Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
141. Membalas Rena


__ADS_3

Kinara berjalan menuju parkiran bersama dengan Jeki karena semua mata kuliah mereka hari ini sudah selesai semua. Sedangkan Raka dan Elsa yang berbeda jurusan dengan mereka masih berada di dalam kelas sehingga Kinara dan Jeki memutuskan untuk pulang lebih dulu.


" Tumben lo bawa motor " ucap Kinara pada Jeki saat mereka sudah sampai di parkiran motor.


Jeki yang merupakan anak orang kaya keturunan Arab tentu biasanya selalu menggunakan mobil mahalnya dan baru kali ini Kinara melihat Jeki menggunakan motor ke kampus.


" Ban mobil gue bocor dan gue liat motor satpam di rumah gue. Ya udah deh gue pinjem aja " jawab Jeki.


" Bukannya mobil lo banyak ya " ucap Kinara.


" Iya sih tapi gue pengen aja bawa motor " jawab Jeki.


Kinara pun menganggukkan kepalanya dan tidak bertanya lagi.


Kinara mengambil helm miliknya dan ingin memakainya tapi tiba-tiba ada seorang yang menarik pundaknya dengan kencang membuat tubuh Kinara terhuyung. Untung saja ada Jeki yang menahannya sehingga ia tidak terjatuh.


" Heh, apa-apaan sih lo " ucap Jeki kesal pada orang yang membuat Kinara hampir terjatuh.


" Diem, gue gak ada urusan sama lo " ucap orang itu menunjuk Jeki.


Kinara yang baru bisa menyeimbangkan tubuhnya pun melihat siapa orang yang sudah menariknya hingga hampir terjatuh dan ia sangat terkejut saat tahu jika orang itu adalah Rena, kekasih Fajar atau lebih tepatnya mantan kekasih seperti yang Fajar katakan.


" Rena " gumam Kinara pelan tapi masih bisa di dengar oleh Jeki.


" Lo kenal sama ni cewek bar-bar? " tanya Jeki pada Kinara karena mendengar Kinara menyebut nama Rena.


Kinara pun menganggukkan kepalanya. " Dia mantannya Fajar " jawab Kinara.


Mendengar itu Jeki semakin tidak suka karena dari cerita yang ia dengar dari Raka dan Elsa jika Fajar dan Rena itu sangat menyebalkan dan membuat hidup Kinara tidak tenang.


" Heh Kinara, sudah gue peringatin dari dulu ya lo itu jangan deketin cowok gue. Dasar cewek penggoda. Penampilan lo aja yang berubah jadi alim tapi kelakuan lo suka goda cowok orang " ucap Rena menarik tangan Kinara hingga Kinara merasa kesakitan.

__ADS_1


" Sstt " desis Kinara merasakan sakit di pergelangan tangannya.


Jeki yang melihat itu tidak tinggal diam, ia melepaskan tangan Rena dari Kinara.


" Lo gak papa, Ra? " tanya Jeki pada Kinara yang masih terlihat kesakitan.


" Gue gak papa " jawab Kinara menahan rasa sakit di pergelangan tangannya yang terlihat merah.


Jeki menjadi emosi melihat perbuatan Rena pada sahabatnya dan tentu saja ia tidak terima.


" Heh, lo cewek bar-bar Mak Lampir. Jangan macem-macem ya lo sama bestie gue " ucap Jeki pada Rena dengan tatapan tajam.


" Gue gak ada urusan sama lo ya. Urusan gue sama cewek penggoda cowok orang itu dan gue harus kasih dia pelajaran " ucap Rena menunjuk Kinara dengan suara yang keras.


Kinara merasa jika Rena lebih bahaya dari sebelumnya karena sekarang sudah berani untuk menyakiti dirinya.


Untung saja area parkiran itu sedang sepi dan hanya satu dua orang saja yang melintas di sana, jika tidak maka mereka akan menjadi pusat perhatian.


" Akh, lepasin rambut gue, sialan " teriak Rena saat merasakan rambutnya akan tercabut semua karena jambakan Jeki.


" Jangan harap kalau lo masih mau macem-macem sama bestie gue " jawab Jeki masih tidak ingin melepaskan tangannya dari rambut Rena.


Jeki ingin membalaskan perlakuan Rena pada Kinara karena Kinara yang lembut tidak mungkin membalasnya.


Kinara yang melihat itu tentu saja sangat panik apalagi ia melihat Rena yang sudah kesakitan seperti itu.


" Jek, lepasin. Kasian dia " ucap Kinara pada Jeki agar melepaskan jambakannya.


" Biarin aja, Ra. Biar Mak Lampir ini rasain karena sudah sakitin lo. Biar dia gundul sekalian karena rambutnya gue tarik " jawab Jeki belum puas membalas Rena.


Rena yang mendengar itu pun menjadi ketakutan dan berusaha untuk melepaskan diri dari Jeki tapi sayang tenaganya tidak bisa mengalahkan Jeki. Semakin ia melawan maka kepalanya terasa semakin sakit.

__ADS_1


" Please lepasin, Jek. Lagian juga gue gak papa " ucap Kinara yang kasihan melihat Rena.


Jeki menarik napasnya panjang lalu menghembuskannya perlahan untuk mengurangi emosinya. Jeki pun melepaskan tangannya dari rambut Rena demi Kinara.


Kinara pun bernapas lega karena Jeki sudah melepaskan tangannya dari rambut Rena.


" Awas lo, cowok banci sialan " maki Rena pada Jeki dengan tatapan kebencian.


" Apa lo, gue jambak lagi sampai kepala lo putus baru tau rasa " ucap Jeki yang sama sekali tidak takut pada Rena.


Kinara yang tidak ingin terjadi hal buruk lain lagi pun segera mengusir Rena untuk pergi.


" Rena mending lo sekarang pergi. Dan lo juga harus tau kalau gue gak pernah goda Fajar sedikit pun. Dulu waktu gue masih suka sama Fajar aja gak ada niat sedikit pun buat goda Fajar apalagi sekarang gue gak anggep dia apa-apa. Buat ketemu atau liat muka Fajar aja gue udah gak sudi sekarang. Jadi mending lo gak usah gangguin gue lagi deh dan urus aja Fajar kalau lo masih mau sama dia " ucap Kinara pada Rena.


" Dan kalau lo masih terus gangguin gue, gue bakal laporin lo kepolisian dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan dan penyerangan " ancam Kinara agar Rena tidak mengganggunya lagi.


Dengan penampilan yang berantakan, Rena pun pergi meninggalkan Kinara dan Jeki karena ia tidak mungkin bisa menang lagi melawan mereka. Terlebih lagi ia merasa takut dengan ancaman dari Kinara.


Kinara merasa sangat lega saat Rena benar-benar pergi dari sana dan ia berharap tidak harus berhadapan dengan orang-orang seperti Fajar ataupun Rena lagi.


" Mending kita ke klinik atau rumah sakit buat obatin tangan lo " ucap Jeki yang khawatir dengan tangan Kinara yang merah.


" Gak usahlah, Jek. Ini dikompres aja sama es pasti sembuh kok " tolak Kinara karena menurutnya hanya merah sedikit dan tidak perlu pergi ke klinik atau rumah sakit.


Setelah itu mereka pun memutuskan untuk langsung pulang dengan Jeki yang akan mengantar Kinara terlebih dahulu. Kinara sudah menolaknya karena ia masih bisa sendiri tapi Jeki tetap memaksanya karena ia takut terjadi hal seperti itu lagi pada Kinara.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2