
Keesokkan harinya, Kinara juga pergi untuk mengajar seperti kemarin karena ia masih memiliki jadwal mengajar di hari itu. Kinara melewati seharian itu dengan lancar dan tidak ada sesuatu yang membuatnya kesulitan. Kinara juga sangat menyukai pekerjaannya sekarang karena memang sudah menjadi cita-cita dari dahulu untuk menjadi seorang guru.
Hari ini Kinara tidak memiliki jadwal mengajar di kelas Andrew, membuat Andrew bolos dari mata pelajaran dan mencari keberadaan Kinara. Jeni yang melihat Andrew dengan kedua temannya akan keluar dari kelas langsung menghadang mereka.
" Mau kemana lo? Tugas lo udah kelar belum? " tanya Jeni pada Andrew dan teman-temannya.
" Mau cari Ayang " jawab Andrew santai.
Jeni memutar matanya malas karena jawaban Andrew.
" Tugas lo udah selesai belum? Lo gak boleh keluar kalau tugas lo belum selesai " ucap Jeni pada Andrew.
" Belum, males gue " jawab Andrew.
" Minggir deh lo, gue mau keluar " ucap Andrew mendorong pelan bahu Jeni agar tidak menghalangi jalannya.
" Dadah Jeni. Kerjain tugas kita ya " ucap Ibil melambaikan tangannya pada Jeni.
" Ogah banget " jawab Jeni kesal.
Jeni sudah sangat jengkel melihat kelakuan mereka bertiga yang sangat susah diatur.
***
Sementara itu, Kinara yang baru selesai mengajar di kelas lain melihat Andrew dan kedua temannya berada di luar kelas padahal jam istirahat belum tiba.
" Kenapa mereka di luar? Apa mereka bolos dari pelajaran? " gumam Kinara melihat ketiga siswanya itu.
Tiba-tiba ada seseorang yang datang dari arah belakang dan bertanya pada Kinara.
" Kenapa, Bu? " tanya orang itu yang tidak lain adalah Lintang.
Lintang juga baru selesai mengajar dari kelas yang berada di sebelah kelas yang tadi dimasuki oleh Kinara dan melihat Kinara berdiri sendirian di sana.
__ADS_1
" Eh, Pak Lintang " ucap Kinara yang cukup terkejut dengan kedatangan Lintang yang tiba-tiba.
" Bu Kinara ngapain diam di sini? " tanya Lintang karena belum mendapatkan jawaban dari Kinara.
" Enggak ngapa-ngapain, Pak. Tadi saya baru selesai ngajar dan liat Andrew dan teman-temannya di sana. Sepertinya mereka bolos dari jam pelajaran " jawab Kinara menunjuk Andrew dan teman-temannya yang berjalan menjauh.
Lintang pun melihat ke arah yang ditunjuk oleh Kinara. " Anak-anak nakal itu memang sudah biasa seperti itu, Bu. Kami para guru sudah menyerah menghadapi mereka, biasanya cuma guru BK dan kepala sekolah yang bisa menangani mereka " ucap Lintang karena memang Andrew dan teman-temannya cukup nakal di sekolah.
Kinara pun mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti. Ia memang sudah menduga itu sebelumnya dan sekarang ia harus melakukan sesuatu untuk merubah mereka karena mereka adalah tanggung jawabnya sekarang.
" Aku harus bisa merubah mereka. Kalau mereka terus begini, kelas dalam bimbinganku juga yang akan buruk dan bisa saja siswa yang lain akan mengikuti mereka " ucap Kinara dalam hati.
Setelah itu Kinara pun segera pamit pada Lintang dan ia ingin mengikuti kemana perginya Andrew dan teman-temannya. Lagipula ia akan ada jadwal mengajar lagi setelah jam istirahat nanti.
" Kalau begitu saya duluan ya, Pak " pamit Kinara pada Lintang.
" Silahkan, Bu " jawab Lintang.
