
Di sisi lain, Fajar sedang berusaha memaksa Kinara untuk mengantarnya pulang walaupun Kinara sudah terus menolaknya.
" Aku sudah biasa dan aku juga bisa pulang sendiri. Sekarang mending kamu pulang aja ke rumah kamu " ucap Kinara yang sudah sangat kesal karena Fajar terus memaksanya.
" Tapi ini sudah malam, Ra. Bahaya kalau kamu pulang sendiri, jadi aku anter aja ya " ucap Fajar memaksa.
Kinara bertambah kesal mendengar itu. Bukan cuma karena tidak nyaman berada di dekat Fajar tapi Kinara juga merasa tidak enak jika Rendra atau Puspa melihatnya diantar oleh Fajar.
" Kalau kamu terus paksa buat nganterin aku pulang, aku bakal marah banget sama kamu. Terus mending kita gak usah temenan lagi " ancam Kinara karena sudah muak dengan Fajar.
" Oke, aku gak bakal paksa kamu lagi. Tapi kita tetep temenan kan " ucap Fajar pada akhirnya.
" Iya " jawab Kinara cuek.
" Udah sana minggir, aku mau pulang " usir Kinara pada Fajar.
Fajar pun menyingkir dari hadapan Kinara.
Kinara naik ke atas motornya lalu langsung melajukannya begitu saja tanpa memperdulikan Fajar.
__ADS_1
" Aku harus tau dimana tempat tinggal Kinara, biar lebih enak aku deketin Kinara lagi " gumam Fajar.
Fajar terus memaksa untuk mengantar pulang Kinara karena ingin tahu dimana Kinara tinggal sekarang. Ia sudah mencoba bertanya tapi Kinara tidak ingin memberitahunya. Fajar berniat untuk mendekati Kinara, apalagi ia tahu jika Satria sedang menjalankan tugas yang entah dimana. Yang pasti dengan tidak adanya Satria, ia ingin merebut Kinara.
Fajar naik ke atas motornya dan mengikuti Kinara dari jarak yang lumayan jauh agar Kinara tidak tahu jika ia sedang mengikutinya. Hingga lima belas menit kemudian, ia melihat Kinara yang menghentikan motornya di sebuah rumah di komplek perumahan polisi.
" Oh, jadi ini tempat tinggal Kinara sekarang " ucap Fajar melepaskan helmnya.
Ia tetap berada di sana dan memperhatikan Kinara hingga Kinara masuk ke dalam rumah itu.
" Aku pasti bisa buat kamu suka lagi sama aku, Ra. Kita bakal kayak dulu lagi sebelum Satria datang di hidup kamu. Kamu menjauh dari aku gara-gara dia " ucap Fajar percaya diri.
Kemudian Fajar memakai kembali helmnya lalu pergi meninggalkan tempat itu.
***
Sedangkan di dalam rumah, Kinara sebenarnya merasa jika ada seseorang yang mengikuti dan mengawasinya.
" Apa Fajar yang ngikutin aku? " ucap Kinara setelah masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
Ia benar-benar tidak ingin Fajar mengetahui tempat tinggalnya saat ini karena tidak ingin hidupnya terganggu oleh Fajar. Ia bisa melihat jika Fajar semakin mencoba untuk mendekatinya.
" Semoga aja bukan " ucap Kinara lagi.
Kinara pun pergi untuk membersihkan dirinya di kamar mandi sebelum tidur dan mengganti pakaiannya dengan sebuah piyama.
Setelah itu, Kinara naik ke atas tempat tidur dan meraih foto Satria di atas nakas.
" Selamat malam dan selamat istirahat, Mas. Aku selalu berdoa supaya kamu sehat dan baik-baik di sana " ucap Kinara tersenyum mengusap foto itu.
Itu adalah hal yang selalu Kinara lakukan setiap malam sebelum tidur semenjak enam bulan yang lalu
Kinara meletakkan foto Satria di atas nakas kembali lalu ia bersiap untuk tidur.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