
Sementara itu, Ayla kembali menemui Satria dengan alasan ingin mengantarkan makanan. Satria sebenarnya malas karena ia juga sedang menunggu Sandi dan dua rekannya yang belum juga kembali. Tapi demi menghargai Ayla, Satria pun menerima makanan itu lalu ia berikan kepada Komandan Anton karena ia memang sudah makan malam.
" Maaf ya Ayla, makanannya aku kasih ke Pak Anton. Aku sudah makan malam tadi " ucap Satria pada Ayla.
" Iya gak papa, Satria " jawab Ayla yang sebenarnya kecewa.
Ayla sengaja memasak dan mengantarkan makanan untuk Satria tapi ia harus kecewa karena Satria memberikannya kepada Komandan Anton.
" Hmm, aku boleh minta waktunya sebentar gak? Ada hal penting yang mau aku omongin sama kamu " ucap Ayla pada Satria.
Karena penasaran dengan hal penting yang akan disampaikan oleh Ayla, Satria akhirnya pun mengiyakan ajakan Ayla untuk berbicara. Ayla mengajak Satria untuk pergi ke sungai yang tidak jauh dari sana agar lebih leluasa untuk berbicara.
" Hal penting apa yang mau kamu omongin sama aku? " tanya Satria pada Ayla saat mereka sudah berdiri di tepi sungai.
Ayla meraih tangan Satria dan menggenggamnya tapi Satria segera menarik tangannya kembali karena tidak nyaman.
" Jangan seperti ini, gak enak kalau ada yang lihat " ucap Satria memberikan alasan.
" Maaf " ucap Ayla dengan kecewa.
Ayla terdiam sebentar sebelum ia mulai bicara sesuatu yang sebenarnya Satria sudah menebaknya.
" Kita sudah kenal dan dekat cukup lama sejak kamu tinggal di sini. Aku merasa ada sesuatu yang berbeda sama hati aku saat bersama kamu dan sekarang aku sadar kalau aku punya perasaan sama kamu. Aku suka sama kamu Satria, aku harap kamu juga gitu dan kita bisa bangun hubungan sama-sama. Kamu mau kan jadi pacar aku? " ucap Ayla mengungkapkan perasaannya pada Satria.
Satria sebenarnya sudah tahu jika Ayla menyukainya dari sikap Ayla yang selalu mencoba dekat dan memberikan perhatian lebih kepadanya, itu yang membuat Satria menghindari Ayla sekarang.
" Terima kasih sudah suka sama aku, Ayla. Tapi maaf aku gak bisa balas perasaan kamu " jawab Satria menolak untuk menjadi kekasih Ayla.
" Kenapa, Satria? " tanya Ayla yang belum terima dengan penolakan Satria.
Ayla menatap Satria dengan kecewa, pernyataan cintanya baru saja ditolak oleh seorang pria.
" Aku sudah punya calon istri di tempat asalku dan hatinya harus aku jaga. Jadi sekali lagi aku minta maaf dan kita cukup hanya jadi seorang teman " jawab Satria.
Satria mana mungkin mengkhianati Kinara yang dengan setia menunggunya di Jakarta. Lagi pula ia sangat mencintai Kinara dan sama sekali tidak memiliki perasaan apapun pada Ayla.
__ADS_1
" Iya, gak papa. Maaf ya aku sudah lancang suka sama kamu dan aku gak tau kalau kamu sudah punya calon istri " ucap Ayla mencoba untuk tersenyum.
Tidak bisa dipungkiri jika hati Ayla sakit karena Satria menolaknya disebabkan sudah memiliki calon istri.
" Itu hak kamu dan aku juga punya hak buat gak bales perasaan kamu. Aku minta maaf " jawab Satria.
" Aku duluan ya. Kamu juga cepat pulang dan maaf gak bisa antar kamu " ucap Satria pada Ayla.
Setelah mengucapkan itu, Satria pun pergi meninggalkan Ayla sendiri di tepi sungai. Ia tidak ingin-ingin berlama-lama di sana apa lagi setelah menolak perasaan Ayla.
