
Keesokan harinya, Satria dan Kinara sudah siap untuk pergi ke tujuan pertama mereka yang tidak lain dan tidak bukan adalah Menara Eiffel yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Kinara sangat antusias ingin melihat menara Eiffel dari dekat dan melihat pemandangan kota Paris dari atasannya.
" Ayo Mas, cepet " ucap Kinara pada Satria yang masih memakai sepatunya.
" Iya Sayang, gak sabaran banget " jawab Satria tersenyum.
Setelah selesai mengikat tali sepatunya, Satria menghampiri sang istri dan mereka langsung pergi ke Menara Eiffel.
Satria dan Kinara berjalan kaki karena jaraknya yang tidak terlalu jauh, yaitu hanya membutuhkan waktu selama lima belas menit. Satria terus menggenggam tangan istrinya itu selama perjalanan dan sesekali mengecupnya.
Lima belas menit berlalu, Satria dan Kinara sudah sampai di Menara Eiffel. Kinara begitu takjub melihat pemandangan yang begitu indah itu, walaupun mungkin akan lebih indah jika di malam hari.
Sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi sungai Seine. Menara ini secara tidak langsung menjadi icon global negara ini, sekaligus menjadi salah satu struktur terkenal di dunia. Dibangun pada tahun 1889, dengan ketinggian struktur 325m dan antenanya sepanjang 24 meter, jika disamakan dengan gedung konvensional, sama dengan bangunan berlantai 81. Menara ini juga melambangkan sebuah cinta, sehingga terkenal sebagai tempat yang sangat romantis.
Dirancang oleh Gustaf Eiffe, seorang insinyur Prancis dan arsitek serta seorang spesialis struktur logam. Jadi tak heran jika menara ini secara keseluruhan terbuat dari besi, dengan bobot 7.300 ton.
Tingkat pertama dan kedua dapat diakses dengan tangga dan lift. Sebuah loket tiket di menara selatan menjual tiket ke anak tangga yang dimulai di tempat itu. Di platform pertama tangga menaik dari menara timur dan pertemuan tingkat ketika hanya dapat diakses dengan lift. Dari platform pertama atau kedua tangga dibuka bagi semua orang yang naik dan turun tergantung apabila mereka telah membeli tiket lift atau tiket tangga. Jumlah anak tangga 9 ke loket tiket di dasar, 328 ke tingkat pertama, 340 ke tingkat kedua dan 18 ke platform lift di tingkat kedua. Ketika keluar lift di tingkat ketiga terdapat 15 anak tangga naik menuju platform pengamatan atas. Jumlah anak tangga dituliskan secara bertahap di sisi tangga untuk memberikan tanda tangga naik. Kebanyakan tangga naik memberikan pemandangan langsung ke bawah atau sekitar menara meskipun beberapa anak tangga pendek tertutup.
" Ayo kita ke sana, Sayang. Kita akan melihat pemandangan kota Paris dari atas Menara Eiffel " ajak Satria pada sang istri.
" Iya Mas " jawab Kinara.
Kemudian Satria dan Kinara menuju menara selatan untuk membeli tiket menaiki tangga. Mereka memilih untuk menaiki tangga saja agar lebih bisa menikmati pemandangan kota Paris.
" Jangan pernah lepasin genggaman tangan aku " ucap Satria saat mereka akan menaiki Menara Eiffel melalui tangga.
" Iya Mas " jawab Kinara patuh.
__ADS_1
Kinara semakin mengeratkan genggaman tangannya pada Satria dan mereka mulai menaiki tangga satu per satu.
Kinara bisa melihat dengan jelas pemandangan indah kotak Paris ketika mereka semakin naik ke atas. Kinara benar-benar merasa beruntung Satria mengajaknya untuk berbulan madu ke tempat seindah ini.
Setelah berada di tengah-tengah Menara Eiffel, Satria dan Kinara memutuskan untuk berhenti dan melihat keindahan kota Paris dari sana saja yang sudah terlihat cukup jelas. Di sana juga banyak pasangan-pasangan lain yang mendatangi tempat yang romantis itu.
" Aku gak pernah kepikiran sama sekali bisa datang ke tempat seindah ini. Makasih ya, Mas " ucap Kinara pada Satria sambil melihat keindahan kota Paris dari salah satu sisi.
" Kamu gak perlu berterima kasih, Sayang. Mas akan buat apapun yang bisa buat kamu bahagia " jawab Satria lalu memeluk tubuh Kinara dari belakang.
Kinara sebenarnya malu mereka dalam posisi sedekat itu tetapi sepertinya tidak ada yang mempedulikan mereka dan juga pasangan lain melakukan hal yang sama.
" Biar aja seperti ini, Sayang. Lagipula gak ada yang peduli, gak kayak di Indonesia. Kalau di Indonesia baru pegangan tangan aja, netizen udah pada julid. Apalagi emak-emak yang baru bisa main Facebook " ucap Satria saat mengetahui jika sang istri malu.
Kinara yang mendengar itu pun tertawa kecil karena yang dikatakan suaminya itu benar. Kejadian kecil saja akan dijadikan bahan gunjingan jika berada di Indonesia, tetapi di luar negeri orang tidak memperdulikan yang bukan urusan mereka.
Sayang sekali jika tidak mengabadikan semua momen saat mereka berada di Menara Eiffel.
Kinara mengarahkan kamera ke dirinya dan Satria lalu mengabaikan momen indah itu.
Cup.
Satria mengecup pipi Kinara saat kamera ponsel menangkap gambar mereka berdua.
" Mas " ucap Kinara karena takut ada yang melihatnya.
Tetapi Satria tidak mempedulikannya dan terus memberikan kecupan di pipi Kinara walaupun di sana cukup banyak orang.
Cukup banyak Kinara mengambil foto mereka di menara Eiffel dan itu akan menjadi kenangan yang sangat berharap untuk mereka berdua.
__ADS_1
Setelah puas melihat keindahan kota Paris dari atas Menara Eiffel, Satria dan Kinara turun ke lantai satu untuk makan siang di restoran yang ada di sana. Kinara memesan menu yang sama seperti kemarin karena itu sudah pasti halal untuk mereka makan karena terbuat dari daging bebek.
" Thank you " ucap Kinara pada pelayan yang mengantarkan makanan pesanan mereka.
Satria dan Kinara menikmati makan siang mereka walaupun tetap saja tidak merasa kenyang karena tidak ada nasi.
" Mas, kayaknya kita memang harus belanja dan masak sih. Aku gak kenyang kalau gak makan nasi " ucap Kinara setelah mereka selesai makan.
" Iya Sayang. Setelah ini kita langsung belanja di supermarket " jawab Satria.
" Terus kita langsung pulang dan istirahat karena nanti malam aku mau ajak kamu keluar lagi " lanjut Satria.
" Kemana, Mas? " tanya Kinara karena memang ia tahu tujuan mereka malam ini.
Bahkan di list yang ia susun ke beberapa tempat tetapi untuk nanti malam tidak ada.
" Nanti aku kasih tau kalau kita udah mau berangkat " jawab Satria tidak ingin memberitahukannya pada Kinara.
Kinara pun menganggukkan kepalanya karena Satria tidak akan memberitahunya walaupun ia terus bertanya.
Setelah itu Satria dan Kinara segera pergi dari Menara Eiffel dan menyempatkan berbelanja di supermarket lalu pulang ke apartemen untuk beristirahat.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia, Suamiku Seorang Bodyguard dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1