
Saat sudah berada di kamarnya, Satria langsung membuka paper bag yang diberi Kinara. Ia melihat ada kemeja batik berlengan panjang. Ia juga juga menyukai motif yang ada pada batik tersebut.
" Bagus banget motifnya, aku bakal pakai besok ini " ucap Satria lalu meletakkan kemeja batik itu ke dalam lemari.
Saat hari kelulusan besok, angkatan Satria dan Kinara memang diwajibkan untuk menggunakan kain batik.
Setelah itu Satria pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajah serta tangan dan kakinya. Tak lupa juga ia menggosok giginya. Kebiasaan itu sudah ia lakukan sejak kecil sebelum pergi tidur.
***
Keesokkan paginya di rumah Kinara, Kinara sedang bersiap-siap di kamarnya. Ia sudah menggunakan kebaya modern yang dipadukan dengan rok batik yang ia beli kemarin. Kinara juga berharap Satria memakai kemeja batik yang ia berikan.
Kinara sedang memoleskan make up yang lebih tebal dari biasanya. Ia biasanya akan menggunakan make up natural tapi berbeda dengan hari ini. Setelah menyelesaikan make up nya, Kinara pun langsung menyanggul rambutnya yang cukup panjang itu. Tak lupa juga ia memberikan jepit rambut berbentuk daun pada rambutnya. Kinara memakai jam tangannya dan juga menyemprotkan parfum di seluruh tubuhnya. Ia juga menggunakan sepatu high heels untuk hari ini.
" Sudah semua " ucap Kinara tersenyum melihat pantulan dirinya di cermin meja rias.
Setelah memastikan penampilannya tidak kurang suatu apapun, Kinara mengambil tas kecil yang senada dengan warna sepatu high heels yang dikenakannya.
Kinara pun keluar dari kamarnya. Kinara menghampiri Papa Lukman dan Mama Santi yang sudah berada di ruang tamu. Mereka akan berangkat bersama menuju sekolah Kinara. Sedangkan Alina tidak bisa ikut karena ada acara di sekolahnya.
" Pa, Ma, ayo berangkat " ucap Kinara pada Papa Lukman dan Mama Santi.
Papa Lukman dan Mama Santi langsung menoleh ke arah Kinara yang terlihat sangat cantik hari ini.
" Wah, anak Mama cantik banget " puji Mama Santi saat melihat Kinara.
" Iya dong, kan anak Mama " jawab Kinara tersenyum.
" Eh, anak Papa juga " sambung Papa Lukman.
Mereka pun tertawa.
" Ayo kita berangkat. Nanti keburu acaranya dimulai " ucap Papa Lukman.
Mereka pergi ke sekolah Kinara dengan menggunakan taksi online yang sudah Papa Lukman pesan.
Sesampainya di sekolah, mereka turun dari taksi online itu dan langsung menuju ke aula tempat akan diadakannya acara.
Satria yang juga baru sampai di sekolah pun langsung menghampiri Kinara bersama kedua orang tuanya.
" Assalamualaikum " ucap Satria dan kedua orang tuanya.
" Walaikumsalam " jawab mereka.
Mereka pun saling bersalaman satu sama lain.
__ADS_1
Pandangan Satria tidak lepas dari Kinara dari tadi, begitu juga dengan Kinara. Ia sangat senang saat melihat Satria memakai kemeja batik yang diberikannya. Sehingga mereka terlihat seperti pasangan dengan batik couple itu.
" Ara, kamu cantik banget " puji Bunda Wulan.
" Makasih, Tante " ucap Kinara tersenyum.
" Sampai Satria gak bisa alihin pandangannya tuh dari kamu " ucap Ayah Arif sambil melirik Satria.
Satria yang mendengar itu pun gelagapan dan salah tinggal. Sedangkan wajah Kinara langsung memerah karena malu.
" Apaan sih, Yah " ucap Satria pada Ayah Arif.
Para orang tua pun tertawa melihat dua remaja itu yang sedang salah tingkah.
" Ra, kita samperin temen-temen yuk " ajak Satria.
Kinara pun menganggukkan kepalanya.
