Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
179. Hujatan


__ADS_3

Tepat pada pukul satu dini hari, Satria dan Raka sudah berhasil menghapus semua gosip tentang perselingkuhan Kinara dan memberikan peringatan kepada admin dari akun-akun lambe turah itu. Satria juga sudah mendapatkan informasi siapa yang memberikan foto-foto itu dari salah satu admin lambe turah dan ternyata itu adalah pria yang sama seperti yang memeluk Kinara. Itu artinya kunci utama dari semuanya ada pria itu dan pada saat yang bersamaan, terlihat Andrew mengubunginya. Mereka memang sempat bertukar nomor telepon sebelum berpisah tadi.


" Halo " ucap Satria setelah menjawab panggilan telepon itu.


" Halo, Bang. Ada kabar baik, aku sudah menemukan pria dan sekarang dia ada di gudang pabrik milik keluargaku. Aku akan kirimkan alamatnya ke Abang dan Abang bisa ke sini besok pagi. Abang tenang aja, dia gak bakal kabur karena aku dan teman-teman bakal jagain dia " ucap Andrew dari ujung sana.


Mendengar itu, Satria merasa sangat lega karena satu per satu sudah ia dapatkan sehingga besok ia harus menyelesaikan semuanya hingga tuntas.


" Terima kasih banyak, Andrew. Besok Abang akan ke sana " ucap Satria pada Andrew.


" Sama-sama, Bang " jawab Andrew.


Setelah itu panggilan telepon Satria dan Andrew pun terputus.


" Siapa, Sat? " tanya Raka saat Satria sudah menyelesaikan panggilan teleponnya.


" Siswa Kinara di sekolah. Dia bantu gue buat cari laki-laki yang meluk Kinara sekaligus pemberi gosip ke admin lambe turah, dia juga saksi mata dari kejadian kemarin. Dia baru aja kasih tau kalau laki-laki itu udah berhasil ditemukan. Besok gue bakal ke sana dan selesaikan semua masalah ini. Gue gak mau ada masalah lagi menjelang hari pernikahan gue sama Kinara " jawab Satria dengan tangan yang mengepal.


Satria akan memberikan pelajaran pada pria itu dan memasukkannya ke dalam penjaga karena sudah menyebarkan berita tidak benar dan pencemaran nama baik dari calon istrinya.


" Gue ikut lo besok " ucap Raka yang ingin membantu Satria.


Satria pun menganggukkan kepalanya karena kemungkinan ia juga membutuhkan bantuan dari Raka.

__ADS_1


Setelah itu mereka pun pergi tidur dan beristirahat karena besok asa sesuatu yang besar yang harus mereka selesaikan.


***


Sementara itu, Kinara melihat semua komentar buruk dan hujatan yang tertuju padanya di media sosial. Awalnya Kinara tidak tahu ada sebanyak itu komentar buruk dan hujatan untuknya hingga ada sebuah akun yang menandai akun media sosialnya dan mengatakan jika Kinara adalah perempuan murahan dan tidak tahu untung karena selingkuh dari Satria yang sudah sangat sempurna.


Marah? Sakit hati? Jelas itu yang Kinara rasakan oleh Kinara, tapi Kinara tidak bisa melakukan apapun selain membiarkan mereka semua mengatakan apa. Ia tidak bisa melarang mereka semua untuk berhenti menghujatnya, yang terpenting orang terdekatnya tidak dan masih percaya kepadanya.


" Ya Allah, tolong kuatkan hati hamba untuk melewati semua ini dan semoga ini semua cepat berlalu " doa Kinara dalam hati.


Beberapa hari pernikahannya dengan Satria dan masalah yang cukup besar menghampiri mereka.


Ternyata tidak hanya di media sosial saja orang-orang menghujat dan memandang Kinara buruk karena gosip murahan itu. Pada pagi hari saat Kinara berbelanja sayur pada tukang sayur keliling, orang-orang melihat Kinara dengan sinis. Bahkan ada yang terang-terangan membicarakan Kinara dan menghujatnya.


" Gak nyangka ya. Kirain perempuan baik-baik dan berpendidikan, tapi sama aja kayak wanita malam yang mau sama semua laki-laki. Padahal calon suaminya sudah sempurna, masih aja selingkuh " ucap seorang ibu muda melirik Kinara.


Kinara pura-pura tidak mendengar itu dan menahan tangisnya. Bagaimana ia tidak ingin menangis dan sakit hati jika ada orang yang memberikan hujatan secara langsung kepadanya.


" Ini uangnya, Bang. Terima kasih " ucap Kinara membayar semua belanjaannya.


Setelah itu Kinara berjalan dengan cepat untuk segera kembali ke rumahnya. Ia tidak bisa menahan tangisnya lagi.


" Liat, Mbak. Emang gak tau malu ya Kinara " cibir salah satu ibu muda tadi yang masih bisa didengar oleh Kinara yang belum begitu jauh.

__ADS_1


Kinara ingin sekali berbalik dan membantah semua omongan mereka tetapi itu tidak akan menyelesaikan masalah dan ia malah akan lebih terlihat buruk di mata mereka.


" Assalamualaikum " ucap Kinara saat memasuki rumah.


Kinara meletakkan semua belanjaannya dan langsung berlari ke dalam kamarnya. Kinara naik ke atas tempat tidur dan memeluk sebuah bantal. Kinara menumpahkan segala rasa sesak di dadanya di sana.


" Sayang " panggil Mama Santi dan mengusap pundak Kinara yang gemetar karena menangis.


Mama Santi langsung menyusul Kinara saat melihatnya berlari ke kamar sambil menangis.


Kinara membalik tubuhnya dan langsung memeluk Mama Santi. Kinara menangis semakin keras dan tidak menahan suara tangisannya lagi. Hingga membuat Papa Lukman dan Alina menghampiri kamar Kinara karena mendengarnya menangis.


Mama Santi meminta mereka untuk tetap diam dan membiarkan Kinara untuk menumpahkan semua tangisnya.


" Ma, kenapa mereka selalu menghujat tanpa mencari tau kebenarannya? Ara gak pernah selingkuh, Ma " ucap Kinara setelah ia sedikit tenang.


" Tenanglah, Sayang. Kami semua percaya sama kamu dan Satria juga akan mengurus semuanya. Kamu gak perlu pikirkan semua omongan mereka, Sayang. Mereka itu tidak mengetahui apapun tentang kamu, yang terpenting orang-orang terdekat kamu selalu percaya sama kamu " ucap Mama Santi pada Kinara.


Kinara menganggukkan kepalanya karena yang dikatakan oleh Mama Santi itu benar. Tetapi tetap saja hatinya terasa sakit saat mendengar semua hujatan yang dilontarkan kepadanya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2