Kinara segera pergi meninggalkan Lintang dan mengikuti Andrew dan teman-temannya yang ternyata pergi ke rooftop. Kinara bisa melihat di sana ada beberapa kursi dan meja, sepertinya itu adalah tempat untuk mereka membolos jam pelajaran.
" Seger banget dah di sini " ucap Andrew mendudukkan tubuhnya di kursi yang ada di sana.
" Iya, daripada di kelas pusing " sambung Ibil yang duduk di samping Andrew.
Sedangkan Calvin duduk di kursi yang cukup jauh dari kedua temannya dan memainkan ponselnya.
Andrew mengeluarkan sebungkus rokok dari kantong seragamnya dan menyalakan satu batang. Andrew menghisap rokok itu lalu membuang asapnya lewat mulut. Itulah yang mereka lakukan saat bolos jam pelajaran, hanya duduk-duduk dan merokok di rooftop.
Kinara yang memperhatikan mereka dari pintu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia pun segera menghampiri ketiga siswanya yang sedang bolos itu.
" Apa yang kalian lakukan di sini? " tanya Kinara tiba-tiba yang tentu mengagetkan mereka bertiga.
Andrew langsung berdiri dan menoleh pada Kinara. Ia langsung mematikan rokoknya saat tahu jika orang yang memergoki mereka adalah Kinara.
__ADS_1
" Eh, Bu Kinara cantik. Ngapain ke sini, Bu? Nyariin saya ya? Kangen ya? " ucap Andrew yang bukannya takut malah menggoda Kinara.
Ini bukan pertama kali mereka bertiga kepergok oleh guru jadi ini bukanlah hal yang harus mereka takuti lagi. Mereka juga sudah cukup sering dihukum karena kelakuan mereka tersebut tetapi tidak membuat mereka jera.
Kinara tidak memperdulikan godaan dari Andrew dan menatap tajam mereka.
" Kenapa kalian bolos jam pelajaran dan malah merokok di sini? " tanya Kinara pada mereka bertiga.
" Saya bosan, Bu. Lagian di kelas gak seru karena gak ada Ibu " jawab Andrew tersenyum tanpa merasa sedikit bersalah sedikit pun.
Kinara menatap Ibil dan Calvin untuk mendengarkan alasan dari mereka berdua.
" Kalau kita berdua ngikut Andrew aja, Bu " ucap Ibil, sedangkan Calvin hanya diam.
" Sekarang kalian kembali ke kelas atau kalian tidak saya izinkan mengikuti kelas saya lagi. Kalian tidak akan mendapatkan nilai dari saya dan otomatis kalian tidak akan lulus " ucap Kinara pada mereka bertiga.
Mengancam mereka dengan melaporkan kepada guru BK atau kepala sekolah sepertinya tidak akan membuat mereka takut karena seperti biasa mereka akan bolos dan melanggar aturan lagi.
" Lah kok gitu sih, Bu " ucap Andrew yang tidak ingin sampai Kinara tidak mengizinkan mereka masuk ke dalam kelasnya.
Semua rencananya untuk membuat Kinara jatuh dalam pesonanya akan gagal jika itu terjadi.
" Jika masih tetap ingin mengikuti kelas saya maka kalian masuk kelas sekarang dan jangan pernah bolos sekolah lagi. Jangan merokok di sekolah lagi dan melanggar peraturan, saya yang bertanggung jawab atas kalian sekarang karena saya wali kelas kalian. Jika kalian terus berulah seperti ini maka saya yang akan di cap buruk karena tidak bisa membimbing kalian. Ini semua juga demi kebaikan kalian, kalian mengerti? " ucap Kinara pada mereka.
" Mengerti, Bu " jawab mereka bertiga.
Setelah itu, Andrew serta Ibil dan Calvin pun segera pergi ke kelas mereka setelah Kinara menyita rokok yang ada pada mereka. Kinara mengikuti mereka dan memastikan jika mereka memang benar-benar masih kelas kembali, baru setelah itu ia pergi ke ruang guru untuk beristirahat sebentar.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