
Mathew yang sedang mewawancarai Paul di kantornya , sangat suka setelah melihat hasil karya yang sudah pernah di buat oleh Paul.
"Baiklah , kamu diterima untuk kerja disini. Mulai senin kamu sudah bisa mulai untuk bekerja" , ucap Mathew sambil mengulurkan tangannya.
"Baiklah pak , terima kasih" , jawab Paul sambil menjabat tangan Mathew.
Setelah itu Paul berjalan keluar dari kantor.
"Julie , kamu bisa ke tempat saya" , ucap Mathew setelah melihat Paul keluar dari kantor mereka.
"Iya pak" , jawab Julie sambil berdiri dan berjalan menuju ke meja kerja Mathew.
"Saya sudah mendapatkan pengganti kamu , jadi kamu besok sudah terakhir bekerja disini. Kerjaan kamu selesaikan yang sekarang yang sedang kamu kerjakan saja , yang lainnya nanti kamu kasih saja daftar nya kepada saya. Nanti saya berikan kepada Paul ketika dia sudah mulai bekerja" , ucap Mathew.
"Baik pak , terima kasih" , ucap Julie sambil tersenyum.
Julie berjalan menuju ke meja kerjanya dengan perasaan yang sangat bahagia , karena dia sudah bisa berkumpul lagi bersama dengan suami dan anaknya.
Tidak terasa hari pun sudah sore , pekerjaan Julie pun sudah tinggal sedikit lagi.
"Besok pekerjaan aku yang ini sudah akan selesai dan aku bisa membereskan semua barang-barang aku" , ucap Julie dalam hatinya.
Julie mematikan laptopnya dan menyimpannya ke dalam tas kerjanya.
"Julie , apakah pemuda yang datang tadi siang itu diterima kerja disini?" , tanya Haris.
"Iya Haris dan besok aku terakhir bekerja disini" , ucap Julie sambil tersenyum.
"Kalau gitu besok kita harus buat acara perpisahan untuk kamu di kantor" , ucap Haris.
"Boleh , tapi jangan setelah pulang kantor ya , karena orang tua dan mertua aku sedang di sini" , jawab Julie.
"Baiklah , nanti aku hubungi yang lainnya buat meluangkan waktu besok untuk makan siang bersama untuk acara perpisahan dengan kamu" , ucap Haris.
"Baiklah , kalau gitu aku pulang dulu ya. Suami aku sudah menjemput aku" , ucap Julie yang sudah melihat mobil suaminya di luar.
"Iya Julie" , jawab Haris.
Julie berjalan keluar dari kantor dan masuk ke dalam mobil.
Sampai di dalam mobil , Julie melihat dulu ke belakang mobil.
"Gak ada Christian , sayang?" , tanya Julie.
"Gak ada sayang , Christian lagi senang bermain bersama opa dan omanya. Jadi ketika aku pergi tadi dia gak mau ikut , malahan dia kasih da da lagi sama aku" , ucap Kevin.
__ADS_1
"Baiklah" , jawab Julie sambil memasang seat belt nya.
Kevin langsung memajukan wajahnya dan mencium bibir istrinya sekilas.
"Tadi pagi aku gak bisa mencium kamu karena ada mama" , ucap Kevin sambil tersenyum.
"Iya suamiku sayang. Aku juga ada kabar bagus buat kamu" , ucap Julie.
"Apa itu sayang?" , tanya Kevin.
"Pengganti aku sudah ada sayang , aku kerja cuma sampai besok saja. Kita sudah bisa siap-siap untuk pindah ke Jakarta" , ucap Julie sambil tersenyum.
"Baguslah sayang , aku sangat bahagia sekali mendengarnya" , ucap Kevin sambil memeluk tubuh Julie.
"Iya suamiku sayang , aku juga bahagia karena bisa selalu bersama dengan kamu lagi" , ucap Kevin.
"Iya" , jawab Julie sambil tersenyum.
"Kita harus cepat pulang dan memberitahukan kabar ini kepada papa dan mama. Pasti mereka akan sangat bahagia mendengarkan berita ini" , ucap Kevin sambil melepaskan pelukannya dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke rumahnya.
"Iya sayang" , jawab Julie sambil tersenyum.
Tidak lama mobil yang dibawa oleh Kevin telah sampai di rumah.
