
Satria dan keluarganya pamit pulang setelah makan siang bersama, begitu juga dengan Raka dan Elsa. Tapi Rere yang sudah nyaman dengan Kinara malah tidak mau pulang.
" Sayang, kita pulang dulu ya. Besok kita main lagi kesini " ucap Puspa pada anaknya yang tidak mau pulang.
" Gak mau, Ma. Rere mau main sama Ate Ara " jawab Rere memeluk Kinara.
" Rere Sayang, pulang dulu ya sama Mama Papa. Besok Ate ke rumah Rere setelah pulang sekolah " bujuk Kinara.
" Janji ya, Ate " ucap Rere mengulurkan jari kelingkingnya.
" Iya, Ate janji " jawab Kinara menautkan jarinya dengan Rere.
Akhirnya Rere pun mau untuk pulang setelah dibujuk oleh Kinara.
" Mama, fotoin Rere sama Ate ya " pinta Rere pada Puspa.
" Sama Om Satria juga " lanjut Rere.
" Oke, Mama fotoin " jawab Puspa.
Satria pun berdiri di samping Kinara yang sedang menggendong Rere. Satria merangkul Kinara dan Rere memeluk leher Kinara. Kinara terkejut saat tangan Satria berada di pundaknya.
" Ini tangannya " ucap Kinara pelan pada Satria.
" Biar keliatan kaya keluarga harmonis " jawab Satria tersenyum santai.
" Siap ya satu, dua, tiga " ucap Puspa.
Cekrek.
Satu foto Satria dan Kinara serta Rere pun berhasil diambil.
" Wah, udah cocok kalian. Kek keluarga bahagia " ucap melihat Satria dan Kinara serta Rere.
" Iya bener tuh " tambah Elsa.
" Sat, tangannya " ucap Kinara karena tangan Satria masih berada di pundaknya.
" Eh maaf Ra, lagian nyaman sih ni tangan disitu " jawab Satria menurunkan tangannya.
Setelah itu mereka pun benar-benar pamit untuk pulang.
" Kami pulang dulu ya, Man " ucap Ayah Arif pada Papa Lukman.
" Iya Mas. Terima kasih mas dan keluarga sudah mau datang dan mampir ke rumah " jawab Papa Lukman.
" Sini Rere sama Om Satria " ucap Satria mengambil Rere dari gendongan Kinara.
" Dadah Ate Ara. Sampai ketemu besok " ucap Rere melambaikan tangannya.
" Iya Sayang " jawab Kinara tersenyum juga melambaikan tangannya pada Rere.
Mereka pun memasuki mobil dan pergi meninggalkan rumah Kinara.
" Kita juga pamit pulang Om, Tante " ucap Raka.
" Kalian pulang bareng? " tanya Kinara pada Raka dan Elsa
" Iya, tadi kan aku berangkat bareng mama papa " jawab Elsa.
" Oh " ucap Kinara tersenyum menggoda Elsa.
__ADS_1
Elsa yang sadar itu pun langsung melototkan matanya ke Kinara.
" Terima kasih ya kalian udah bantuin sampai selesai. Sampai juga terima kasih ke orang tua kalian " ucap Mama Santi.
" Iya Tante, sama-sama " jawab Raka.
Raka dan Elsa pun menaiki motor Raka setelah menyalami Papa Lukman dan Mama Santi.
" Assalamualaikum " ucap Raka dan Elsa.
" Walaikumsalam " jawab mereka.
***
Keesokkan harinya, Kinara meminta Satria untuk mengantarkannya ke rumah Puspa dan Rendra untuk menemui Rere sesuai janjinya.
" Sat, nanti pulang sekolah anterin aku ke rumah Kak Puspa ya. Aku belum tau alamat mereka " ucap Kinara saat keluar dari kantin.
" Iya, nanti aku anterin " jawab Satria.
" Terus kita kerja kelompoknya kapan? " tanya Elsa.
" Gimana kalo besok aja pulang sekolah " usul Satria.
" Iya aku setuju " sambung Kinara.
" Oke deh setuju " ucap Elsa
" Ya udah besok ya. Tapi dimana? " tanya Satria.
" Di rumah Kinara aja. Di belakang kan ada rumah pohon tuh, enak banget kalo ngerjainnya disitu. Kan juga dekat dengan kebun jadi banyak tanaman yang bisa kita pakai " jawab Elsa.
" Setuju kok aku. Lama juga aku gak ke rumah pohon di belakang " jawab Kinara.
