Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
211. Belanja


__ADS_3

Saat hari sudah mulai beranjak siang, Satria dan Kinara akan segera kembali ke rumah mereka karena para sahabat mereka yang tiba-tiba ingin berkunjung. Raka mengirimkan pesan pada Satria jika mereka akan datang ke rumah pasangan pengantin baru itu.


" Mas, kita mampir ke supermarket dulu ya. Aku mau beli beberapa makanan ringan, soalnya di rumah gak ada " ucap Kinara pada Satria di tengah perjalanan.


" Iya Sayang " jawab Satria yang sedang fokus menyetir.


Asisten rumah tangga yang bertugas membersihkan rumah mereka hanya mengisi bahan makanan saja dan tidak ada makanan ringan sehingga Kinara harus membelinya untuk menjamu para sahabatnya nanti.


Satria menghentikan mobilnya di depan sebuah supermarket dekat jalan masuk kompleks perumahan mereka. Satria dan Kinara langsung turun dari mobil dan mereka memasuki supermarket itu.


Kinara langsung menuju tempat makanan ringan diikuti oleh Satria yang membawa keranjang belanja bersama merah. Kinara mengambil cukup banyak makanan ringan dan juga beberapa biskuit.


" Kamu mau sesuatu, Mas? " tanya Kinara pada Satria.


" Enggak, Sayang " jawab Satria yang memang tidak sedang menginginkan apapun.


Setelah itu Satria dan Kinara menuju tempat minuman dan mengambil beberapa botol jus jeruk. Tak lupa juga Kinara mengambil beberapa minuman kaleng dan memasukkannya ke dalam keranjang belanja yang Satria bawa.


Kinara juga menuju tempat mie instan karena ia tiba-tiba menginginkan mie instan tetapi di rumah tidak ada persediaannya.


" Ini pasti enak banget " ucap Kinara mengambil beberapa bungkus mie instan kesukaannya.


" Kamu mau yang mana, Mas? " tanya Kinara pada Satria.


" Yang kuah itu boleh deh " jawab Satria menunjuk salah satu mie instan.


Kinara pun mengambil beberapa bungkus mie instan yang diinginkan oleh Satria dan memasukkannya ke dalam keranjang belanja.


" Sepertinya sudah cukup, kita ke kasir ya " ucap Kinara merasa tidak ada yang harus ia beli lagi.


" Iya Sayang " jawab Satria.


Satria dan Kinara segera menuju ke kasir untuk membayar semua belanjaan mereka.

__ADS_1


" Ini, Mbak " ucap Satria memberikan keranjang yang berisi semua belanjaan mereka.


Kasir supermarket itu pun mulai menghitung semua belanjaan Satria dan Kinara lalu memasukkan ke dalam beberapa kantong plastik besar.


" Semuanya tiga ratus tiga puluh lima ribu " ucap kasir itu memberikan semua belanjaan Satria dan Kinara.


Kinara ingin mengambil kartu sakti dari dalam tas miliknya tapi Satria sudah memberikan sebuah kartu sakti kepadanya.


" Pakai ini buat bayarnya " ucap Satria memberikan kartu itu pada Kinara.


Kinara pun mengambil kartu itu dan melakukan pembayaran semua belanjaan mereka. Sedangkan Satria segera membawa beberapa kantong plastik itu ke dalam mobil.


" Terima kasih, Mbak. Silahkan datang kembali " ucap kasir supermarket itu mengembalikan kartu milik Satria.


" Sama-sama " jawab Kinara tersenyum.


Setelah itu Kinara menyusul Satria yang sudah keluar dari supermarket itu dan masuk ke dalam mobil.


" Ini, Mas " ucap Kinara mengembalikan kartu itu pada suaminya.


Satria memang belum memberikan uang untuk keperluan rumah tangga mereka karena mereka baru pulang bulan madu dan akan memulai kehidupan rumah tangga mereka yang sesungguhnya.


" Terima kasih ya, Mas " ucap Kinara menerimanya.


Walaupun ia memiliki uang sendiri karena ia pun bekerja tetapi ia tetap menerimanya untuk menghargai sang suami. Lagipula itu adalah haknya untuk mendapatkan nafkah lahir dari sang suami.


" Iya Sayang " jawab Satria tersenyum.


Setelah itu Satria langsung menyalakan mesin mobilnya dan melajukannya menuju rumah mereka yang sudah tidak terlalu jauh lagi.


***


Sesampainya di rumah, Satria dan Kinara langsung membawa kantong plastik berisi makanan ringan dan minuman ke dapur. Kinara akan merapikan sebelum para sahabatnya datang karena mereka mengatakan jika akan berangkat setelah jam makan siang. Satria dan Kinara meletakkan kantong-kantong plastik itu di atas meja dapur.

__ADS_1


Satria membuka kulkas dan mengambil sebotol air dingin karena ia merasa sangat haus. Satria mengambil gelas dan menuangkan air dingin itu lalu meminumnya hingga habis tak tersisa.


" Mau minum, Sayang? " tawar Satria pada istrinya yang sedang mengambil beberapa toples untuk menjadikannya tempat makanan ringan yang tadi mereka beli.


" Enggak, Mas. Aku lagi gak haus " tolak Kinara karena memang ia tidak merasa haus.


Satria pun meletakkan gelas yang gunakan di atas meja dan mengembalikan botol yang masih berisi cukup banyak air dingin ke dalam kulkas.


" Sini, biar aku bantu " ucap Satria mengambil alih kegiatan Kinara yang sedang mengeluarkan belanjaan mereka dari dalam kantong plastik.


Kinara pun membiarkan itu dan ia membuka beberapa bungkus makanan ringan dan memasukkannya ke dalam toples yang sudah ia ambil dan ia juga sudah mengelapnya dengan tisu.


" Minumannya kamu taruh kulkas aja, Mas " ucap Kinara pada Satria yang membuang bekas kantong plastik.


" Iya Sayang " jawab Satria.


Satria segera masukkan minuman-minuman itu ke dalam kulkas seperti yang Kinara katakan. Sedangkan Kinara membuang bungkus-bungkus makanan ringan yang sudah ia pindahkan ke dalam toples. Kinara juga menyimpan makanan ringan yang lainnya ke dalam lemari untuk persediaan jika ia ingin memakan camilan.


Satria dan Kinara bekerja sama mengerjakan itu semua sehingga semua itu bisa selesai lebih cepat.


" Sudah selesai? " tanya Satria pada Kinara.


" Iya Mas " jawab Kinara.


" Kamu ke depan aja, aku mau masak buat makan siang " ucap Kinara karena hari sudah semakin siang.


Setelah itu Satria dan memilih untuk mengganti pakaian mereka terlebih dahulu. Baru setelah itu Satria pergi ke ruang keluarga untuk menonton televisi. Sedangkan Kinara segera pergi ke dapur untuk memasak makan malam.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia, Suamiku Seorang Bodyguard dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2