
Setelah selama satu minggu dirawat di rumah sakit, kini Kinara sudah berada di rumah dan baru pulang kemarin. Kinara berada di rumah bersama dengan Mbok Iyem karena Satria sedang bekerja.
Kinara sedang menunggu Satria pulang bekerja di teras karena suaminya itu tidak mendapatkan tugas jaga malam hari ini.
" Itu Mas Satria " ucap Kinara tersenyum senang saat melihat sang suami yang melewati gerbang rumah dengan mengendarai motor.
Kinara segera berdiri dari duduknya untuk menyambut suaminya itu.
Sedangkan Satria segera turun dari motornya dan melepaskan helm di kepalanya lalu menghampiri Kinara yang sudah menunggu kepulangannya sore itu.
" Assalamualaikum " ucap Satria memasukkan teras rumah.
" Walaikumsalam " jawab Kinara dengan senyum manisnya.
Kinara memang sudah sangat menunggu Satria pulang bekerja karena semenjak dinyatakan hamil, ia tidak ingin jauh dari sang suami. Ia harus sadar dan mengerti jika suaminya itu bukan hanya miliknya seorang, tapi juga milik negara dan masyarakat.
Kinara meraih tangan Satria lalu menciumnya dan Satria juga memberikan kecupan di seluruh wajah sang istri.
" Gimana hari ini? Makan tepat waktu dan vitaminnya diminum, kan? " tanya Satria merangkul tubuh sang istri.
" Iya Mas. Kamu gak perlu khawatir karena aku makan tepat waktu dan juga minum vitamin " jawab Kinara tersenyum.
" Kamu gimana? Sempat mual di kantor? " tanya Kinara pada Satria.
Satria memang mual-mual dan muntah tadi, bahkan ketika ia harus berangkat untuk apel pagi tadi.
" Enggak kok, Sayang. Saat sampai kantor tadi aku sudah gak mual lagi " jawab Satria karena saat hari beranjak siang, Satria tidak mengalami mual lagi.
Ting ting ting.
Perhatian Satria dan Kinara beralih pada sebuah gerobak bakso yang memasuki area rumah mereka. Kinara mengerutkan keningnya karena tiba-tiba ada tukang bakso di kompleks perumahan mereka, biasanya tidak ada.
" Kenapa ada tukang bakso? Terus masuk halaman rumah kita? " ucap Kinara heran.
" Aku yang panggil tukang bakso itu, Sayang. Aku lagi pengen banget makan bakso gerobak gitu, tapi aku maunya makan bareng kamu. Jadi aku panggil aja biar ke rumah, kebetulan ketemu di depan komplek " ucap Satria yang memang memanggil tukang bakso itu.
Saat perjalanan pulang tadi, Satria tiba-tiba ingin memakan bakso gerobak. Karena tidak ingin hanya memakannya sendiri, akhirnya Satria memanggil tukang bakso itu ke rumah mereka. Lagipula ia belum bisa mengajak istrinya untuk pergi keluar karena Kinara masih butuh banyak istirahat.
__ADS_1
" Permisi, Mas, Mbak " ucap tukang bakso itu pada Satria dan Kinara.
" Iya Mang " jawab Satria.
Kinara hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum untuk menghormati tukang bakso itu.
" Mang, tolong buatkan dua mangkuk bakso ya. Yang satu lengkap dan yang satunya jangan pakai saos atau kecap untuk istri saya " ucap Satria pada tukang bakso itu.
" Siap, Mas " jawab tukang bakso itu.
Tukang bakso itu pun segera membuatkan dua mangkuk bakso yang dipesan oleh Satria.
" Sayang, aku mandi sebentar ya. Kamu di sini aja dan tunggu Mamang itu buat baksonya " ucap Satria ingin membersihkan tubuhnya.
" Tapi aku mau siapkan baju ganti buat kamu, Mas " ucap Kinara pada Satria.
