Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
162. Perkenalan dengan Siswa


__ADS_3

Sesampainya di depan ruang kelas, Lintang pergi menuju kelas lain setelah mengantarkan Kinara karena ia juga harus mengajar. Kinara pun masuk ke dalam ruang kelas itu setelah Lintang pergi. Semua siswa sudah berada di dalam ruang kelas semua dan Kinara tersenyum kepada mereka.


" Selamat pagi semuanya " sapa Kinara setelah ia sampai di meja guru.


" Pagi Bu " jawab mereka semua.


Kinara melihat ke seisi kelas dan melihat siswa yang akan ada dalam bimbingannya satu persatu. Ternyata tiga siswa yang sempat berbicara dengannya juga berada di dalam kelas itu.


" Walaupun tadi saya sudah memperkenalkan diri, tetapi saya tetap ingin memperkenalkan diri saya kembali kepada kalian semua. Nama saya Kinara Larasati, saya akan menjadi guru matematika sekaligus wali kelas untuk kalian. Maka dari itu saya mohon bantuannya dari kalian semua agar proses belajar mengajar kita berjalan dengan lancar sampai kalian menyelesaikan tingkatan sekolah ini " ucap Kinara pada mereka semua.


" Saya rasa cukup untuk saya memperkenalkan diri, apa ada yang ingin kalian tanyakan? " lanjut Kinara.


" Cantik banget, Bu. Sudah punya pasangan belum? Kalau belum mah, boleh kali sama saya " ucap salah satu siswa yang sudah bertemu dengannya.


Pertanyaan itu pun mendapatkan sorakan dari siswa-siswa yang lain.


" Saya rasa itu adalah hal yang pribadi dan saya tidak wajib untuk menjawabnya " jawab Kinara tersenyum.


Kinara tidak habis pikir dengan pertanyaan yang ditanyakan oleh siswanya itu. Tetapi Kinara tidak terlalu memikirkannya dan menganggapnya sebagai candaan saja.


" Saya rasa tidak ada yang akan kalian tanyakan lagi. Jadi, sekarang saya ingin kalian yang memperkenalkan diri kalian masing-masing agar saya juga bisa lebih mengenal kalian. Saya akan memanggil nama kalian satu persatu dan kalian maju ke depan memperkenalkan diri " ucap Kinara pada mereka semua.


Kinara mengambil sebuah buku absen yang berada di atas meja guru. Ia mulai memanggil siswanya satu persatu untuk memperkenalkan dirinya satu persatu.


" Andrew Garfield Ratajasa " panggil Kinara untuk maju ke depan.


Siswa yang memiliki nama itu pun berdiri dan ternyata pemilik nama itu adalah siswa yang sudah bertanya dua kali kepada dirinya saat di parkiran dan juga tadi di kelas.


" Maaf Bu, saya tidak bisa maju ke depan tanpa kedua teman saya " ucap Andrew menunjuk kedua temannya.


" Ya sudah, kalian bertiga maju ke depan sekarang dan perkenalkan diri kalian masing-masing " jawab Kinara.

__ADS_1


Ketiga siswa yang terlihat cukup nakal itu pun maju ke depan dan berdiri di samping Kinara.


" Mulai dari kamu " ucap Kinara menunjuk Andrew yang paling dekat dengannya.


Mereka pun mulai mengenalkan dirinya dan dimulai dengan Andrew seperti yang Kinara katakan.


" Nama saya Andrew Garfield Ratajasa, biasa dipanggil Andrew. Ngomongin tentang cita-cita, cita-cita saya berubah setelah lihat ibu " ucap Andrew memperkenalkan dirinya.


" Memangnya cita-cita kamu sekarang apa setelah melihat saya? " tanya Kinara pada Andrew.


" Menjadi calon suami ibu " jawab Andrew dengan senyum percaya diri.


Sorakan kembali terdengar di dalam kelas itu. Ada yang bersorak mendukung apa yang dilakukan Andrew dan ada juga yang bersorak sebal karena Andrew menggoda guru baru mereka.


Kinara hanya bisa tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya saja. Ia tidak habis pikir dengan anak SMA jaman sekarang yang sangat berbeda dengan dirinya walaupun hanya berjarak tiga tahun saja tetapi banyak sekali perubahannya.


" Jangan dengerin omongan Andrew, Bu. Dia tu cuma modus yang kayak gitu ke semua cewek " ucap seorang siswi yang sudah Kinara kenal bernama Jeni.


" Diem lo, Jamilah. Jangan ganggu bos kita lagi usaha " ucap temen Andrew yang belum Kinara ketahui namanya siapa.


Melihat itu Kinara pun dengan segera menghentikan itu semua sebelum terjadi keributan di kelas itu.


" Sudah, sudah. Andrew jangan buat keributan di kelas ya " ucap Kinara agar mereka tidak ribut lagi.


" Baik Bu " jawab Andrew.


Setelah itu Kinara meminta teman-teman Andrew untuk memperkenalkan diri mereka.


" Nama saya Ikbal Bramantyo, biasa dipakai Ibil. Cita-cita saya ingin menjadi orang sukses dan sultan seperti Raffi Ahmad " ucap Ibil memperkenalkan dirinya.


Kinara tertawa kecil saat mendengar nama panggilan dari muridnya itu karena memang terdengar sedikit lucu.

__ADS_1


" Bagus. Jika ingin itu semua tercapai maka belajar yang benar dan bekerja dengan keras " ucap Kinara pada Ibil.


" Baik Bu " jawab Ibil.


Kemudian Kinara meminta satu orang lagi yang berada di depan untuk memperkenalkan dirinya. Sepertinya siswanya yang ini sedikit lebih waras ketimbang kedua teman yang lain karena dari tadi hanya diam dan memasang wajah datar.


" Nama saya Brandon Calvin Dharmendra, biasa dipanggil Calvin. Saya tidak memiliki cita-cita " ucap Calvin memperkenalkan dirinya dengan wajah datar tanpa ekspresi.


" Baiklah, sekarang kalian boleh duduk kembali " ucap Kinara pada ketiga siswanya itu.


Tiga siswa itu pun beranjak Pergi ke tempat duduk mereka masing-masing.


Kinara melanjutkan sesi perkenalan yang belum selesai karena Andrew dan teman-temannya memakan waktu cukup lama.


" Terima kasih untuk kalian semua yang telah memperkenalkan diri kalian masing-masing. Mungkin di hari pertama ini kita tidak belajar serius dulu dan kita akan belajar pada pertemuan selanjutnya. Saya hanya akan menyampaikan beberapa materi yang akan kalian pelajari di kelas dua belas ini " ucap Kinara setelah sesi perkenalan selesai.


Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Kinara, hari itu mereka tidak belajar serius. Kinara hanya menyampaikan beberapa materi yang akan ia ajarkan di kelas itu dan mengobrol dengan para siswa untuk mengakrabkan diri selagi waktu pembelajaran belum selesai pagi itu.


" Baiklah, saya rasa cukup untuk hari ini. Saya permisi, selamat pagi " ucap Kinara setelah lonceng pergantian jam pelajaran berbunyi.


" Pagi Bu " jawab mereka semua.


Setelah itu Kinara segera keluar dari kelas itu. Kinara merasa kelas pertamanya ini cukup menyenangkan walaupun ada beberapa siswanya yang sedikit aneh tetapi itu lucu di mata Kinara.


" Dasar anak-anak sekarang, beda banget sama jaman aku SMA dulu " ucap Kinara mengingat kelakuan beberapa siswanya.


Kinara berjalan menuju ruang guru dan istirahat sebelum ia harus mengajar di kelas berikutnya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2