Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
39. Kejadian Sebenarnya


__ADS_3

Satria mengusap wajahnya kasar. Ia benar-benar bingung saat ini. Ia tidak menyangka Kinara akan melihat saat ia dan Alisa pada posisi itu. Niat baiknya untuk menolong Alisa malah menjadi salah paham diantara ia dan Kinara.


" Ini pasti rencana Alisa, dia mau merusak hubunganku sama Kinara " ucap Satria dengan sorot mata marah.


Flashback on.


Satria baru saja sampai dan memarkirkan motornya di depan sebuah kafe mewah. Tak lama Raka juga datang dan memarkirkan motornya tepat di sebelah Satria.


" Baru sampai juga lo? " tanya Raka setelah melepas helmnya.


" Iya " jawab Satria.


" Masuk aja yuk " ajak Raka.


Satria pun masuk ke kafe tersebut bersama Raka. Ia berpikir Kinara juga sudah sampai di sana. Ia berpikir Kinara datang bersama Elsa karena motor Elsa sudah terlihat di sana. Tapi saat ia baru saja memasuki kafe tersebut, ada seorang temannya yang menghampiri mereka.


" Satria, tolong " ucap Sisil yang juga teman sekelasnya.


" Tolong apa? " tanya Satria.


" Ada apa, Sil? " tanya Raka yang melihat wajah panik Sisil.


" Itu Alisa sakit, kayaknya mau pingsan deh. Sudah lemes banget soalnya. Kalian tolongin ya, gue bingung sendiri " jawab Sisil.


Satria dan Raka pun merasa kasihan dan simpati. Satria dan Raka pun mengikuti Sisil yang menunjukkan dimana Alisa berada. Sisil membuka sebuah ruangan dan terlihat di sana Alisa yang sedang bersandar di sofa. Mereka pun langsung mendekati Alisa.


" Gue keluar dulu ya, mau cari bantuan lagi " ucap Sisil.


" Ayo, Ka " ajak Sisil pada Raka.


" Gue disini aja. Nanti kalau Alisa kenapa-napa, Satria bingung sendirian " tolak Raka.


Sisil pun akhirnya pergi. Ia tidak akan memaksa Raka ikut dengannya tapi malah membuat mereka curiga. Sisil dibayar oleh Alisa untuk membantunya merusak hubungan Satria dan Kinara.


Setelah Sisil pergi, Satria duduk di sofa di sebelah Alisa. Sedangkan Raka berdiri tidak jauh dari mereka berdua


" Alisa, lo gak papa? " tanya Satria menepuk pipi Alisa.


Alisa pun membuka matanya. " Satria " ucap Alisa.


Kemudian Alisa mengangkat kepalanya dan menyadarkannya di dada Satria. Baru saja Satria akan menjauhkan Alisa tapi ia sudah mendengar suara Kinara di pintu dan terjadilah kesalahanpahaman itu.


Flashback off.


Satria akan pergi menyusul Kinara tapi dari belakang terdengar Raka memanggilnya.


" Satria " panggil Raka.

__ADS_1


Terlihat Raka berlari mendekati Satria.


" Gimana Kinara? " tanya Raka pada Satria.


" Kinara salah paham sama gue. Dia marah banget sekarang " jawab Satria frustasi.


" Terus Kinara sekarang mana? " tanya Raka saat tidak melihat Kinara.


" Kinara pergi. Ini gue mau susul dia " jawab Satria.


" Ya udah, lo cepet susul dia. Kalau lo butuh bantuan gue, hubungin aja " ucap Raka menepuk pundak Satria.


" Gue minta tolong lo cari cctv ruangan itu. Gue yakin banget ini tuh rencana yang buat Alisa biar hubungan gue sama Kinara rusak " ucap Satria pada Raka.


" Oke, lo tenang aja " jawab Raka.


Setelah itu Satria menaiki motornya dan pergi untuk menyusul Kinara. Ia menyusuri jalan tapi ia kehilangan jejak Kinara.


" Mungkin sekarang Ara sudah pulang ke rumah " ucap Satria di tengah perjalanan.


Satria pun langsung melajukan motornya ke rumah keluarga Kinara.


