
Hari telah berganti malam. Kinara serta mahasiswa baru yang lain sudah berkumpul di tepi pantai untuk melanjutkan acara keakraban. Mereka akan menyalakan api unggun di pinggir pantai dan akan saling bercengkrama.
Para laki-laki bertugas untuk menyusun kayu bakar lalu menyalakan api unggun itu. Sedangkan yang perempuan duduk di depan tenda sembari menunggu api unggun itu menyala.
" Selamat malam semuanya " ucap Riko membuka acara pada malam hari itu.
" Selamat malam, Kak " jawab mereka.
" Di malam yang cerah ini kita akan melanjutkan kegiatan keakraban antara mahasiswa baru dan para kakak tingkat agar lebih akrab. Nah, kami ingin setiap kelompok atau satu orang perwakilan kelompok menghibur kita semua malam ini entah itu dengan bernyanyi, dance, stand up comedi atau lain sebagainya. Ini wajib dari semua kelompok yang sudah Kakak bagi dan misalkan ada kelompok yang tidak menampilkan sesuatu maka kami akan memberikan hukuman " ucap Riko pada semua yang ada di sana khususnya mahasiswa baru.
" Kakak kasih waktu lima menit kalian untuk berdiskusi tentang apa yang akan kalian tampilkan setelah itu Kakak akan tunjuk kalian satu-satu. Silahkan kalian berdiskusi, terima kasih " lanjut Riko.
Setelah itu para kelompok mahasiswa baru pun mulai berdiskusi termasuk kelompok Kinara.
" Kita mau tampilin apa nih? " tanya salah seorang anggota kelompok Kinara.
" Kamu aja nyanyi sambil main gitar. Suara kamu kan bagus " usul Elsa menunjuk Kinara.
" Kok aku? " ucap Kinara.
" Ayolah Ra, lo mau ya. Lagian kita-kita gak punya bakat jadi cuma lo harapan kita biar gak dihukum " ucap salah satu anggota kelompok mereka.
" Mau aja Ra, emang kamu mau kita dihukum " tambah Elsa.
"Iya deh, aku mau " jawab Kinara akhirnya.
Wakti lima menit yang diberikan sudah habis dan mereka sudah harus siap menampilkan sesuatu.
" Waktu kalian sudah habis jadi sekarang Kakak mau tunjuk satu kelompok untuk menampilkan sesuatu " ucap Riko pada para mahasiswa baru.
Riko berdiskusi dengan panitia yang lain untuk menunjuk kelompok mana yang harus tampil lebih dulu.
" Oke, yang akan tampil pertama adalah kelompok dua belas " ucap Riko menunjuk kelompok dua belas yang merupakan kelompok Kinara.
Kinara pun terkejut dan grogi karena ditunjuk pertama dan akan tampil seorang diri.
" Ayo Ra, maju " ucap Elsa mendorong pelan tubuh Kinara.
" Semangat, Ra " ucap mereka memberikan semangat pada Kinara.
Kinara menarik napasnya panjang lalu menghembuskannya kembali. Ia maju ke depan lebih tepatnya di tengah-tengah karena mereka membentuk suatu lingkungan.
" Boleh pinjam gitar, Kak? " tanya Kinara pada Riko.
" Boleh " jawab Riko.
Riko pun meminta Gery untuk memberikan sebuah gitar akustik pada Kinara.
" Terima kasih, Kak " ucap Kinara pada Gery.
Gery pun menganggukkan kepalanya.
Kinara memasang gitar itu dan mencoba untuk memainkan lalu Kinara memperkenalkan dirinya pada mereka semua yang sebagian besar belum mengenal Kinara.
" Selamat malam, teman-teman. Perkenalkan nama saya Kinara Larasati. Semoga teman-teman semua bisa terhibur dengan apa yang saya tampilkan " ucap Kinara tersenyum memperkenalkan dirinya.
Kinara mulai memetik senar gitar itu dan memainkannya. Lagi berjudul Lama Di Rindu (LDR) milik Mario G Klau menjadi pilihan Kinara yang menggambarkan keadaannya dengan Satria sekarang yang sedang terpisah.