" Gue ikut dong " ucap Raka ingin ikut bersama mereka.
" Emang lo gak kelompok juga? " tanya Satria pada Raka.
" Males gue kelompok, apalagi sama mak lampir itu " jawab Raka dengan wajah masam.
" Gak boleh gitu Ka, kalian harus kerjain bareng-bareng lah " ucap Kinara.
" Iya deh, tapi kalo gue nyusul kalian boleh kan? " ucap Raka tetap ingin bersama ketiga sahabatnya itu.
" Enggak " jawab Elsa.
" Apa sih lo, gue tanya sama Kinara kok " ucap Raka kesal.
" Boleh kok Ka, dateng aja " jawab Kinara.
Kemudian mereka masuk kelas dan duduk di tempatnya masing-masing karena pelajaran selanjutnya akan segera dimulai.
***
Saat pulang sekolah, Satria dan Kinara ganti baju mereka dahulu sebelum pergi ke rumah Puspa dan Rendra, sedangkan bawahan mereka masih menggunakan seragam.
Satria dan Kinara pergi ke parkiran, mereka akan menggunakan motor Satria karena Kinara bersama Papa Lukman saat berangkat sekolah.
" Biar aku pasangin " ucap Satria mengambil helmnya dan hendak memasangkannya di kepala Kinara.
Tapi belum sempat ia memasangkan helm itu, Alisa datang menghampiri mereka.
__ADS_1
" Satria kamu bisa gak anterin aku pulang " ucap Alisa memegang tangan Satria.
Kinara hanya diam melihat Alisa yang memegang tangan Satria walau sebenarnya ia kesal.
Satria melepaskan tangan tangannya dari Alisa. " Sorry, tapi gue mau pergi sama Kinara " jawab Satria.
" Sama aku aja ya, ngapain sama cewek yang kegatelan itu. Dia tu lagi coba deketin kamu " ucap Alisa.
Kinara tertawa mendengar itu. " Gak salah kalo ngomong? Kita juga bisa liat disini siapa yang kegatelan " ucap Kinara pada Alisa.
" Ya elo yang kegatelan. Cowok orang digangguin, apalagi kalo bukan gatel namanya " ucap Alisa.
" Emang kamu punya orang, Sat? " tanya Kinara pada Satria.
" Enggak kok " jawab Satria.
" Tuh lo denger sendiri kan " ucap Kinara.
" Sat, tapi kan aku calon pacar kamu " ucap Alisa pada Satria.
" Calon pacar apaan, deket aja enggak. Jangan ngaku-ngaku deh " ucap Satria.
" Duh kasian " cibir Kinara.
" Awas ya lo " ucap Alisa kesal ingin menyerang Kinara.
Tapi Satria dengan cepat menghalanginya.
" Lo jangan macem-macem ya " ucap Satria menghempaskan tangan Alisa.
" Kenapa sih kamu belain dia? Dia tu cuma cewek gatel yang mau deketin kamu " ucap Alisa menunjuk Kinara.
" Yang gue liat malah lo disini yang gatel. Apalagi lo kasar yang tambah buat gue gak suka sama lo " jawab Satria.
" Sekarang kita pergi aja, Ra " ucap Satria memakaikan helm di kepala Kinara.
Kinara tersenyum mengejek kepada Alisa.
" Cewek gatel " ucap Kinara sebelum naik ke motor Satria.
Setelah itu Satria melajukan motornya meninggalkan sekolah.
" Gue bakal buat perhitungan sama Kinara dan Satria harus jadi milik gue " ucap Alisa emosi.
Bukannya bisa pulang bersama Satria tapi malah ia membuat Satria semakin tidak suka dengannya karena sikapnya yang kasar.
" Sebenernya aku kasian liat Alisa. Dia tu suka sama kamu Sat " ucap Kinara di tengah perjalanan.
" Tapi aku gak suka sama dia, Ra. Dia juga bilang kamu cewek gatel lah deketin aku. Padahal kan aku yang deketin kamu " jawab Satria.
" Tapi aku tau Sat perasaan dia gimana, orang yang dia suka malah sama cewek lain " ucap Kinara mengingat ia juga pernah merasakannya.
" Udahlah Ra, gak usah pikiran dia. Lagian dia itu kasar dan aku bener-bener gak suka itu " ucap Satria mengusap punggung tangan Kinara.
Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju rumah Puspa dan Rendra.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1