Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
65. Kumpul


__ADS_3

Satria yang sedang sarapan bersama dengan Ayah Arif dan Bunda Wulan dikejutkan dengan kedatangan Raka dan Elsa ke rumahnya. Mereka sengaja mendatangi Satria ke rumah agar bisa berangkat bersama-sama menuju rumah Kinara saat ini.


" Ayo ikut sarapan sama-sama " ucap Bunda Wulan pada Raka dan Elsa yang berada di ruang tamu.


" Gak usah repot-repot Tante, kami sudah sarapan kok di rumah " tolak Elsa halus.


" Baiklah " jawab Bunda Wulan.


Satria menghabiskan sarapannya dengan cepat lalu menghampiri Raka dan Elsa di ruang tamu.


" Pagi amat lo berdua datengnya " ucap Satria duduk di sofa di samping Raka.


" Nih, dia nyamperin ke rumah gue jadi ya langsung aja ke sini " jawab Raka sambil melirik Elsa.


" Nyokap bokap gue ke luar kota. Gue males di rumah cuma sama Mbak " ucap Elsa.


" Ya sudah, kita berangkat aja yuk. Jauh juga nanti malah keburu panas " ajak Satria lalu berdiri dari posisi duduk.


Satria pergi ke untuk berpamitan pada kedua orang tuanya lalu kembali pada Raka dan Elsa.


" Ayok " ucap Satria.


Raka dan Elsa keluar terlebih dahulu sedangkan Satria mengambil motornya di garasi.


Kemudian mereka bertiga pun langsung pergi menuju rumah Kinara dengan Satria berada di depan sebagai penunjuk jalan.


Sesampainya di sana, terlihat rumah itu sepi dan motor Kinara juga tidak terlihat. Sepertinya Kinara sedang tidak ada di rumah.


" Kayaknya Kinara gak ada di rumah deh " ucap Elsa saat melihat rumah itu sepi.


" Mungkin dia keluar sebentar. Gue punya kuncinya kok, kita masuk aja " ucap Satria.


Satria turun dari motornya lalu membuka pagar yang hanya setinggi dada itu. Mereka memasukkan motor mereka ke halaman rumah. Satria membuka pintu rumah itu karena ia juga mempunyai kunci rumah itu.


" Ayo masuk " ucap Satria membuka pintu.


Raka dan Elsa masuk ke dalam rumah itu mengikuti Satria. Satria mempersilahkan Raka dan Elsa untuk duduk.


Tak lama terdengar suara motor Kinara memasuki halaman rumah itu. Kinara sempat heran karena pintu rumah itu terbuka dan terlihat motor Satria dan teman-temannya.


" Mungkin, Mas Satria. Tapi ada motor Raka sama Elsa juga " ucap Kinara turun dari motornya.


Kinara pergi ke minimarket depan kompleks untuk membeli mie instan karena bahan makanan yang ia beli sudah habis dan ia belum sempat untuk berbelanja lagi.


" Assalamualaikum " ucap Kinara memasuki rumah.


Di sana terlihat Satria, Raka dan juga Elsa sedang duduk di ruang tamu.


" Walaikumsalam " jawab mereka.


" Kinara " ucap Elsa berdiri dari duduknya.


Elsa menghampiri Kinara dan langsung memeluk dengan sangat erat hingga Kinara sulit untuk bernapas.


" Aku kangen banget sama kamu, Ra " ucap Elsa masih memeluk Kinara.

__ADS_1


" Iya Elsa, tapi lepas dulu nih pelukannya. Engap aku " jawab Kinara menepuk-nepuk pelan tangan Elsa.


" Eh sorry, Ra " ucap Elsa langsung melepaskan pelukannya pada Kinara.


Kinara tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu. Mungkin begitu rindunya Elsa pada dirinya hingga memeluknya begitu erat.


" Lo pake hijab, Ra? " tanya Raka saat melihat penampilan baru Kinara.


" Iya Ka, Alhamdulillah " jawab Kinara tersenyum.


" Aku gak nyangka si Ra, tapi kamu makin cantik pake hijab gini " ucap Elsa pada Kinara.


Kinara pun tersenyum menanggapi ucapan Elsa.


" Kamu dari mana? " tanya Satria pada Kinara.