Jika tetap berada di sana, Ayah Arif akan terus menggodanya.
" Satria sama Kinara ke teman-teman yang lain dulu, Kalian langsung masuk aja, di sana sudah disiapkan tempat untuk orang tua " ucap Satria pada mereka.
Setelah mendapat izin untuk pergi, Satria dan Kinara pun langsung menghampiri teman-teman mereka. Satria menggandeng tangan Kinara setelah cukup jauh dari orang tua mereka.
" Biarin aja si, sekali-kali gandengan sama kamu " jawab Satria tersenyum.
Satria pun terus menggandeng tangan Kinara hingga sampai ke teman-teman mereka.
" Hai guys " sapa Satria masih menggandeng tangan Kinara.
" Hai " balas Raka dan Elsa.
" Wah, wah, tu tangan gandeng-gandengan aja " ucap Raka saat melihat tangan Satria dan Kinara yang masih bergandengan.
Kinara mencoba melepaskan gandengan tangan mereka tapi Satria malah mempererat genggamannya.
" Iri aja lo " ucap Satria pada Raka.
" Tunggu tunggu, baju kalian juga couple ya " ucap Elsa yang baru menyadarinya baju yang dipakai Satria dan Kinara.
" Dan kalian sudah baikan ya " lanjut Elsa.
" Iya dong " jawab Satria.
" Kalian sudah jadian ya? " tanya Raka pada Satria dan Kinara.
__ADS_1
" Wah Sa, kita ketinggalan sesuatu nih " lanjut Raka.
" Ra, kamu harus kasih penjelasan sama aku " ucap Elsa pada Kinara.
" Iya Sa, nanti aku cerita semuanya sama kamu " jawab Kinara.
Karena acara akan segera dimulai, mereka berempat pun masuk ke dalam aula dan duduk di kursi masing-masing. Satria sengaja duduk tepat di sebelah Kinara dengan Raka dan Elsa di samping mereka.
Kinara menjadi lulusan terbaik di angkatan mereka. Ia juga mendapatkan nilai ujian tertinggi. Sedangkan Satria berada di peringkat kedua di bawah Kinara. Raka dan Elsa masih masuk sepuluh besar karena mereka juga termasuk siswa yang pintar.
Kemudian Kinara maju ke ke depan untuk memberikan satu dua patah kata. Papa Lukman dan Mama Santi tidak bisa membendung air mata mereka. Mereka merasa sangat bangga pada Kinara.
Mereka berfoto dengan teman-teman satu angkatan mereka. Kinara juga banyak mengambil foto bersama Elsa serta Satria dan Raka. Satria juga sangat antusias saat berfoto berdua dengan Kinara.
" Selamat ya, Ra " ucap Satria setelah acara selesai.
" Iya Sat, selamat juga buat kamu " jawab Kinara tersenyum.
" Selamat ya bestie aku " ucap Elsa memeluk Kinara.
Kinara pun langsung membalas pelukan sahabatnya itu. " Makasih ya, Sa " jawab Kinara.
Setelah itu para orang tua pun menghampiri mereka. Kinara langsung memeluk kedua orang tuanya. Begitu juga dengan Satria. Sedangkan Raka dan Elsa sudah pergi menghampiri orang tuanya mereka masing-masing.
" Selamat ya buat kalian berdua " ucap Bunda Wulan setelah memeluk Satria dan Kinara.
" Makasih, Tante " ucap Kinara.
" Iya Sayang " jawab Bunda Wulan.
Mereka pun memutuskan untuk pulang, tapi Satria ingin membawa Kinara untuk pergi ke suatu tempat terlebih dahulu.
" Om, Tante, Satria mau izin ajak Kinara pergi sebentar " ucap Satria pada Papa Lukman dan Mama Santi.
" Pergilah, tapi jangan pulang terlalu sore ya " ucap Papa Lukman.
" Iya Om " jawab Satria.
Satria dan Kinara pun langsung pergi setelah menyalami orang tua mereka dan mengucapkan salam. Mereka pergi menggunakan taksi online karena tadi Satria berangkat bersama kedua orang tuanya.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1