
Hari ini, Kinara pergi ke kampus seorang diri. Raka dan Elsa memiliki jadwal mata kuliah pada siang hari. Sedangkan ia ada mata kuliah pagi hari ini. Setidaknya ia masih memiliki satu teman sehingga tidak merasa kesepian yaitu Jeki.
Kinara memarkirkan motornya di parkiran khusus mahasiswa. Ia mengambil kunci motornya lalu pergi menuju gedung fakultasnya.
" Semoga Kak Riko gak berusaha deketin aku lagi " ucap Kinara sambil berjalan.
Kinara sudah sangat malas jika ia harus terus meladeni Riko yang selalu mendekatinya. Ia berharap Riko mengerti dengan apa yang ia katakan kemarin. Kinara juga tidak ingin Riko bertengkar lagi dengan Raka gara-gara Riko mendekatinya. Raka begitu menjaganya karena ia sudah berjanji pada Satria untuk menjaga dirinya. Ia mengetahui bahwa Raka dan Riko sempat hampir berkelahi di kantin kemarin dari Jeki.
Kinara memasuki kelas dan ternyata Jeki sudah duduk di kursi miliknya.
" Pagi banget lo datengnya " ucap Kinara lalu duduk di kursi sebelah Jeki.
" Iya dong. Gue gak mau dihukum gara-gara terlambat. Apalagi hari ini dosennya tu dosen killer " jawab Jeki.
Tak lama kemudian, seorang dosen killer yang dimaksud oleh Jeki pun memasuki kelas. Semua mahasiswa yang ada di kelas itu pun langsung diam dan fokus memperhatikan apa yang disampaikan oleh dosen killer itu karena tidak ingin dihukum.
Dua jam yang mengerikan bagi Jeki pun sudah terlewati dengan sangat baik. Hari ini tidak ada yang dosen killer itu hukum.
" Akhirnya keluar juga dari neraka dunia " ucap Jeki saat mereka keluar dari kelas.
Kinara hanya tertawa mendengar ucapan Jeki.
" Lo ke kantin gak, Ra? " tanya Jeki pada Kinara.
" Enggak deh, gue belum laper. Gue mau ke perpustakaan liat-liat buku " jawab Kinara.
" Ya sudah, gue ke kantin ya " ucap Jeki.
Kinara menganggukkan kepalanya mengiyakan. Jeki pun pergi ke kantin meninggalkan Kinara.
Setelah Jeki pergi, Kinara juga segera pergi ke kantin. Ia ingin mencari buku-buku untuk dirinya belajar. Kinara ingin mengejar materi sehingga ia bisa menyelesaikan kuliah dengan cepat. Kinara ingin menyelesaikan kuliahnya setidaknya selama tiga tahun yang artinya setahun lebih cepat. Untuk itu semua Kinara harus belajar dengan sangat keras.
Saat hendak memasuki perpustakaan, Kinara berpapasan dengan Riko yang baru saja keluar dari perpustakaan. Kinara mencoba untuk bersikap biasa saja tanpa menyapa Riko.
" Ra, bisa kita bicara sebentar? " ucap Riko saat Kinara hendak masuk ke dalam perpustakaan.
" Mau bicara apa lagi, Kak. Bukannya kita sudah bicara ya tadi malam " ucap Kinara pada Riko karena merasa urusannya sudah selesai.
" Sebentar aja, Ra " ucap Riko memohon.
Akhirnya Kinara setuju untuk berbicara dengan Riko tapi jika Riko tetap memaksa untuk mendekatinya, Kinara akan langsung pergi.
" Ra, aku minta maaf ya kalo buat kamu risih dan gak nyaman karena aku deketin kamu. Aku juga sadar kalau aku gak bisa paksain perasaan aku ke kamu. Tapi bisa kan kalau kita jadi teman sekarang, aku janji hanya sebatas teman. Aku gak mau ada rasa benci atau dendam diantara kita, Ra " ucap Riko pada Kinara.
__ADS_1
Kinara merasa sangat lega mendengar itu. Ia senang karena Riko tidak memaksakan perasaannya pada dirinya.
