Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
79. Tidak Pantas Dilihat


__ADS_3

Kinara terbangun dari tidurnya saat mendengar suara azan subuh berkumandang dari mushola terdekat. Kinara langsung bangkit dari posisi tidurnya lalu pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu lalu melaksanakan sholat subuh.


Setelah selesai melaksanakan sholat subuh, Kinara pergi ke dapur untuk memasak tapi ia melihat persediaan sayurnya sudah habis.


" Sudah habis, aku ambil aja di belakang " Kinara saat membuka kulkas.


Kinara mengambil senter lalu pergi ke kebun belakang rumah yang sudah bisa di panen karena hari masih gelap. Terkadang bahkan Kinara menjual sayuran hasil kebunnya jika ada tetangga yang ingin membelinya. Hasilnya sangat lumayan untuk memenuhi kebutuhan dapur yang lain seperti bumbu dan yang lainnya.


Kinara mengambil sayur bayam, sawi dan tomat yang kebetulan sudah matang lalu langsung mencuci semuanya hingga bersih. Kinara menyimpan sawi dan tomat ke dalam kulkas karena pagi ini ia akan memasak tumis kangkung.


Kemudian Kinara mencuci beras lalu memasak nasi di alat penanak nasi. Kinara menyiapkan bumbu untuk tumis kangkung lalu menumisnya bersama kangkung yang sudah ia potong-potong.


Sembari menunggu nasi dan tumis kangkung itu matang, Kinara mencuci baju di mesin cuci agar sebelum berangkat kuliah semua pekerjaan rumahnya sudah selesai. Kinara meninggalkan mesin cuci yang sedang bekerja itu lalu pergi untuk memeriksa masakannya. Ternyata nasi dan tumis kangkung itu sudah matang. Kinara memindahkan tumis kangkung itu ke dalam sebuah mangkuk lalu ia lanjut untuk menggoreng tempe.


Setelah semua masakannya matang, Kinara menatanya di meja makan dan juga kotak bekal yang akan ia bawa ke kampus. Selanjutnya, Kinara membilas semua pakaian yang sudah selesai digiling di mesin cuci lalu menjemurnya di belakang rumah.


" Haduh, capek juga " ucap Kinara mengusap keringat di dahinya.


Kemudian Kinara masuk kembali ke dalam rumah. Ia harus menyapu dan juga mengepel baru setelah itu ia bisa mandi dan bersiap-siap berangkat ke kampus.


Kinara yang sudah siap dan sudah sarapan pun langsung berangkat ke kampus setelah memasukkan kotak bekal dan air minum ke dalam tasnya. Kinara melajukan motornya meninggalkan rumah dan berangkat ke kampus.


***


Kinara sudah menyelesaikan kelas terakhirnya hari dan akan langsung pulang, tapi Jeki meminta ia untuk menemaninya ke suatu tempat.


" Kita mau kemana sih? " tanya Kinara pada Jeki.


" Ke gedung tua deket kampus. Gue mau minta lo buat fotoin gue di sana biar keliatan estetika gitu di tempat kek gitu " jawab Jeki.


Mereka berdua berjalan menuju mobil Jeki. Mereka akan menggunakan mobil Jeki untuk pergi ke gedung tua yang tidak jauh dari kampus.


" Woy, kalian mau kemana? " tanya Elsa yang berjalan mendekat ke arah mereka bersama Raka.


Elsa dan Raka sudah berbaikan setelah Kinara berusaha membujuk Raka untuk memaafkan Elsa.


" Ke gedung tua deket kampus " jawab Jeki.


" Mau ngapain? " tanya Raka mengerutkan keningnya.

__ADS_1


" Jeki mau minta di fotoin di sana " jawab Kinara.


" Kalau gitu gue ikut dong. Siapa tau emang tempatnya bagus buat foto " ucap Elsa juga ingin berfoto di sana.


" Ya sudah, ayo rame-rame " jawab jawab Jeki.


" Gue juga ikut deh " ucap Raka ikut dengan mereka.


Mereka pun masuk ke dalam mobil Jeki dan langsung menuju ke gedung tua itu bersama-sama.


Sepuluh menit kemudian mereka pun sampai di gedung tua itu. Gedung tua itu terlihat sangat berantakan dengan banyak tanaman merambat di pilar dan dindingnya.


