan mobilnya menuju ke hotel bintang lima yang sudah dia pesan.


Sampai di hotel , Takeshi melakukan check in dan berjalan bersama dengan Yui san menuju ke kamar setelah mendapatkan cardlock nya.

__ADS_1


__ADS_2