
Hari sudah berganti malam. Satria dan Sandi sudah bersiap-siap di tempat mereka untuk mengintai pencurian motor di daerah Pasar Senin sesuai dengan tugas yang diberikan kepada mereka. Mereka mulai beraksi pada pukul sepuluh malam karena dari laporan para warga jika para pelaku pencurian motor itu akan memulai aksinya pada tengah malam.
" Sumpah dah, di sini banyak banget nyamuknya " ucap Sandi di tempat pengintaian mereka.
Sandi dari tadi hanya sibuk menepuk nyamuk yang hinggap di tubuhnya dan menggaruk-garuk kedua tangan dan wajahnya.
" Jangan berisik San, kita tu lagi melakukan pengintaian " ucap Satria pada Sandi.
" Iya-iya. Liat nih badan gue, lo tu gak ngerasain. Heran juga gue kenapa gue doang yang digigitin nyamuk " jawab Sandi.
" Hust, berisik lo. Nih pake " ucap Satria memberikan lotion anti nyamuk pada Sandi.
" Kenapa gak kasih dari tadi sih? " gerutu Sandi.
Sandi pun mengambil lotion anti nyamuk itu dan menggunakannya di tangan dan wajahnya. Sedangkan Satria kembali memeriksa keadaan tempat itu. Ia tidak ingin sampai lengah dan tidak bisa menangkap pelaku pencurian motor itu.
***
Hampir dua setengah jam mereka menunggu dan mengintai, tapi keadaan di sana masih aman dan tidak ada sesuatu yang mencurigakan.
" Mana sih maling motornya? Kita bisa sampai subuh di sini kalau gini ceritanya " ucap Sandi sudah bosan menunggu.
Satria hanya diam tidak memperdulikan Sandi. Ia sudah bosan mendengar Sandi yang dari tadi tidak berhenti berbicara dan mengeluh.
__ADS_1
Tiba-tiba, Satria mendengar suara langkah kaki dan orang yang sedang berbicara mendekat ke arah mereka.
" Lo denger suara orang gak? " tanya Satria pelan pada Sandi.
" Iya, gue denger. Itu pasti maling motornya " jawab Sandi yang juga mendengar suara itu.
Benar saja di sana terlihat dua orang yang kemungkinan masih remaja mendekati motor Satria yang menjadi pancingan dengan gerak-gerik mencurigakan.
" Wah, motor bagus nih. Dasar orang-orang di sini bodoh semua, motor mereka ditaruh di sembarang tempat " ucap salah satu pencuri itu.
" Biarin aja yang penting kita sikat " ucap pencuri yang satu lagi.
Dua pelaku pencurian itu pun mulai berusaha menghidupkan mesin motor itu dengan beberapa kunci-kunci motor yang mereka bawa. Sedangkan Satria dan Sandi bersiap-siap untuk meringkus mereka dengan senjata di tangan mereka.
" Sekarang " ucap Satria dan Sandi pun menganggukkan kepalanya mengerti.
" Angkat tangan kalian " ucap Satria mengarahkan pistol ke arah dua pencuri motor itu.
Kedua pencuri motor itu pun terkejut dan sangat panik. Mereka mencoba untuk melarikan diri tapi Satria dan Sandi segera mengejar mereka.
" Berhenti kalian " teriak Sandi mengejar dua pencuri itu.
Satria berhasil menangkap salah satu pencuri itu tapi ia mencoba melakukan perlawanan dengan menggunakan sebuah pisau. Terjadi perkelahian antara Satria dan pencuri itu. Beruntung Satria bisa menanganinya dan melumpuhkannya.
__ADS_1
" Lepaskan saya, Pak. Saya minta maaf, saya janji gak akan mencuri lagi " ucap pencuri itu meminta Satria melepaskannya.
" Nanti saja jika ingin meminta maaf. Sekarang kamu harus mempertanggung jawabkan perbuatanmu di kantor polisi " ucap Satria menarik pencuri itu agar berjalan mengikutinya.
Satria menghampiri Sandi yang juga sudah berhasil menangkap pencuri yang lain. Di sana juga sudah ada para warga yang keluar dari rumah mereka karena mendengar suara keributan.
Tak lama kemudian, rekan polisi Satria datang dan membawa dua pelaku pencurian motor itu ke kantor polisi.
" Terima kasih banyak sudah menangkap pelaku pencurian motor di daerah ini, Pak " ucap salah satu warga pada Satria dan Sandi.
" Sama-sama, Pak. Ini sudah menjadi kewajiban kami " jawab Satria dan diangguki oleh Sandi.
Setelah itu, Satria dan Sandi pergi ke kantor polisi untuk melaporkan kasus yang baru saja mereka selesaikan.
" Akhirnya tugas pertama kita berjalan lancar dan kita pulang ke rumah. Gue gak sabar pengen istirahat " ucap Sandi saat keluar dari kantor polisi.
" Alhamdulillah, San " jawab Satria.
Satria dan Sandi baru pulang dari kantor pada pukul tiga pagi. Mereka pun segera pulang menuju rumah masing-masing dan besok bertugas kembali.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
__ADS_1
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