" Iya Kak, kita masih bisa jadi teman " jawab Kinara tersenyum.
" Makasih ya Kak, sudah mengerti. Aku minta maaf kalau tanpa sengaja aku sakitin hati Kak Riko " ucap Kinara pada Riko.
" Iya Ra " jawab Riko tersenyum dengan sedikit terpaksa.
" Kalau gitu aku masuk dulu, Kak. Aku mau cari buku " ucap Kinara.
Riko pun menganggukkan kepalanya.
Kinara memasuki perpustakaan untuk mencari buku yang diperlukannya untuk belajar. Sedangkan Riko masih berada di depan perpustakaan hingga Kinara sudah tidak terlihat lagi dari matanya.
" Hanya teman " ucap Riko tersenyum miris.
Riko melakukan itu semua dan tidak memaksakan perasaannya pada Kinara agar Kinara tidak membencinya. Dengan menjadi seorang teman, Riko bisa tetap berada di dekat Kinara walaupun hatinya sakit. Ia cukup bahagia dengan melakukan itu apalagi saat melihat senyum manis Kinara seperti tadi.
Setelah tidak ada yang ia lakukan lagi di sana, Riko pun langsung pergi meninggalkan perpustakaan.
***
Sementara itu, Kinara yang sudah berputar-putar cukup lama di dalam perpustakaan pun akhirnya menemukan buku yang ia cari.
Kinara pun segera membawa buku itu ke petugas perpustakaan untuk meminjamkannya. Kinara memberikan kartu mahasiswa miliknya lalu tak lama petugas perpustakaan itu mengizinkan Kinara untuk meminjam buku itu.
" Terima kasih, Pak " ucap Kinara pada petugas perpustakaan itu.
Kinara segera keluar dari perpustakaan dan pergi ke taman belakang untuk memakan bekalnya. Ia lebih suka memakan bekalnya di sana karena sepi dan juga tenang.
Sesampainya di sana, ternyata ada Raka yang sedang memainkan ponselnya. Kinara pun segera menghampiri Raka dan duduk di sampingnya.
" Lo baru dateng? " tanya Kinara setelah duduk.
" Akh " pekik Raka yang terkejut dengan keberadaan Kinara.
" Ya ampun, Ra. Lo ngagetin gue aja " ucap Raka sambil memegang dadanya.
Kinara pun terkekeh melihat itu. " Sorry, sorry, habis lo juga fokus banget main hpnya " ucap Kinara.
" Lagi main game ini jadi harus fokus lah " jawab Raka.
Setelah itu Raka melanjutkan memainkan ponselnya. Sedangkan Kinara memakan bekalnya setelah menawarkan pada Raka terlebih dahulu.
__ADS_1
Tak lama kemudian, Elsa datang menghampiri mereka.
" Hai guys " sapa Elsa pada Kinara dan Raka.
" Hai " balas Kinara.
Sedangkan Raka hanya diam dan fokus pada ponselnya seolah tidak melihat keberadaan Elsa.
" Kamu baru dateng? " tanya Kinara.
Elsa pun menganggukkan kepalanya.
Raka berdiri dari posisi duduknya setelah memasukkan ponsel miliknya ke dalam kantong celananya.
" Lo mau kemana Ka? " tanya Kinara.
" Ke kelas, sudah males gue di sini " jawab Raka.
Raka pun pergi meninggalkan Kinara dan Elsa di taman itu.
" Kayaknya Raka masih marah deh sama aku " ucap Elsa lalu duduk di bangku yang diduduki oleh Raka tadi.
" Emang Raka marah kenapa? " tanya Kinara.
Elsa pun akhirnya menceritakan apa yang membuat Raka menjadi marah kepadanya.
" Kamu juga sih, mana mungkin Raka suka sama aku. Raka kayak gitu karena dia sudah janji sama Satria buat jagain aku " ucap Kinara.
" Iya Ra. Aku yang salah " jawab Elsa merasa bersalah.
" Yang penting kamu cepet minta maaf sama Raka " ucap Kinara.
" Iya Ra " jawab Elsa.
Setelah itu mereka pun pergi ke kelas mereka masing-masing karena mata kuliah akan segera dimulai.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1