Hamil Diluar Nikah

Hamil Diluar Nikah
Episode 237


__ADS_3

Yui san menitipkan anaknya dengan papa Satoshi pagi itu dan setelah itu dia pergi dengan terburu-buru.


"Kamu mau kemana nak?" , ucap papa Satoshi.


"Aku mau pergi ke rumah Takeshi pa" , jawab Yui san sambil terus berjalan keluar dari rumah.


Papa Satoshi hanya menggelengkan kepalanya sambil menggendong Aniela di tangannya.


Yui san yang sudah sampai di rumah Takeshi , langsung menekan bel yang ada disana.


"Siapa yang datang pagi-pagi begini?" , ucap Satoko.


"Nona Yui san nyonya" , ucap asisten rumah tangga Takeshi yang melihat di layar kecil yang ada di dinding.


"Mau apa Yui san ke sini pagi-pagi begini?" , ucap Satoko.


Asisten rumah tangga Takeshi berjalan keluar untuk membukakan pintu dan mempersilahkan Yui san untuk masuk ke dalam rumah.


Yui san berjalan melangkahkan kakinya sampai di ruang tamu dan dia pun menyapa bibi Satoko yang sudah duduk disana.


"Bibi" , panggil Yui san.


"Iya , kamu mau ngapain pagi-pagi sudah kesini?" , ucap bibi Satoko.


"Aku mau mencari Takeshi , bi" , jawab Yui san.


"Apa gak bisa siang nanti kamu mencari Takeshi?" , ucap bibi Satoko.


"Gak bisa bi , karena Takeshi sudah janji mau kerumah aku kemaren. Tapi dia gak datang-datang" , jawab Yui san.


"Mau apa Takeshi ke rumah kamu? Takeshi sudah mau menikah , jadi dia akan sibuk selama beberapa hari ini" , ucap bibi Satoko.


"Apa! Menikah! Dengan siapa?" , tanya Yui san.


"Dengan Sizuka , gak mungkin kan dengan kamu" , jawab bibi Satoko.


Mendengar ucapan bibi Satoko , tubuh Yui san pun langsung merasa lemas dan dia yang sedang berdiri langsung jatuh terduduk di lantai.


"Gak mungkin bi , Takeshi sudah berjanji kalau dia akan menikahi aku" , jawab Yui san.


"Kami gak akan pernah merestui hubungan Takeshi dengan kamu. Dulu kamu yang telah menolak Takeshi. Sekarang kamu sudah jadi janda , baru kamu mau dengan dia. Pasti kamu hanya ingin memanfaatkan hatinya yang baik itu kan" , ucap bibi Satoko.


"Tidak bi , aku mencintai Takeshi. Sangat mencintainya" , jawab Yui san.


"Jangan bicara seperti itu Yui san. Bibi tidak percaya. Kalau kamu sangat mencintainya , kamu tidak akan menikah dengan pria Singapura itu" , ucap bibi Satoko.


"Aku mohon bi , tolong terima aku. Aku sangat mencintai Takeshi bi" , ucap Yui san sambil memohon disana.

__ADS_1


"Cukup Yui san. Sekarang kamu pulanglah dan jangan pernah mencari Takeshi lagi" , ucap bibi Satoko.


"Aku mohon bi" , ucap Yui san yang sudah meneteskan air mata disana.


Tidak lama Takeshi yang sudah rapi dengan baju kerjanya , berjalan turun dari atas kebawah dan mendengar suara.


"Mama mengobrol dengan siapa pagi-pagi begini?" , ucap Takeshi dalam hatinya.


Takeshi berjalan menuju ke ruang tamu dan melihat siapa yang datang. Takeshi pun langsung terkejut begitu melihat Yui san yang ada disana memohon sambil menangis kepada mamanya.


"Ada apa ini ma?" , tanya Takeshi.


"Sayang , kamu hanya akan menikah dengan aku kan?" , ucap Yui san begitu melihat Takeshi.


Takeshi terdiam untuk sejenak.....


"Sayang" , ucap Yui san.


"Maaf sayang , aku sangat mencintai kamu. Tapi aku gak bisa menikah dengan kamu , aku harus menikah dengan Sizuka" , jawab Takeshi.


