
Sementara itu, Satria yang baru selesai bekerja memang tidak mengecek ponselnya sama sekali karena kehabisan baterai. Tiba-tiba saja ia diberitahukan oleh salah satu rekannya jika ia dipanggil oleh Komandan Anton.
Tanpa menunggu lama, Satria pun langsung pergi ke ruangan kerja Komandan Anton karena sepertinya ada sesuatu yang penting karena Komandan Anton memintanya datang secepatnya.
" Selamat sore, Ndan " ucap Satria memberikan hormat pada Komandan Anton.
" Sore " balas Komandan Anton.
Komandan Anton pun meminta Satria untuk duduk di kursi yang ada di depan mejanya.
" Apa kamu sudah mengetahui tentang ini, Briptu Satria? " tanya Komandan Anton langsung ke intinya dan memperlihatkan sesuatu dari layar tabletnya.
Satria memang sudah naik pangkat sebagai menjadi Brigadir Polisi Satu (Briptu) karena pengabdian dan perjuangannya selama ini walaupun baru dua tahun masa kerja.
Mata Satria langsung melebar saat melihat sebuah berita serta foto yang tertera di layar tablet Komandan Anton. Satria tentu saja sangat terkejut ada berita seperti itu mengenai dirinya dan Kinara, tapi ia yakin jika Kinara tidak melakukan itu.
" Saya baru mengetahuinya dari Anda, Ndan. Tetapi saya yakin jika calon istri saya tidak melakukan hal itu " jawab Satria setelah bisa mengendalikan keterkejutannya.
" Saya akan percaya itu jika Briptu Satria yakin, tetapi tolong segera selesaikan masalah ini " ucap Komandan Anton pada Satria.
" Siap Ndan " jawab Satria.
Setelah itu Satria pun langsung pamit pada Komandan Anton dan ia akan pulang ke rumah untuk mencari tahu siapa dalang semua itu dari komputernya. Ia harus mengurus akun dari lambe turah itu. Tetapi tiba-tiba ia teringat saat Kinara mengatakan jika ada pria aneh yang memeluknya kemarin. Satria yakin ada seseorang yang sengaja melakukan ini dengan sengaja.
Karena itu, Satria memutuskan untuk pergi ke sekolah tempat Kinara mengajar untuk melihat cctv depan sekolah dan mencari tahu siapa pria itu. Pria itu adalah kunci utama dari semua gosip murahan ini.
Sebenarnya Satria sangat mengkhawatirkan keadaan Kinara yang pasti sangat sedih tapi ia harus menyelesaikan itu semua dengan cepat.
__ADS_1
***
Tidak jauh berbeda dengan Satria, Andrew juga sangat mengkhawatirkan keadaan Kinara setelah berita itu tersebar dan heboh di sekolah. Apalagi para siswi yang tidak menyukai Kinara terus membicarakannya.
" Gak nyangka ya, ternyata Bu Kinara yang sok baik itu ternyata tukang selingkuh " cibir salah satu siswi yang terdengar jelas di telinga Andrew.
Andrew yang sedang berjalan ingin pergi dari sekolah langsung menghentikan langkahnya dan melayangkan tatapan tajam pada siswi yang mencibir Kinara.
" Jaga mulut kalian dan lebih baik diam kalau gak tau apa-apa. Kalau kalian berani membicarakan Bu Kinara lagi, habis kalian " ucap Andrew memberikan peringatan pada siswi itu.
Setelah itu Andrew langsung pergi dengan diikuti oleh Ibil dan Calvin seperti biasanya. Ia harus mencari biang masalahnya yang tidak lain adalah pria yang memeluk Kinara kemarin dan membantu membersihkan nama Kinara.
Saat Andrew akan menaiki motornya, ia melihat Satria yang sedang berbicara dengan satpam sekolah. Andrew pun langsung menghampiri mereka.
" Ada apa, Bang? " tanya Andrew pada Satria.
Andrew pun membantu Satria dengan berbicara pada satpam sekolah untuk mengizinkan Satria untuk melihat rekaman cctv dan satpam itu langsung mengiyakan apalagi mengetahui jika Satria seorang polisi.
Mereka pun langsung pergi ke ruang cctv sekolah bersama satu orang guru yang tidak lain ada Lintang.
Di dalam rekaman cctv itu terlihat jelas jika Kinara yang sedang berdiri di depan gerbang sekolah dan tiba-tiba ada pria yang mendatangi Kinara dan memeluknya dengan paksa. Terlihat juga jika tidak lama setelah itu Andrew datang bersama kedua temannya dan memukul pria itu.
" Memang benar ini semua sudah direncanakan oleh seseorang " ucap Satria dalam hati melihat rekaman cctv itu.
" Pak, boleh saya minta rekaman cctv ini untuk barang bukti? " ucap Satria pada Lintang sebagai perwakilan dari sekolah.
" Tentu saja, Pak " jawab Lintang.
__ADS_1
Satpam sekolah segera memindahkan rekaman cctv itu ke ponsel milik Satria.
" Terima kasih banyak atas bantuannya " ucap Satria setelah keluar dari ruang cctv sekolah.
" Sama-sama, Pak " jawab Lintang.
Setelah itu Satria ingin segera pergi dari sekolah itu tapi Andrew mengejarnya.
" Ada apa? " tanya Satria menghentikan langkahnya karena panggilan Andrew.
" Biar aku yang cari siapa laki-laki itu dan aku akan segera memberitahukan Abang jika sudah menemukannya. Aku memilik banyak teman dari club motor yang terkenal di Jakarta dan kemungkinan besar akan mudah menemukannya. Abang bisa percaya aku dan lebih baik Abang urus akun-akun yang menyebarkan gosip murahan ini karena semakin lama akan semakin tersebar " jawab Andrew.
Satria terdiam dan berpikir sejenak. Apa yang dikatakan oleh Andrew memang benar karena ia tidak bisa menanganinya sekaligus. Akhirnya Satria pun mempercayakan pencarian pria itu pada Andrew.
" Baiklah, saya percaya padamu. Saya sangat butuh pertolongan kalian untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat " ucap Satria pada Andrew.
" Iya Bang. Abang tenang aja " jawab Andrew.
Setelah itu mereka pun berpisah. Satria pulang ke rumahnya untuk segera mengurus akun-akun lambe turah, sedangkan Andrew dan kedua temannya pergi mendatangi beberapa club motor yang mereka kenal untuk mencari pria itu.
Satria dan Andrew, dua pria yang sama-sama mencintai Kinara bekerja sama untuk mengembalikan nama baik wanita yang sama-sama mereka cintai.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