
Mahesa mengurungkan niatnya untuk berangkat kekantor dia takut kalau nenek nya akan melakukan sesuatu tindakan yang dapat merugikan dia dan keluarganya.
"Ada apa nenek datang kesini,kami sudah bahagia di rumah ini baik aku atau istri dan anakku,tidak akan mau kembali kerumah mu nek,kami sudah nyaman tinggal di rumah ini."Ucap Mahesa.Neneknya menatap sinis kepadanya,
"Iya aku tau istrimu yang miskin itu pasti tidak mau tinggal di sana,kamu kan bodoh,kamu tidak sadar wanita itu memanfaatkan kamu,memanfaatkan cintamu yang begitu besar kepadanya,dia tau kamu menuruti semua kemauannya,makanya dia menyuruhmu untuk tinggal di rumah ini menjadi nyonya satu-satunya iyakan."Jawab nenek dengan wajah kesal.
"Sudahlah,nenek sudah tua,nenek sudah bisa tobat,jika nenek menyayangi ku,aku mohon hormati keputusanku,aku janji tidak akan merepotkan kalian." Ucap Mahesa wajahnya memelas membuat nenek semakin marah kepada Dela.
Neneknya tidak tega Dela memanfaatkan besarnya cinta cucunya kepadanya dengan semua permintaanya dia tidak tega melihat Mahesa memohon-mohon kepadanya demi cinta dan kebahagian wanita itu.
"Jika kamu tidak mau kembali kerumah besar maka kami semua akan pindah kerumah ini juga,kami juga ingin melihat tumbuh kembang bayi kecil itu,ibu dan papa mu sangat bahagia atas kelahiran cucu pertamanya,tapi kami sangat menyangkan keadaan kenapa pewaris masa depan kerajaan bisnis kita harus terlahir dari rahim wanita miskin seperti dia."Jawab nenek membuat Mahesa tercengang atas ucapan wanita tua itu.
__ADS_1
"Nenek!!!!!"
"Sudahlah,nenek akan pulang dan mulai besok kami akan pindah kerumah ini."Jawab nenek lalu dia meninggalkan Mahesa yang masih duduk di atas sopa.
Setelah kepergian sang nenek,Mahesa mengumpulkan semua penjaga rumahnya apa pun yang terjadi dia sudah berjanji tidak akan mengijinkan keluarganya untuk ikut campur di rumah tangganya apalagi sampai tinggal bersama mereka.
"Kalian tau kenapa aku memanggil kalian semua,mulai hari ini kita akan lebih mengetatkan penjagaan dan hari ini saya katakan disini kalian harus lebih tegas untuk orang yang akan masuk kerumah ini.Sekalipun itu nenekku dan orang tuaku kalian akan tetap melarangnya masuk ke rumah ini."
"Baik tuan,kami akan bekerja sebaik mungkin."Jawab kepala penjaga yang sudah dipercayakan oleh Mahesa.
*****
__ADS_1
Sepulangnya dari rumah cucunya,wanita tua itu terlihat mondar-mandir di dalam kamar,terlalu lelah dia mencari cara untuk menyingkirkan Dela dari hidup cucunya tapi rasanya itu sangat sulit untuk dilakukan olehnya.
"Kenapa terlalu sulit menyingkirkan wanita itu,bagiamana caranya aku bisa membuangnya jauh dari sisi cucuku,arrnggb.....Semua ini membuatku frustasi,seandainya Mahesa tidak sebesar itu cintanya kepada wanita itu mungkin aku tidak frustasi seperti ini."Batin nenek tua itu.
Sudah memikirkan berjam-jam di dalam kamar,tapi sampai saat ini dia tidak menemukan ide yang pas untuk memisahkan mereka,
"Bagaimana jika aku memanfaatkan adiknya,sepertinya adik dan ayahnya juga tidak menyukai wanita itu,aku tidak tau kenapa hubungan keluarga itu terlalu buruk,biasanya orang miskin di tawari uang akan cepat melakukan apa pun,baiklah sepertinya ini Ide yang bagus."Batin sang nenek.Lalu dia mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada seseorang seseorang.
[ Keluarkan wanita itu dari penjara dan juga orang tuanya lalu bawa ke tempat biasa aku membutuhkan bantuannya,] Setelah mengirim pesan itu,wanita itu pergi bersama supirnya ke suatu tempat dimana dia selalu menghukum para penghianat perusahannya di gedung tua miliknya.
"Mang Adi,kamu tau semua rahasiaku,jangan pernah coba-coba untuk buka mulut suatu saat nanti,kepada Mahesa atau aku akan membunuh semua keluargamu,kamu lebih tau aku segalanya di bandingkan Mahesa cucuku sendiri,bahkan anakku tidak tahu rahasia ku ini."Ancam sang nenek,supir merasa ngeri dengan ancaman wanita ini,tapi dia tidak pernah merasa gentar karna dia sudah sangat lama bekerja dengannya.
__ADS_1
"Aku tahu Mahesa akan sangat terpukul jika dia kehilangan istrinya,tapi mungkin seiring berjalannya waktu dia akan lupa dengan wanita itu.Seharusnya dari awal aku menyingkirkan dia dari keluarga ini.
**** bersambung****