" Lama Di Rindu "
Ketika aku memikirkanmu
Memikirkan senyummu yang muncul di wajahmu itu
Menjadikan perasaan terbaikku
Yang seketika mampu hilangkan cemasku (meski kau jauh)
Kau membuatku tersenyum setiap hari (hanya cintamu)
Walaupun kau tiada di sini
Mataku ingin melihatmu, tanganku ingin menggenggammu
Tapi aku harus menunggu saat itu
Kita dijauhkan oleh jarak, dibahagiakan oleh kabar
Disakiti dengan kerinduan yang mendalam
__ADS_1
Hanya sebuah kepastian dan percaya yang kini
Menjadi pegangan untuk kita terus bersama
Kita habiskan waktu lewat layar yang bersuara
Tak sia-siakan waktu saat kita sempat bertemu
(Tapi) terasa begitu cepat waktu berlalu
(Saat bertemu, saat berjumpa)
(Saat kita sedang) melepaskan kerinduan
Kita dijauhkan oleh jarak, dibahagiakan oleh kabar
Disakiti dengan (kerinduan)
Kita dijauhkan oleh jarak, dibahagiakan oleh kabar
Disakiti dengan kerinduan yang mendalam
(Hanya sebuah kepastian dan percaya yang kini)
Menjadi pegangan untuk kita t'rus bersama, hu-uh
Menjadi pegangan untuk kita t'rus bersama
(Mario G Klau - Lama Di Rindu)
Suara Kinara yang merdu dan petikan gitar itu membuat yang ada di sana terpana. Riko bahkan tidak mengalihkan pandangannya dari Kinara.
Terdengar suara tepuk tangan dari mereka semua yang ada di sana saat Kinara sudah selesai bernyanyi.
" Terima kasih " ucap Kinara membungkukkan tubuhnya.
Kinara mengembalikan gitar itu pada Gery lalu kembali kepada kelompoknya.
" Gila, kamu keren banget Ra " puji Elsa saat Kinara sudah duduk disampingnya.
" Iya Ra. Suara lo juga bagus banget " tambah anggota kelompok yang lain.
Kinara hanya tersenyum mendengar ucapan teman-temannya.
" Masa kita aja yang menampilkan sesuatu, Kakak juga dong " ucap salah satu mahasiswa baru setelah semua kelompok sudah menampilkan sesuatu.
" Iya Kak. Gak adil dong " tambah Elsa.
Terdengar suara teriakan dari mahasiswa baru yang meminta para panitia untuk tampil.
" Tampil, tampil, tampil " teriak mereka.
" Oke, oke. Kakak juga akan menampilkan sesuatu untuk menghibur kalian semua " ucap Riko.
Riko mengambil gitar yang tadi dimainkan oleh Kinara lalu kembali lagi ke tengah-tengah mereka. Riko mulai memainkan gitar itu lalu menyanyikan sebuah lagi yang mewakili perasaannya saat ini.
Waktu pertama kali
Kulihat dirimu hadir
Rasa hati ini inginkan dirimu
Hati tenang mendengar
Suara indah menyapa geloranya hati ini tak ku sangka
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu
__ADS_1
Hari hari berganti
Kini cintapun hadir
Melihatmu memandangmu bagai bidadari
Lentik indah matamu
Manis senyum bibirmu
Hitam panjang rambutmu anggung terikat
Rasa ini tak tertahan
Hati ini slalu untukmu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cinta ku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Terimalah cintaku yang luar biasa tulus padamu
(Andmesh Kamaleng - Cinta Luas Biasa)
Mereka semua memberikan tepuk tangan setelah Riko menyelesaikan sebuah lagu yang dinyanyikannya.
" Aduh Kak Riko, selain ganteng ternyata suaranya juga bagus " ucap Elsa terpesona oleh Riko.
" Iya bener lo, Sa " tambah anggota kelompok yang lain.
Kinara hanya diam mendengarkan ucapan teman-temannya.
Karena hari sudah semakin malam para panitia pun membubarkan mereka untuk beristirahat.
" Karena hari sudah semakin malam, kita akhiri acara malam ini dan kita lanjut besok pagi bersiap pulang. Sekarang kalian masuk ke dalam tenda dan beristirahat " ucap Gery pada para mahasiswa baru.
" Baik Kak " jawab mereka.
Mereka semua pun langsung masuk ke dalam tenda kelompok masing-masing. Kinara yang akan masuk ke dalam tenda terhenti saat Riko memanggil namanya.
" Ada apa, Kak? " tanya Kinara pada Riko.
" Enggak, cuma mau ngecek aja " jawab Riko.
" Selamat malam dan selamat beristirahat ya Ra " ucap Riko.
" Malam juga, Kak " jawab Kinara.
Setelah itu Kinara masuk ke dalam tenda kelompoknya dan beristirahat bersama yang lain.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
__ADS_1
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