
Seminggu sudah keluarga Mahesa menunggu kepulangan nya kembali kerumahnya. Apalagi sang nenek setiap hari hannya bisa marah karna dia tidak melihat sang cucu kembali kerumahnya.
Mahesa mengabaikan ancaman sang nenek karna dia lebih mengutamakan keselamatan istri dan calon bayinya.Dia tidak ingin hannya karna banyak tekanan istrinya jadi korban keegoisan keluarganya.
Hari ini Dela begitu bahagia karna suaminya berjanji akan mengantarnya ke rumah sakit untuk memeriksa kehamilannya.Dela sangat tidak sabar untuk melihat perkembangan bayi yang ada dikandungan ya.
"Sayang,mama sudah tidak sabar untuk melihatmu,semoga papa cepat kembali dan kita akan bertemu."Ucap Dela sambil mengelus perut buncitnya.Setelah selesai mandi Dela sedikit memoles bibirnya dengan gincu,dan dia memakai dress hamil yang senada dengan gincu dan sepatunya.Dia sangat terlihat sempurna hari ini.
Hampir dua jam Dela menunggu Mahesa,sampai dia hampir ketiduran di sopa tapi suaminya belum juga menunjukkan batang hidungnya.
"Kenapa lama sih,apa dia terlalu sibuk? Dela akhirnya mengambil ponsel dan menghubungi suaminya.Tapi sayang nomor suaminya malah diluar jangkauan.Saat Dela sedang galau tiba-tiba dia mendengar pintu berbunyi tanpa pikir panjang Dela bergegas membuka pintu lalu,
"Siapa kalian?" Ucap Dela,tiba-tiba kedua pria itu membekap mulut Dela lalu membiusnya,mereka melakukannya degan sangat hati-hati karna mereka tidak ingin terjadi sesuatu kepada Dela.
"Apa tadi kamu memasukkan biusnya sesuai anjuran dokter? aku tidak mau terjadi sesuatu dengan nyonya aku tidak ingin menanggung resiko."Ucap salah satu pria itu.
"Udah bos tenang saja."Lalu mereka memapah dan memasukkan tubuh Dela kedalam mobil.Mereka melakukannya dengan sangat hati-hati.
Setelah mereka sampai di tujuannya,mereka membawa Dela memasuki rumah lalu membiarkan Dela tidur di atas sopa.
"Apa kalian melakukanya dengan hati-hati,aku tidak mau terjadi sesuatu dengan wanita ini,aku tidak ingin cucuku,membunuhku hidup-hidup hanya gara-gara wanita miskin ini."Ucap wanita tua itu,dia memandangi tubuh Dela yang masih tertidur di sopa.
__ADS_1
"Silahkan kalian keluar."Ucap wanita itu lalu memberi bayaran kepada dua orang pria itu.Wanita itu memandang tubuh Dela dengan perut yang sudah membesar,dia melakukannya saat Grace sedang tidak dirumah,dia sudah begitu merindukan cucunya hingga dia melakukan hal kotor seperti ini.Dia mengambil ponsel lalu mengambil beberapa Poto Dela dan mengirimnya ke Mahesa.Dia ingin melihat secepat apa pria itu kembali saat dia mengirim Poto istri sirinya.
Saat sedang sibuk mengirim beberapa gambar Dela kepada cucunya,wanita itu lalu berdiri dan ingin meninggalkan dela dituangkan itu karna dia masih belum sadar tetapi saat dia membalikkan tubuhnya dia begitu kaget saat melihat grace sudah berdiri di hadapannya.
"Kenapa wanita sialan ini ada disini nek?" Tanya Grace dia,sedikit heran melihat neneknya yang terus memandangi tubuh Dela.
"A...aaa...Itu,nenek menyuruh orang untuk mencurinya lalu membawanya kesini aku ingin cucuku Kemabli kerumah ini,dan dia akan mau kembali jika wanita ini dibawa kesini,hannya dia kelemahan cucuku."jawab neneknya,dia sedikit gugup mendengar pertanyaan yang dilontarkan Grace.
