Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
165. Ban Bocor


__ADS_3

Saat jam pulang sekolah, Kinara bersama guru-guru yang lain pun segera bersiap pulang. Kinara hari ini menjadi guru piket sehingga ia kembali pulang terakhir karena ia harus memastikan semua siswanya pulang.


Setelah memastikan semua siswanya sudah pulang, Kinara pun segera pergi ke parkiran untuk pulang juga. Sepertinya biasa Kinara mengendarai motornya untuk sampai di rumah. Tapi di tengah perjalanan tiba-tiba ia merasakan ada yang aneh dengan motornya. Kinara pun segera menepikan motornya itu dan melihat apa yang terjadi.


" Astaghfirullah, kenapa harus bocor di sini sih " ucap Kinara saat tahu jika ban motornya bocor.


Kinara melihat sekitar yang sangat sepi dan cukup jauh jika ia harus mendorong motornya untuk sampai di sebuah bengkel. Akhirnya Kinara pun memutuskan untuk menghubungi Satria untuk membantunya. Kinara berharap Satria sudah selesai bekerja dan bisa menjemputnya.


" Halo Assalamualaikum, Mas " ucap Kinara setelah panggilan telepon itu dijawab oleh Satria.


" Walaikumsalam " jawab Satria dari ujung sana.


" Kamu dimana, Mas? " tanya Kinara memastikan keberadaan Satria.


" Aku lagi di jalan, baru aja pulang kerja " jawab Satria.


Kinara pun bernapas lega karena ia tidak menganggu Satria dan kemungkinan besar Satria akan bisa menjemputnya.


" Kenapa, Sayang? " tanya Satria pada Kinara.


" Bisa jemput aku gak? Ban motor aku bocor, tempatnya gak jauh dari sekolah tempat aku ngajar dan di sini sepi banget. Aku gak tau harus gimana sekarang, mau dorong motor juga jauh dari bengkel " ucap Kinara mengatakan keadaannya sekarang.


" Kamu tunggu di sana ya dan share lokasinya. Aku bakal ke sana sekarang juga " ucap Satria yang akan mendatangi Kinara.


" Iya Mas " jawab Kinara.


Setelah itu panggilan telepon itu pun terputus. Kinara akan menunggu Satria hingga Satria datang untuk menjemputnya.


Cukup lama Kinara menunggu tiba-tiba ada dua buah motor yang berhenti di samping motornya. Kinara melihat siapa mereka yang ternyata adalah ketiga siswanya yang tadi pagi sempat ia pergoki sedang bolos jam pelajaran dan merokok.


" Motor Ibu cantik kenapa? " tanya Andrew setelah turun dari motor dan melepaskan helmnya.


" Ini tiba-tiba aja bannya bocor " jawab Kinara.


" Wah, ini cukup jauh dari bengkel sih, Bu. Gimana kalau Ibu saya anterin pulang aja. Biar motor Ibu, Ibil sama Calvin yang urus " ucap Andrew yang sepertinya memanfaatkan situasi untuk bisa mengantar Kinara pulang dan mengorbankan kedua temannya.


" Lah, kok kita sih Ndrew. Lo enak-enakan sama Bu Kinara, kita lo suruh dorong motor. Mana jauh lagi " ucap Ibil yang tidak mau harus membawa motor Kinara ke bengkel yang cukup jauh dari sana.

__ADS_1


Andrew mendelikkan matanya pada Ibil seolah mengatakan untuk menuruti saja apa katanya.


" Gak usah, Andrew. Lebih baik kalian pulang saja, lagian saya sudah ada yang jemput. Mungkin sebentar lagi juga sampai " tolak Kinara yang memang menunggu Satria.


Tidak mungkin juga ia pergi bersama dengan Andrew sedangkan Satria akan datang untuk menjemputnya.


Baru saja Kinara berbicara, sebuah motor berhenti di dekat mereka. Itu tidak lain dan tidak bukan adalah Satria.


