Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
145. Kedatangan Rendi


__ADS_3

Kinara keluar dari ruang sidang dengan sebuah senyuman yang lebar dan para sahabatnya yang menunggunya di luar pun bisa menyimpulkan apa hasil dari sidang skripsi Kinara saat melihat itu.


" Gue lulus, guys. Gue bakal wisuda bulan depan " ucap Kinara memberikan kabar bahagia itu pada sahabat-sahabatnya.


" Selamat, Ra " ucap Elsa langsung memeluk Kinara dan Kinara pun membalasnya.


Sedangkan Raka dan Jeki juga merasa sangat senang mendengar Kinara lulus walaupun mereka sudah yakin Kinara pasti bisa lulus dengan baik.


" Selamat ya, Ra. Kita bangga sama lo " ucap Raka memberikan sebuah buket bunga pada Kinara.


Kinara tersenyum dan menerima buket bunga itu. " Makasih ya, Ka " jawab Kinara.


" Selamat bestie gue. Doain kita juga bisa cepet nyusul lo tahun depan " ucap Jeki juga memberikan selamat dan juga sebuah buket bunga yang ia bawa untuk Kinara.


" Makasih, Jeki " jawab Kinara tersenyum dan menerima buket bunga dari Jeki.


" Gue pasti doain kalian juga bisa lulus tahun depan " ucap Kinara pada mereka bertiga.


" Aamiin " ucap mereka bertiga.


Setelah itu Elsa memasangkan selempang dengan nama lengkap Kinara dan juga gelas yang baru saja Kinara raih sehingga di namanya bertambah menjadi Kinara Larasati, S.Pd.


" Sah jadi Bu guru sekarang " ucap Elsa setelah memasangkan selempang itu.


Kinara pun tersenyum bahagia saat cita-cita dari kecil sudah tercapai dengan tersematnya gelar itu di namanya.


" Sekarang mending kita foto-foto yuk " ucap Raka yang sudah membawa sebuah kamera.


Kinara pun berfoto bersama dengan sahabat-sahabatnya itu sembari menunggu keluarganya yang mengirimkan pesan jika sebentar lagi akan sampai. Tak lupa juga Kinara foto seorang diri.


" Keren-keren nih fotonya " ucap Elsa saat melihat hasil foto-foto mereka.


" Iya Sa, bagus banget " sambung Kinara setuju.


Tak lama kemudian, keluarga Kinara pun datang. Ternyata Rendi, sepupu Kinara dari Kalimantan pun datang bersama mereka. Kinara sangat terkejut karena keluarganya tidak memberitahu tentang kedatangan Rendi ke Jakarta.


" Selamat ya, Sayang. Papa sama Mama bangga sama kamu " ucap Papa Lukman lalu mengecup puncak kepala putrinya.

__ADS_1


" Makasih, Pa " jawab Kinara.


Kinara pun bergantian memeluk Mama Santi yang sudah meneteskan air matanya karena terharu.


" Selamat, Sayang. Sekarang kamu sudah bisa mencapai cita-cita kamu " ucap Mama Santi pada Kinara.


" Makasih, Ma. Ini semua juga berkat doa Mama dan yang lainnya " jawab Kinara yang akhirnya juga meneteskan air matanya.


Kinara sangat bersyukur dilahirkan di keluarga yang selalu mendukung apa yang ia lakukan selagi itu bukan hal salah dan dilarang.


" Selamat ya, Kak. Alina bangga sama Kakak " ucap Alina memberikan buket bunga yang dari tadi ia bawa.


" Makasih ya, Dek. Kamu harus bisa lebih dari Kakak nanti " jawab Kinara memeluk adiknya.


Alina pun menganggukkan kepalanya.


Kini Kinara beralih pada Rendi yang tersenyum kepadanya dan Kinara pun memukul lengan Rendi. Ia kesal karena Rendi tidak mengabari dirinya jika ia di Jakarta.