"Kenapa kamu membohongi aku? Kamu selalu memberikan harapan kepada aku. Kenapa sekarang kamu bilang akan menikah dengan wanita lain?" , ucap Yui san.


"Maafkan aku Yui san , orang tua aku gak bisa menyetujui hubungan kita" , ucap Takeshi.


Yui san yang sudah di penuhi oleh amarah saat itu , langsung berdiri dan berjalan mendekati tubuh Takeshi.


"Kamu jahat Takeshi , berarti selama ini kamu hanya memanfaatkan aku untuk memuaskan hasrat kamu" , ucap Yui san sambil memukul-mukul dada Takeshi.


"Kamu suruh Yui san pulang ke rumahnya" , ucap mama Satoko sambil berjalan masuk kedalam rumah dan meninggalkan Takeshi bersama Yui san disana.


Takeshi pun hanya menganggukkan kepalanya.


"Sudah sayang , sekarang kamu pulang ya" , ucap Takeshi dengan lembut.


"Kamu jahat Takeshi , jahattttttttt" , ucap Yui san dengan nada suara tinggi.


Membuat papa Takeshi yang baru turun kebawah , kaget mendengarkannya.


"Siapa yang berteriak di rumah kita?" , ucap Kenji papa Takeshi.


"Yui san yang pagi-pagi datang membuat keributan disini" , jawab mama Satoko.


"Mau apa lagi anak itu kesini?" , ucap Kenji.


"Dia bilang mau menikah dengan Takeshi" , ucap mama Satoko sambil mengambilkan sop untuk suaminya.


Papa Kenji menghembuskan nafasnya sambil duduk di kursi meja makan yang biasanya dia duduki.

__ADS_1


"Coba saja dulu dia mau menikah dengan Takeshi , pasti kejadian ini tidak akan terjadi" , ucap papa Kenji.


"Biarkan saja la pa , jangan dipikirkan lagi. Lebih baik anak kita bersama dengan Sizuka. Anaknya sangat manis dan baik" , ucap mama Satoko.


"Iya" , ucap papa Kenji sambil memakan sarapan yang sudah disediakan.


.


.


Takeshi hanya terdiam melihat Yui san yang sudah berjalan keluar dari rumahnya dengan raut wajah yang kesal dan penuh amarah.


"Maafkan aku sayang. Aku mencintai kamu , tapi aku tidak bisa menikah dengan kamu" , gumam Takeshi dengan perlahan.


Setelah tidak terlihat Yui san disana , Takeshi berjalan masuk ke dalam rumah.


"Apakah wanita itu sudah pergi?" , tanya mama Satoko.


"Sudah ma" , jawab Takeshi dengan wajah yang merasa bersalah.


"Baguslah , setelah ini kamu masih mau pergi dengan Sizuka kan?" , ucap mama Satoko.


"Iya ma" , jawab Takeshi.


"Pokoknya mama gak mau kamu mempermalukan keluarga kita , kamu harus menikah dengan Sizuka" , ucap mama Satoko dengan tegas.


"Iya ma" , jawab Takeshi sambil memakan sarapannya yang sudah tersedia disana.


********


Yui san berjalan masuk kedalam rumahnya dengan langkah yang sangat cepat , hingga membuat papa Satoshi yang sedang menggendong Aniela menjadi terkejut.


"Kamu kenapa Yui san? Kenapa pulang-pulang seperti ini?" , ucap papa Satoshi.


Yui san tidak menghiraukan papanya dan terus berjalan masuk ke dalam kamarnya.


Papa Satoshi yang mulai khawatir melihat tingkah anaknya , berjalan menuju ke kamar Yui san.


"Yui san , nak" , panggil papa Satoshi.


"Jangan ganggu aku dulu pa , aku hanya mau sendiri sekarang" , jawab Yui san.


"Baiklah , tapi kamu gak apa-apa kan?" , ucap papa Satoshi untuk memastikan.


"Aku mohon pa , tinggalkan aku sendiri" , teriak Yui san dari dalam.


"Baiklah" , ucap papa Satoshi.

__ADS_1


Papa Satoshi hanya bisa terdiam dan membawa cucunya Aniela ke taman yang ada di rumahnya.


Selama duduk di kursi taman , papa Satoshi selalu memikirkan...."Apa yang terjadi kepada anaknya pagi ini?"


__ADS_2