Sesampainya di sana Satria tidak melihat motor Kinara yang menandakan Kinara belum pulang ke rumah.


" Motornya gak ada, berarti Ara belum pulang " ucap Satria.


" Semuanya diblokir sama Ara. Gimana aku bisa hubungin dia sekarang " ucap Satria mengusap wajahnya.


Satria pun pergi dari sana dan mencoba mencari keberadaan Kinara. Hingga hampir pukul dua belas malam ia belum juga menemukan Kinara.


" Kamu kemana sih, Ra? Aku sudah cari kamu muter-muter " ucap Satria khawatir.


***


Sementara di tempat lain, Raka sudah berhasil mengambil rekaman cctv dari ruangan itu dan lebih bagusnya lagi ada rekaman sebelum kejadian itu dan disana Alisa dan Sisil sedang membicarakan rencana mereka.


" Lo liat aja ya, gue udah ada rekaman cctv bukti dari rencana lo. Lo tungguin aja pelajaran yang bakal lo dapet dari Satria " ucap Raka pada Alisa.


" Kasihin ke gue rekaman itu " ucap Alisa hendak merebut ponsel Raka yang terdapat rekaman cctv itu.


" Jangan harap " jawab Raka lalu pergi meninggalkan Alisa.


Elsa yang melihat Raka sedang ribut dengan Alisa pun langsung menghampiri Raka. Ia juga ingin menanyakan keberadaan Satria dan Kinara.


" Raka " panggil Elsa.


Raka pun langsung menghentikan langkahnya.

__ADS_1


" Satria mana? Terus lo liat Ara gak? Tadi dia bilang udah sampai " tanya Elsa pada Raka.


" Satria lagi nyusulin Kinara " jawab Raka.


Elsa pun mengerutkan keningnya. Ia bingung karena tadi Kinara bilang akan berangkat sendiri dan tidak bersama Satria tapi kenapa sekarang Satria menyusul Kinara.


" Emang Kinara kenapa? Dia baik-baik aja kan? " tanya Elsa tiba-tiba khawatir pada Kinara


Raka pun akhirnya menceritakan semuanya pada Elsa termasuk kesalahpahaman Satria dan Kinara serta rencana Alisa.


" Bener-bener resek banget tu ya si Mak Lampir " ucap Elsa kesal.


" Makanya itu, gue udah dapetin buktinya tinggal nunggu Satria aja " ucap Raka.


" Gue coba hubungin Kinara. Gue takut dia kenapa-napa " ucap Elsa.


Elsa mengambil ponselnya dari tas dan mencoba menghubungi Kinara tapi nomornya terus tidak aktif.


" Nomornya gak aktif " ucap Elsa.


" Nanti aja coba lo hubungi lagi. Lebih baik sekarang kita pulang " ucap Raka pada Elsa.


Elsa pun setuju untuk pulang dan akan menghubungi Kinara lagi nanti.


Satria masih berada di jalan. Ia akan menghubungi Elsa, siapa tahu gadis tahu keberadaan Kinara.


" Halo, Sat " ucap Elsa di ujung sana.


" Sa, lo tahu dimana Kinara sekarang? Gue udah nyari muter-muter tapi gak ketemu. Gue juga tadi udah ke rumahnya tapi motornya gak ada " tanya Satria.


" Lo tenang aja, Kinara udah di rumah kok. Tadi dia hubungi gue " jawab Elsa.


" Sebaiknya lo kasih waktu Kinara buat nenangin diri dulu deh. Nanti kalau dia udah tenang, lo bisa jelasin lagi sama dia. Kalau lo jelasin sekarang sama dia, dia gak bisa berpikir jernih. Dia ngerasa kecewa banget sama lo " ucap Elsa pada Satria.


" Iya Sa, thanks banget ya " jawab Kinara.


" Lo juga sebaiknya pulang sekarang, Sat " ucap Elsa.


" Iya Sa " jawab Satria.


Setelah itu sambungan telepon itu pun terputus. Satria memutuskan untuk pulang ke rumah terlebih dahulu dan memberikan Kinara waktu. Besok ia akan berusaha berbicara pada Kinara lagi.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2