" Gak usah, Sayang. Aku bisa ambil sendiri dan aku gak mau kamu kecapekan karena naik turun tangga " larang Satria yang tidak ingin sang istri kelelahan.
" Ya udah " jawab Kinara menurut.
" Silahkan, Mbak " ucap tukang bakso itu meletakkan dua mangkuk bakso di atas meja.
" Terima kasih, Mang " jawab Kinara tersenyum.
Walaupun sudah sangat ingin mencicipinya, tetapi Kinara menunggu Satria agar mereka bisa makan bersama. Kinara juga memanggil Mbok Iyem dan satpam rumah mereka yang bernama Pak Diman dan menyuruh mereka untuk memesan bakso itu juga.
Lima belas menit kemudian, Satria keluar dengan celana pendek dan kaos ditubuhnya serta rambut yang masih basah.
" Kok kamu belum makan, Sayang? " tanya Satria lalu duduk di samping Kinara.
" Aku nunggu kamu, Mas. Aku mau kita makan bareng-bareng " jawab Kinara tersenyum.
Satria tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
" Tuan, Nyonya, terima kasih. Saya akan memakannya di dalam saja " ucap Mbok Iyem dengan membawa semangkuk bakso.
" Saya juga, saya permisi kembali ke pos. Terima kasih banyak, Tuan, Nyonya " sambung Pak Diman pada Satria dan Kinara.
__ADS_1
" Iya, Pak, Mbok " jawab Satria.
Setelah itu Pak Diman dan Mbok Iyem pun pergi meninggalkan Satria dan Kinara.
Satria dan Kinara pun segera memakan bakso itu sebelum semakin dingin. Walaupun terasa sedikit kurang enak karena tidak memakai sambal, tapi Kinara tetap memakannya. Ia juga harus mengingat kondisinya yang belum bisa memakan sembarangan.
" Mang, satu lagi ya " ucap Satria yang sudah menghabiskan satu mangkuk bakso.
" Kamu ngidam ya, Mas? Gak biasanya kamu nambah kalau makan bakso " ucap Kinara merasa heran.
Satria adalah penyuka makanan manis seperti coklat dan ia tidak terlalu menyukai bakso, tetapi kali ini ia tidak cukup dengan satu mangkuk.
" Sepertinya aku memang ngidam, Sayang. Soalnya tiba-tiba banget aku pengen bakso yang biasanya aku gak terlalu suka " jawab Satria berpikir hal itu juga.
" Biasanya suami itu dibikin repot karena nyariin ngidamnya istri, tapi ini malah kamu yang ngidam " ucap Kinara tertawa kecil karena baru kali ini ia melihat seorang pria mengalami gejala ibu hamil dan ngidam.
" Ini karena cinta aku yang begitu besar sama kamu, Sayang. Mungkin suami-suami lain kurang besar kali cintanya " jawab Satria.
Kinara pun mengangguk-anggukkan kepalanya. " Bisa jadi sih " ucap Kinara.
" Emang kamu gak ngerasain ngidam? Kamu gak pengen apa-apa? " tanya Satria pada Kinara.
" Enggak, Mas. Aku belum pengen apa-apa " jawab Kinara karena ia belum menginginkan apapun semenjak hamil.
" Nanti kalau kamu pengen sesuatu, langsung bilang sama aku ya. Aku pasti bakal turutin semua yang kamu dan anak kita pengen " ucap Satria ingin memenuhi semua keinginan sang istri.
" Iya Mas, kalau aku pengen sesuatu pasti bilang " jawab Kinara tersenyum.
Setelah itu Satria kembali memakan bakso di mangkuk keduanya dan juga Kinara menghabiskan bakso di mangkuknya.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya saya di akun ini " Menikahi Ayah Nadia, Suamiku Seorang Bodyguard dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘
Tolong follow ig saya @tyaningrum_05 dan akun NT saya Gadis Taurus ya 😘
__ADS_1