" Ini kita gak papa kita ke sini? " tanya Kinara yang sedikit takut.


Kinara takut ada hewan liar seperti ular di sana karena gedung tua itu sudah tidak terawat lagi.


" Gak papa. Kemarin gue ke sini dan aman-aman aja " jawab Jeki.


Mereka pun masuk ke gedung tua itu mengikuti Jeki yang sudah masuk ke dalam lebih dulu. Di dalam gedung itu ternyata tidak terlalu menyeramkan di sana hanya ada banyak kursi dan meja yang berserakan.


" Gila, Jek. Ini mah bagus banget kalo buat foto tema-tema mafia gitu " ucap Elsa saat melihat bagian dalam gedung itu.


Setelah itu mereka pun mulai mengambil foto khusus Jeki dan Elsa. Sedangkan Kinara dan Raka hanya bertugas mengambil foto mereka.


Tiba-tiba saja tanpa sengaja Kinara mendengar suara orang lain di sana.


" Eh guys, kalian denger suara sesuatu gak? " ucap Kinara pada mereka bertiga.


" Suara apa? " tanya Raka.


" Kayak ada suara orang " jawab Kinara.


Mereka semua pun diam agar bisa mendengar suara yang dimaksud oleh Kinara dengan jelas. Benar saja mereka juga mendengar suara orang itu.


" Jangan-jangan itu hantu " ucap Jeki bergidik takut.


" Bukan hantu. Itu suara orang " ucap Elsa setelah mendengar suara itu.


" Lebih baik kita samperin aja suara itu " ucap Kinara.

__ADS_1


Mereka pun berjalan pelan mendekati suara itu. Semakin dekat suara itu semakin jelas terdengar di telinga mereka.


" Akh, pelan-pelan Sayang " terdengar suara seorang perempuan.


" Gak bisa, ini enak Sayang " terdengar suara seorang laki-laki.


Perasaan Kinara sudah tidak enak mendengar itu. Ia sudah memikirkan hal-hal yang macam-macam tapi ia mencoba untuk m memikirkan hal yang baik.


" Ra, kayaknya gue tau deh apa yang mereka lakuin " ucap Raka pada Kinara.


" Coba berpikir positif aja " jawab Kinara mengerti apa yang dimaksud Raka karena pikirannya pun ke arah sana.


Mereka pun semakin mendekat agar bisa melihat apa yang orang-orang itu lakukan. Hingga akhirnya Kinara membelalakkan kedua matanya melihat itu di depan kedua matanya.


" Akh... " pekik Kinara keras hingga kedua orang itu menoleh ke arah Kinara dan teman-temannya.


Kinara begitu terkejut saat melihat dua orang sedang melakukan hal mesum di sana. Terlihat dari pakaian mereka yang berserakan di sana mereka masih anak SMA tapi mereka sudah berani melakukan hubungan suami istri di sana. Raka dan Elsa serta Jeki tidak kalah terkejutnya dengan Kinara. Mereka tidak menduga dua anak SMA itu melakukan hal yang tidak pantas untuk dilihat di tempat seperti ini.


" Hey, ngapain kalian? " teriak Raka pada mereka.


Kedua anak SMA yang melakukan hal mesum itu pun langsung menghentikan kegiatannya dan langsung mencoba untuk menutupi tubuh mereka yang polos. Sedangkan Kinara menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan tubuhnya sangat gemetar. Ia sangat menyesal melihat hal yang tidak pantas dilihat olehnya.


" Ra, kamu gak papa? " tanya Elsa saat melihat tubuh Kinara yang sudah gemetar hebat.


Kinara hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Elsa.


" Kalian cepat pergi dari sini atau kami laporkan kalian ke warga yang ada di sini dan sekolah kalian " ucap Raka pada mereka.


Kedua anak SMA itu pun langsung pergi dari sana setelah memakai seragam mereka kembali.


" Astaghfirullah, Astaghfirullah " ucap Kinara masih menutupi wajahnya.


Tiba-tiba saja Kinara merasa tubuhnya sangat lemas dan pandangannya pudar. Tak lama kemudian, Kinara pun tidak sadarkan diri. Untung saja Elsa dengan cepat menangkap tubuhnya hingga tidak jatuh ke tanah.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2