" Dari minimarket depan. Abis beli mie instan " jawab Kinara menunjukkan kantong plastik yang berisi mie instan pada Satria.


" Wih, enak tuh. Masak sana, Ra " ucap Raka pada Kinara.


" Ih enak aja lo nyuruh-nyuruh calon istri gue " ucap Satria.


" Gak papa lah, sekali-kali. Dia temen gue juga " jawab Raka.


" Ni gue masakin tenang aja. Gue juga beli banyak " ucap Kinara.


" Kamu mau juga Mas? " tanya Kinara pada Satria.


" Boleh deh " jawab Satria.


" Yee, lo juga mau " ucap Raka pada Satria.


" Kamu mau juga, Sa? " tanya Kinara pada Elsa.


" Mau deh " jawab Elsa.


" Ayo biar gue bantuin masak mienya " ucap Elsa.


" Sayang, jangan lupa kopinya ya " ucap Satria pada Kinara.


Raka dan Elsa pun langsung melihat ke arah mereka berdua karena Satria yang memanggil Kinara dengan panggilan sayang.


" Cielah, sayang sayang " ucap Elsa menggoda mereka berdua.


Wajah Kinara pun langsung memerah karena godaan Elsa itu.


" Biarin aja " jawab Satria lalu mengedipkan sebelah matanya pada Kinara.


Kinara langsung mengajak Elsa ke dapur dari pada terus digoda oleh mereka.


" Ayo Sa, kita ke dapur " ucap Kinara menarik tangan Elsa.


Kinara dan Elsa pun pergi ke dapur untuk memasak mie instan. Kinara mengambil sebuah panci dan mengisinya dengan air.


" Sa, kamu masukin mienya ke dalam panci. Aku mau buat kopi buat mereka dulu " ucap Kinara pada Elsa.

__ADS_1


" Oke Ra " jawab Elsa.


Elsa pun langsung memasuk mie ke dalam air yang sudah panas. Sedangkan Kinara membuat kopi untuk Satria dan Raka.


Kemudian Kinara membawa dua cangkir kopi ke ruang tamu. Kinara meletakkan dua cangkir kopi itu di atas meja.


" Makasih ya Sayang " ucap Satria pada Kinara.


" Aduh, panas deh telinga gue " ucap Raka mengipasi kedua telinganya.


Satria hanya tertawa melihat itu. Sedangkan Kinara sudah malu dengan wajah yang merah. Kinara menarik tangan Satria menjauh dari Raka.


" Kenapa Sayang? " tanya Satria pada Kinara.


" Kamu tuh jangan panggil aku sayang di depan mereka. Aku kan malu " ucap Kinara.


" Terus aku panggil kamu apa dong " ucap Satria.


" Panggil nama aku aja " jawab Kinara.


" Aku gak mau " ucap Satria.


" Ist, cuma kalau di depan orang lain. Kalau sama aku doang boleh panggil Sayang " ucap Kinara.


" Iya deh Ara Sayang " jawab Satria tersenyum.


Setelah itu Kinara kembali ke dapur dan ia melihat Elsa yang sedang mengangkat mie yang sudah matang.


" Sudah mateng, Sa? " tanya Kinara.


" Iya " jawab Elsa.


Kinara dan Elsa memberikan bumbu pada mie itu dan menatanya di piring.


Kemudian Kinara dan Elsa membawa mie yang sudah selesai dimasak itu ke ruang tamu dimana Satria dan Raka berada.


" Mienya sudah matang " ucap Elsa lalu duduk di sofa dengan piring di tangannya.


Kinara memberikan piring yang berisi mie pada Satria dan Raka.


" Lama ya kita gak ngumpul berempat gini " ucap Elsa sambil memakan mie instan miliknya.


" Iya, terakhir kan waktu hari kelulusan " tambah Kinara.


" Lo si kelamaan liburan " ucap Raka pada Elsa.


" Dih biarin lah. Gue kan juga butuh liburan " jawab Elsa.


" Semoga kita tetep bisa kumpul-kumpul gini ya walau nanti sudah sibuk sama kegiatan masing-masing " ucap Kinara pada mereka.


Satria serta Raka dan Elsa pun menganggukkan kepala mereka. Mereka berharap persahabatan mereka tetap terjalin hingga mereka memiliki kehidupan masing-masing.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2