" Jahat banget sih kamu. Ke Jakarta tapi gak bilang sama aku " ucap Kinara kesal pada Rendi.


Rendi pun hanya tertawa sambil mengusap lengannya yang sedikit sakit akibat pukulan Kinara.


Kinara pun mengerucutkan bibirnya kesal tetapi ia juga senang Rendi ada di Jakarta sekarang.


" Sudah jangan cemberut gitu. Aku bawain cookies coklat buatan Mama " ucap Rendi agar Kinara tidak kesal lagi.


Dan benar saja, Kinara langsung tersenyum karena ia sudah sangat merindukan cookies buatan Tantenya itu.


" Awas kalau bohong " ucap Kinara karena ia sudah sangat ingin cookies coklat itu.


" Ya ampun, Ra. Ada tuh di rumah kamu cookiesnya " ucap Rendi agar Kinara percaya.


Kinara pun tersenyum.


" Sudah sini, gak kangen sama aku? " ucap Rendi merentangkan kedua tangannya.


Kinara pun langsung memeluk sepupunya satu-satunya yang sudah hampir satu tahun tidak bertemu. Kinara dan Rendi memang sangat dekat, selain karena Rendi adalah sepupu satu-satunya tapi karena mereka juga seumuran sehingga membuat mereka dekat.

__ADS_1


Setelah itu Kinara pun berfoto bersama keluarganya dibantu oleh Raka. Kebahagiaan Kinara terasa kurang lengkap dengan tidak adanya Satria di sana. Sejujurnya ia merasa sedih tapi ia tidak ingin memperlihatkannya ke semua orang.


***


Kinara mengajak keluarga serta sahabat-sahabatnya untuk makan siang di sebuah restoran untuk merayakan kelancaran sidang skripsinya dan lulusnya dirinya. Kinara juga ingin sekali mengajak keluarga Satria tetapi mereka sedang ada acara lain.


" Kalian bisa makan sepuasnya, gue yang bayar semuanya " ucap Kinara pada sahabat-sahabatnya.


" Wih, asik nih. Bisa makan banyak hari ini " ucap Raka senang.


" Jangan maruk ya. Makan secukupnya, jangan mentang-mentang dibayarin " ucap Elsa pada Raka.


" Biarin aja si. Yang bayar juga Kinara bukan lo " ucap Raka langsung memesan beberapa makanan untuk dirinya.


Elsa hanya menatap kesal Raka dan Kinara hanya menggeleng-gelengkan kepalanya karena mungkin saja kedua sahabatnya itu akan bertengkar.


" Sudah Sa, gak papa. Lagian aku juga memang mau bayarin kalian makan sepuasnya " ucap Kinara jangan sampai ada keributan antara Raka dan Elsa.


" Iya Ra " jawab Elsa.


Setelah itu mereka pun memesan makanan masing-masing dan makan bersama.


" Satria gimana? " tanya Rendi pelan agar tidak ada yang mendengarnya.


" Belum ada kabar sampai hari ini. Mungkin Satria belum ke kota " jawab Kinara karena memang hampir tidak bulan ini Satria tidak memberikan kabar.


" Aku yakin Satria sebentar lagi pasti kembali " ucap Rendi agar Kinara tidak sedih karena di hari bahagia seperti ini Satria tidak ada.


" Semoga aja " jawab Kinara sangat mengharapkan itu.


Kinara mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan lagi pada Satria. Walaupun tidak ada balasan tetapi Kinara tidak pernah bosan untuk mengirimkan pesan pada Satria.


" Mas, aku berhasil. Aku lulus dengan hasil yang sangat memuaskan. Jujur aja aku sedih banget kamu gak ada di sini tapi aku sadar kenapa begitu. Harapanku tetap sama Mas, aku harap kamu cepat kembali dan tepati janji kamu yang mau nikahin aku setelah aku lulus. Aku tunggu kamu, Mas " tulis Kinara dalam pesan itu.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2