
Setelah masalah kemarin selesai, Satria dan Kinara kembali di pingit. Di rumah masing-masing sedang diadakan acara pengajian dua hari sebelum hari pernikahan Satria dan Kinara. Lalu esok harinya akan dilakukan acara siraman sesuai dengan adat Jawa.
Di rumah kedua orang tua Kinara, para tetangga sudah mulai berdatangan untuk menghadiri acara pengajian pagi itu. Rendi dan kedua orang tuanya sudah datang kemarin dari Kalimantan. Bude Darti juga datang tadi malam bersama dengan kedua anaknya serta keluarga mereka. Hanya mereka keluarga yang keluarga Kinara punya sehingga Kinara ingin sekali mereka hadir. Sedangkan untuk Bagus dan Ranti serta teman-teman Kinara dari Surabaya akan datang saat resepsi pernikahan Satria dan Kinara.
" Widih, aura pengantinnya mulai terpancar nih " ucap Rendi yang masuk ke dalam kamar sepupunya itu.
Kinara memang sudah terlihat sangat cantik dan aura pengantinnya keluar dengan menggunakan dress berwarna biru muda dengan hijab dengan warna senada.
Kinara hanya tersenyum mendengar itu. Ia sedang di rias oleh seorang make up artist yang merupakan make up artist langganan keluarga Satria.
" Sudah selesai, Sayang. Kamu cantik sekali " ucap make up artist yang merias Kinara setelah selesai.
" Makasih, Tante. Ini semua juga kan karena keajaiban tangan Tante " jawab Kinara tersenyum.
Setelah itu make up artist itu merapikan semua peralatan make up yang tadi ia gunakan lalu pergi karena tugasnya sudah selesai.
" Aku gak nyangka kamu bakal nikah, Ra. Tapi aku seneng karena kamu nikahnya sama Satria, laki-laki yang aku yakin bisa bahagiain kamu " ucap Rendi pada Kinara.
Kinara pun langsung membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Rendi yang tadi berdiri di belakangnya.
" Aku juga, Ren " jawab Kinara.
" Doain aku ya, biar aku bisa menjadi istri yang baik buat Satria dan kami bahagia " ucap Kinara pada sepupunya itu.
__ADS_1
" Pasti, Ra. Aku selalu berdoa yang terbaik buat kamu " jawab Rendi tersenyum.
Terlihat Elsa baru datang dan langsung menghampiri Kinara dan Rendi.
" Aduh, sahabat aku cantik banget sih " puji Elsa pada Kinara yang memang sangat cantik.
" Makasih, Sa " jawab Kinara tersenyum.
Kemudian Kinara segera keluar dari kamarnya bersama dengan Rendi karena Alina sudah memanggil mereka dan memberitahukan jika acara pengajian akan segera dimulai.
Kinara duduk di tengah-tengah antara Papa Lukman dan Mama Santi. Mereka akan mendampingi putri mereka menjalani semua acara menjelang hari pernikahan.
Acara pengajian pun dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, sebuah sambutan juga di sampaikan oleh Papa Lukman. Kinara membaca surat-surat dalam Al-Qur'an dan suasana berubah menjadi begitu haru.
Terakhir adalah Kinara meminta maaf dan meminta restu kepada Papa Lukman dan Mama Santi untuk menikah dengan pria pilihannya dan itu disaksikan oleh semua orang yang hadir. Kinara bersimpuh di hadapan Papa Lukman dan Mama Santi dengan air mata yang mulai menetes.
" Di hari ini juga, Ara ingin meminta izin dan restu dari Papa dan Mama. Lusa, Ara akan menikah dengan seorang laki-laki pilihan Ara yang bernama Mas Satria Bimantara. Dia adalah laki-laki yang sangat baik dan yang Ara pilih sebagai suami dan imam Ara nanti. Ara mohon doa dan restu dari Papa dan Mama untuk kelancaran pernikahan kami dan juga untuk rumah tangga kami kedepannya " lanjut Kinara dengan air mata yang semakin mengalir deras
" Alhamdulillah, Papa dan Mama pasti selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu. Papa dan Mama memberikan kamu izin dan restu untuk menikah dengan laki-laki pilihan kamu. Papa hanya berharap kamu selalu bahagia bersamanya " jawab Papa Lukman yang juga menitihkan air matanya.
" Mama pun begitu, Sayang. Doa dan restu Mama akan selalu menyertaimu. Jadilah istri yang baik dan patuh pada suamimu jika itu merupakan jalan kebaikan. Setelah ini surgamu akan berpindah pada suamimu. Mama selalu berdoa untuk kebahagiaanmu " tambah Mama Santi berusaha sekuat mungkin.
Kinara pun langsung memeluk kedua orang tuanya dan menangis di dalam pelukan mereka. Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga Kinara dan semua yang hadir pun turut meneteskan air mata.
__ADS_1
***
Tidak jauh berbeda, di rumah keluarga Satria pun sedang dilakukan acara pengajian dengan urutan acara yang sama. Setelah membaca beberapa ayat-ayat suci Al-Qur'an, kini Satria sedang meminta maaf serta izin dan restu kepada kedua orang tuanya.
" Ayah, Bunda, saat ini di hadapan semua orang, Satria ingin meminta maaf kepada Ayah dan Bunda atas semua kesalahan Satria yang membuat Ayah dan Bunda kecewa dan terluka. Maafkan Satria yang masih merepotkan Ayah dan Bunda. Satria juga ingin mengucapkan terima kasih karena kalian sudah merawat Satria hingga saat ini. Terima kasih juga Bunda telah melahirkan Satria dengan taruhan nyawa, sampai kapanpun Satria tidak akan bisa membalasnya " ucap Satria menatap kedua orang tuanya dengan mata berkaca-kaca.
" Lusa, Satria akan menikahi seorang gadis pilihan Satria yang bernama Kinara Larasati. Dia gadis yang sangat baik dan Satria pilih sebagai istri serta ibu untuk anak-anak Satria nanti. Satria mohon izin dan restu dari Ayah dan Bunda untuk itu semua karena tanpa doa dan restu dari kalian, itu semua tidak bisa berjalan dengan baik " lanjut Satria.
" Satria, Ayah dan Bunda selalu memberikan izin dan restu padamu dan kami yakin pilihanmu itu yang terbaik. Ayah hanya berpesan jadilah suami yang baik dan bertanggung jawab. Selalu bahagiakanlah istrimu nanti " jawab Ayah Arif menghapus air matanya.
" Bunda juga memberikan izin dan restu pada kamu untuk menikahi gadis pilihan kamu, Sayang. Bunda akan selalu berdoa untuk kebahagiaan kalian nanti " sambung Bunda Wulan dengan tangisnya.
Setelah itu Satria pun langsung memeluk kedua orang tuanya. Suasana haru juga dirasakan di kediaman keluarga Satria. Puspa pun tidak bisa menahan tangisnya, terharu melihat adiknya yang akan menikah dua hari lagi.
***
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
__ADS_1
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia, Suamiku Seorang Bodyguard dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