" Assalamualaikum " ucap Satria setelah turun dari motornya.


" Walaikumsalam " jawab Kinara.


Sedangkan ketiga siswa Kinara itu hanya melihat seorang pria yang menggunakan seragam polisi yang mereka kira seorang polisi yang akan membantu Kinara.


" Kamu gak papa, Ra? " tanya Satria yang sedikit khawatir pada Kinara.


" Aku gak papa kok, Mas " jawab Kinara.


Andrew serta Ibil dan Calvin terlihat bingung karena Kinara sudah mengenal dan akrab dengan seorang polisi itu.


" Mereka siswa aku di sekolah, Mas. Mereka mau bantu aku tapi aku udah hubungin kami duluan " ucap Kinara pada Satria agar Satria tidak salah paham.


Satria pun menganggukkan kepalanya mengerti.


" Terima kasih kalian sudah mau membantu Kinara tetapi sekarang Kinara sudah ada saya, jadi kalian bisa pergi " ucap Satria pada Andrew dan teman-temannya.


" Iya Bang, sama-sama " jawab Andrew yang menatap Satria sedikit tidak suka.


Di saat dirinya sulit untuk mendekati Kinara, ada pria yang sepertinya akan menjadi saingannya.


" Bu Kinara pulang aja sama Abang ini, biar motor Ibu kami yang urus. Besok kalau sudah selesai saya antar ke rumah Ibu. Ibu bisa kasih tau saya dimana alamat rumah Ibu " ucap Andrew pada Kinara.


" Kamu serius, Andrew? Apa tidak merepotkan kamu dan yang lainnya " ucap Kinara merasa tidak enak harus merepotkan ketiga siswanya itu.


" Iya Bu. Saya gak merasa direpotkan " jawab Andrew.


" Terima ya, Andrew, Ibil, Calvin " ucap Kinara.

__ADS_1


" Iya Bu " jawab mereka bertiga.


Setelah itu Kinara pun langsung pamit pada ketiga siswanya itu dan naik ke atas motor Satria.


" Kami duluan " ucap Satria sebelum melajukan motornya.


Andrew pun menganggukkan kepalanya.


Motor Satria pun melaju meninggalkan ketiga siswa Kinara itu.


" Siapa ya cowok itu? Apa suaminya Bu Kinara? " ucap Ibil melihat motor yang dinaiki Satria dan Kinara menjauh.


" Gak mungkin, kita kan liat biodata Bu Kinara kemarin dan Bu Kinara masih single " jawab Andrew yang begitu jelas saat mencuri biodata Kinara kemarin.


" Kemungkinan sih pacar atau calon suaminya Bu Kinara. Kelihatan banget perhatiannya sama Bu Kinara " ucap Calvin yang dari tadi hanya diam.


Andrew terdiam mendengar ucapan Calvin karena memang itu bisa saja benar.


" Kalau memang pacarnya Bu Kinara kan masih bisa gue rebut " ucap Andrew dalam hati.


Andrew tetap ingin mengejar Kinara karena ia sudah terlanjur penasaran pada Kinara yang tidak jatuh pada pesonanya, sedangkan guru muda lain akan terpesona dengan wajah tampannya.


" Itu bakal gue pikirin nanti dan gue bakal tetep kejar Bu Kinara sebelum Bu Kinara belum jadi istri orang " ucap Andrew.


" Sekarang mending lo bawa motor Bu Kinara dan lo Calvin tarik pakai tali " lanjut Andrew pada kedua sahabatnya.


Walaupun kesal karena Andrew memerintahkan itu tetapi Ibil tetap menurutinya karena ia tidak bisa menolak Andrew. Ibil memasang tali ke motor Kinara agar Calvin mudah menariknya.


Setelah itu baru mereka bertiga pergi untuk membawa motor Kinara ke bengkel terdekat lalu baru pulang ke rumah masing-masing.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2