
Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu oleh Kinara pun tiba, setelah perjuangannya selama tiga tahun ini menuntut ilmu di sebuah universitas negeri di Jakarta. Hari ini adalah hari dimana Kinara akan wisuda dan ia menjadi mahasiswa dengan lulusan terbaik. Tentu hal itu itu membuat semua orang yang dekat dengannya merasa sangat bangga, terutama kedua orang tuanya.
Kinara baru saja selesai di rias oleh Puspa dengan make up yang sesuai dengan kebaya yang dipakai dan juga usianya membuat Kinara terlihat sangat cantik. Kinara tersenyum bahagia melihat dirinya dari pantulan cermin di dalam kamarnya. Tapi di balik kebahagiaannya itu, ada kesedihan seseorang yang sangat ia harapan tidak bisa hadir menemaninya di saat hari bahagianya ini. Walaupun begitu tetapi ia berusaha memahami Satria yang memang tidak bisa kembali karena masih cukup banyak urusan di sana.
" Walaupun rasanya gak mungkin, tapi aku masih berharap kamu datang " gumam Kinara mencoba untuk tersenyum.
Ia tidak ingin memperlihatkan kesedihannya karena Satria yang tidak bisa hadir dan membuat orang-orang tersayangnya ikut sedih.
Kemudian Kinara segera keluar dari kamar karena semua orang sudah menunggunya. Ada kedua orang tua dan adiknya serta sepupunya, keluarga Satria dan juga ketiga sahabatnya yang akan menghadiri acara wisudanya. Kinara bersyukur walaupun Satria tidak bisa hadir tetapi ia masih bisa didampingi oleh orang-orang yang menyayanginya.
" Wah, ini dia bintang kita hari ini " ucap Rendi saat Kinara menghampiri mereka di ruang tamu.
Semua orang yang ada di sana pun mengalihkan pandangannya pada Kinara yang berjalan mendekat. Kinara benar-benar terlihat sangat cantik sehingga membuat mereka tersenyum kagum melihat dirinya.
" Sumpah Ra, kamu cantik banget hari ini " puji Elsa lalu memeluk Kinara.
Kinara tersenyum dan membalas pelukan Elsa.
Semua orang yang ada di sana pun turut memuji kecantikan Kinara hari ini yang memang terlihat luar biasa.
" Kalau gitu kita berangkat sekarang aja. Nanti takutnya malah terlambat " ucap Rendra mengingatkan mereka semua yang masih sibuk memuji kecantikan Kinara.
" Iya benar. Ayo kita berangkat " ucap Papa Lukman.
Setelah itu mereka pun langsung keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil yang akan mereka naiki masing-masing. Kinara bersama satu mobil dengan keluarganya dan juga kedua orang tua Satria.
__ADS_1
" Maafin Satria ya, Sayang. Dia gak bisa datang ke hari penting ini karena ada beberapa hal yang masih ia urus di sana " ucap Bunda Wulan pada Kinara yang berada di sampingnya.
Walaupun Kinara terlihat bahagia dan selalu tersenyum tetapi ia juga bisa merasa jika Kinara juga sedih karena Satria yang sudah ia tunggu bertahun-tahun tidak hadir di hari pentingnya ini.
" Gak papa, Bunda. Ara ngerti kok kalau Mas Satria masih punya tanggung jawab di sana " jawab Kinara tersenyum lalu menggenggam tangan Bunda Wulan.
Sekarang Kinara memanggil begitu kepada Bunda Wulan dan Ayah Arif juga karena permintaan Bunda Wulan.
***
Sesampainya di sebuah gedung tempat dilaksanakannya wisuda pada hari itu, mereka semua pun turun dari mobil. Kinara akan masuk bersama kedua orang tuanya, sedangkan yang lain akan menunggu di luar melihat acara wisuda yang sudah disiapkan oleh pihak kampus. Kinara sudah mengenakan toga wisuda di tubuhnya dan siap untuk masuk ke dalam.
" Ara masuk dulu ya. Ara cuma mohon doa agar semuanya lancar " pamit Kinara sebelum masuk ke dalam gedung itu.
" Aamiin " ucap mereka semua.
" Semoga semuanya lancar, Ya Allah " ucap Kinara berdoa dalam hati.
Beberapa saat kemudian, acara pun dimulai dan Kinara mengikuti semuanya dengan lancar hingga akhirnya pengumuman mahasiswa terbaik dan Kinara maju ke depan untuk memberikan sedikit kata di depan semua orang.
" Selamat pagi semuanya. Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa sehingga saya berada di sini, di hadapan kalian semua untuk menjadi mahasiswa terbaik kali ini. Banyak terima kasih saya ucapkan kepada Tuhan, kedua orang tua, keluarga, sahabat, teman-teman dan semuanya yang sudah mendukung dan memberikan semangat kepada saya sehingga saya bisa berdiri di sini. Tanpa kalian saya tidak bisa berdiri di sini dan menerima ini semua. Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih. Selamat pagi " ucap Kinara mengucapkan terima kasih pada orang-orang yang ada untuk dirinya.
Papa Lukman dan Mama Santi tidak bisa menahan air mata haru mereka melihat putri mereka berdiri di sana dan membuat mereka sebagai orang tua sangat bangga.
" Anak kita, Ma " ucap Papa Lukman lalu merangkul Mama Santi yang masih meneteskan air matanya.
__ADS_1
Mama Santi pun menganggukan kepalanya karena ia tidak tahu harus berkata apa lagi karena sekarang ia merasa sangat bahagia dan bangga pada Kinara.
Setelah acara wisuda itu selesai, Kinara langsung keluar dan menemui kedua orang tuanya serta orang-orang yang menunggu dirinya.
" Selamat ya, Sayang. Kami semua sangat bangga sama kamu " ucap Papa Lukman saat Kinara memeluk Papa Lukman dan Mama Santi.
" Terima kasih, Pa. Ini semua berkat doa dan dukungan kalian semua, terutama Papa dan Mama " jawab Kinara yang juga meneteskan air matanya.
" Kamu benar-benar membuat Mama bangga, Sayang " ucap Mama Santi mengusap lembut pipi Kinara.
Kinara pun tersenyum bahagia.
Semua orang yang ada di sana pun ikut terharu dan juga mengucapkan selamat pada Kinara. Mereka juga sangat bangga pada Kinara yang sudah berada di titik ini sekarang.
" Selamat ya, Sayang " ucap Bunda Wulan memeluk Kinara.
" Terima kasih, Bunda " jawab Kinara membalas pelukan Bunda Wulan.
Kinara merasa kebahagiaan saat ini tetapi ia tidak bisa membohongi dirinya jika ia merasa sedih sekarang karena ketidakhadiran Satria. Kinara melihat ke arah jalan masuk dan akan melihat Satria berjalan mendekat dari sana.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