Satria kembali ke rumah yang enam bulan ini ia tinggali dan ternyata Sandi sudah kembali dan mereka semua sudah berkumpul di ruang tamu.
" Maaf, aku baru kembali " ucap Satria pada mereka semua.
Komandan Anton pun menganggukkan kepalanya.
" Tutup pintunya kembali " suruh Komandan Anton.
Satria pun menutup pintu rumah itu kembali dan bergabung dengan mereka semua.
" Kami sudah menemukan salah satu markas mereka dan tadi kami sempat melihat beberapa dari mereka membawa kotak-kotak mencurigakan ke dalam markas. Kemungkinan besar itu adalah sabu-sabu " jawab Sandi menjelaskan hasil penyelidikannya hari itu.
" Penjagaan di sana bagaimana? " tanya Komandan Anton lagi.
" Penjagaan di sana tidak terlalu ketat dan hanya di jaga beberapa orang saja " jawab Sandi.
Mereka semua diam mendengarkan itu termasuk Satria. Satria bersyukur karena penyelidikan Sandi hari ini membuahkan hasil.
" Baiklah, jika seperti itu besok kita lakukan penggeledahan markas itu untuk menemukan barang bukti serta menangkap beberapa pelaku yang ada di sana. Kita bisa mendapatkan informasi jika satu saja pelaku itu bisa kita tangkap. Setelah itu kita bisa menangkap pelaku utamanya atau bos dari mereka. Tapi kita juga harus tetap berjaga-jaga karena bisa saja bos mereka juga berada di sana " ucap Komandan Anton pada mereka semua.
" Baik, Ndan " jawab mereka.
" Kalau begitu Bripda Satria, kamu pimpin kelompok untuk penggeledahan besok. Saya akan mengirim sepuluh orang termasuk Bripda Satria dan juga dua tenaga medis " perintah Komandan Anton.
" Baik, Ndan " jawab Satria.
__ADS_1
" Sisanya tetap berada di desa dan bantu warga seperti biasanya. Saya dan Komandan yang lain aku berjaga-jaga kalau mereka yang melakukan penggeledahan memerlukan bantuan " ucap Komandan Anton.
Setelah itu, mereka semua menyiapkan semua perlengkapan untuk penggeledahan markas pengedar narkoba besok termasuk dengan senjata yang akan mereka bawa.
***
Sementara itu, Ayla memutuskan untuk pulang ke rumahnya setelah menumpahkan semua air matanya di tepi sungai akibat penolakan Satria. Ayla memasuki rumah dan ada kedua orang tua sedang berada di ruang tamu.
" Dari mana kamu, Ayla? " tanya Pak Agus pada putrinya.
" Ketemu Satria, Pak " jawab Ayla.
Kedua orang tuanya Ayla itu memang mengetahui jika anaknya menyukai salah satu anggota polisi itu. Mereka tidak melarangnya karena menganggap Satria merupakan pria yang baik.
" Terus kenapa kamu kelihatan sedih gitu? " tanya Bu Indah, ibu dari Ayla.
" Satria nolak cinta aku, Bu. Satria sudah punya calon istri di sana " jawab Ayla lalu menangis.
Bu Indah pun langsung memeluk putrinya itu saat Ayla menangis.
" Yang sabar ya, Sayang. Kamu harus terima kalau Satria memang menolak kamu dan kamu harus lupakan dia " ucap Bu Indah pada Ayla.
" Tapi Ayla cinta sama Satria, Bu " jawab Ayla masih menangis.
" Tapi kamu juga gak bisa memaksakan perasaan kamu sama Satria " ucap Bu Indah.
" Ibu kamu benar, Sayang. Nanti pasti ada laki-laki lain yang cinta sama kamu " sambung Pak Agus.
Setelah itu, Ayla pun pergi ke kamarnya karena kedua orang tuanya memintanya untuk segera beristirahat.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