"Nenek kita buang saja dia,sepertinya Mahesa tidak akan gampang meninggalkannya,lebih baik sekarang kita bunuh dan buang jasadnya ke laut.Aku sudah bosan nek terus-terus begini" Ucap Grace,dia masih sangat dendam kepada Dela,Karna penganiayaan yang dilakukan Dela kepadanya kemarin.Wanita tua itu cukup kaget mendengar ucapan Grace,dia tidak mungkin berani melakukan hal sekejam itu mengingat wanita itu hamil anak cucunya,dan juga dia tidak ingin Mahesa gila hannya karna kehilangan wanitanya.
"Lain kali saja,hari ini aku kurang sehat." Ucap sang nenek.Tidak berselang lama Dela mulai sadar dan dia mulai membuka mata dia cukup heran melihat sekelilingnya.
"Apa yang kalian lakukan kepadaku?" Tanya Dela lalu dia menyentuh perutnya dia sangat takut jika kedua wanita itu melakukan sesuatu kepadanya dan juga calon bayinya.
"Aku tidak akan mengampuni kalian jika terjadi sesuatu kepadaku,lihatlah suamiku pasti akan membunuh kalian jika dia tau kalian melakukan sesuatu kepadaku."Ucap Dela dia sangat ketakutan.
"Berisik banget mulutmu,lihatlah wanita ini merasa paling hebat,merasa kayak dia sendiri istrinya Mahesa,woi...Sadar diri ya kamu itu hannya istri siri yang istri sah itu aku,jadi aku yang paling berhak atas dia."Ucap Grace kembali memancing keributan dengan Dela.
"Walaupun aku hannya istri siri setidaknya hati dan cintanya untukku,dan bayi ini adalah bukti cinta kami,terus kamu punya apa yang bisa di banggakan hah..Coba katakan apa yang kamu banggakan dari status istri sah mu itu?" Ucap Dela tidak mau kalah.Grace sangat emosi mendengar ucapan Dela lalu dia mendekati Dela dan
"Plak...Berani-beraninya kamu sialan menghinaku,aku akan pecahkan perutmu ini jika kamu selalu memancingku amarah ku." Ucap Grace Wajahnya langsung merah padam mendengar kata-kata Dela.
__ADS_1
Dela tidak mau kalah,dia merasa sedikit panas di wajahnya dan dia merasakan ada sedikit darah disudut bibirnya.
"Buggg...." Dela langsung menendang kaki Grace dengan kasar,dia tidak mau jika wanita itu terus menghina dan merendahkannya.Saat Grace mendekati Dela dan ingin menarik rambutnya sang nenek langsung menarik tangan Grace.
wanita tua itu langsung menarik tangan Grace menjauh dari Dela.
"Jangan lakukan itu kepadanya,kamu tidak tau gimana menakutkannya Mahesa jika sedang marah,lebih baik sekarang kamu mengalah dulu." Ucap neneknya.Grace mengerutkan keningnya,dia merasa ada yang aneh dengan wanita tua ini.Tampa menjawab apa pun Grace langsung meninggalkan sang nenek dan pergi memasuki kamarnya.
Karna merasa sangat lapar Dela berjalan ke dapur lalu mengambil piring dan mulai makan,dia tidak mau dilayani siapa pun,dia juga teringat ucapan suaminya dulu yang mengatakan harua hati-hati dengan keluarganya.
Dia takut jika dia minta tolong kepada pelayan,mereka akan memasukkan sesuatu kedalam makanannya.
"Nyonya anda makan sendiri?" Tanya seorang pelayan,Dela menoleh ke arah suara itu,dia tau orang itu orang baru dirumah ini.
Dela hannya menggeleng,setelah dia selesai makan dia langsung mengantar piring kotornya ke tempatnya.
Pelayan baru itu sedikit heran dengan Dela,dia sangat tau semua orang di rumah ini sangat angkuh dan sombong, tapi baru kali ini dia melihat wanita yang cukup rendah hati ini.
"Sayang...Apa yang kamu lakukan disini kenapa kamu bisa ada di rumah ini?
****bersambung****
__ADS_1