"Pa...ma..." , panggil Kevin dan Julie bersamaan.
"Iya nak" , jawab papa dan mama bersamaan.
"Julie ada berita bahagia untuk kita semua" , ucap Kevin.
"Apa itu nak?" , tanya papa Sebastian.
"Aku sudah bisa kembali ke Jakarta pa" , jawab Julie sambil tersenyum.
"Berarti pengganti kamu untuk di kantor sudah ada?" , tanya papa Chandra.
"Iya pa , aku kerja hanya sampai besok saja. Setelah itu sudah bisa pindah ke Jakarta lagi" , jawab Julie.
"Baguslah , jadi kita pulangnya dimundurkan atau bagaimana pa?" , tanya mama Farah.
"Kalau papa pasti akan tetap pulang hari minggu ma. Kalau mama masih mau disini , nanti mama pulangnya bersama dengan Kevin dan Julie saja" , ucap papa Chandra.
"Iya , kita disini saja sekalian bantuin Julie packing barang-barangnya. Soalnya Julie kan sedang hamil muda juga , jadi dia gak boleh terlalu kecapean" , ucap mama Shinta.
"Iya kamu benar , aku juga gak mau terjadi apa-apa dengan cucu aku" , ucap mama Farah.
__ADS_1
"Baiklah , kalau gitu minggu besok kita saja yang kembali ke Jakarta dulu" , ucap papa Sebastian kepada papa Chandra.
"Iya Sebastian" , jawab papa Chandra.
"Tapi aku juga kayaknya gak terlalu banyak bawa barang ma. Nanti barang-barang yang ada di rumah ini banyak yang akan aku tinggalkan. Jadi nanti ketika kita liburan ke Bali , kita bisa tinggal disini saja" , ucap Julie.
"Iya gak apa-apa nak. Di Jakarta juga mama gak ada kerjaan juga selain cuma kumpul-kumpul bersama dengan teman-teman" , ucap mama Farah.
"Baiklah ma" , jawab Julie sambil tersenyum.
********
Alexandria yang sudah pulang dari kantor sore itu , langsung berjalan menuju ke kamarnya untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu.
Sejak Leonardo mengancam akan mencari wanita lain , Alexandria sudah tidak pernah lagi pulang kerja sampai larut malam.
Tapi dengan adanya bantuan dari Leonardo , Alexandria juga jadi mengerti untuk mengurus perusahaan milik keluarganya.
Selesai mandi , Alexandria menggunakan baju rumahnya dan berjalan menuju ke kamar anaknya.
"Salvio bagaimana hari ini Hesti?" , tanya Alexandria sambil masuk dan menggendong anaknya.
"Hari ini Salvio baik-baik saja nyonya" , jawab Hesti sambil tersenyum melihat nyonya Alexandria sudah kembali seperti dulu lagi.
Alexandria terus bermain dengan Salvio sampai Leonardo pulang ke rumah.
Sampai di rumah Leonardo masuk ke dalam kamar anaknya terlebih dahulu.
"Sayang" , ucap Leonardo yang langsung tersenyum begitu melihat istrinya sudah ada disana dengan baju daster yang suka digunakannya.
Leonardo berjalan mendekati istrinya dan mencium bibir istrinya sekilas dan setelah itu baru Leonardo mencium kening anaknya.
"Sayang , besok papa mau ke Bali untuk mencari kak Mathew dan Julie" , ucap Alexandria.
"Kalau papa ke Bali mencari Mathew ya wajar sayang , tapi mencari Julie mantan kekasih Alberto buat apa?" , tanya Leonardo.
"Katanya papa mau membawa Julie untuk melihat Alberto untuk terakhir kalinya" , jawab Alexandria.
"Buat apa , bukankah waktu itu Alberto bertemu dengan Julie , Alberto sudah tau kalau Julie gak mau lagi sama dia dan Julie juga sudah memiliki suami disana" , ucap Leonardo.
"Aku juga bingung sayang , kalau papa mau mengambil anaknya baru itu benar. Tapi kalau meminta Julie untuk bertemu dengan Alberto ini , aku juga merasa aneh" , jawab Alexandria.
"Ya sudah , kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti" , ucap Leonardo.
"Iya sayang" , jawab Alexandria.
__ADS_1