Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
55. Pindah


__ADS_3

Kinara memutuskan untuk segera pindah ke rumah keluarga Satria yang kemarin ia kunjungi. Kinara juga berencana untuk mencari pekerjaan untuk mengisi waktu luang sebelum kegiatan perkuliahan dimulai. Papa Lukman dan Mama Santi pun mengizinkannya walau dengan berat hati karena putri mereka akan tinggal sendiri walaupun jaraknya tidak begitu jauh.


Kinara sudah mengemasi barang-barangnya ke dalam koper sejak tadi malam. Ia hanya membawa pakaian dan barang-barang pentingnya saja karena di rumah itu semuanya sudah lengkap.


Kinara keluar dari kamarnya dengan membawa sebuah koper dan tas yang cukup besar. Satria yang akan mengantarnya nanti karena Papa Lukman harus pergi mengajar dan Mama Santi akan pergi ke toko kue karena sedang banyak pesanan.


Saat Satria sudah datang, Kinara pun langsung berpamitan kepada kedua orang tuanya.


" Pa, Ma, Ara pergi dulu ya " ucap Kinara pada Papa Lukman dan Mama Santi.


" Kamu jaga diri kamu baik-baik di sana. Kalau ada apa-apa langsung kabarin Papa " ucap Papa Lukman pada Kinara.


" Iya Pa " jawab Kinara.


" Kamu jaga kesehatan ya sayang. Jangan telat makan nanti maag kamu kambuh. Di sana nanti kamu sendiri, gak ada yang ingetin kamu lagi " ucap Mama Santi.


" Iya Ma. Mama kayak Ara mau pergi jauh aja. Mama Papa juga bisa datengin Ara kapanpun. Aku bakal sering pulang kok " jawab Kinara.


Mama Santi memeluk Kinara. Biar bagaimanapun ia sulit untuk melepaskan putrinya tinggal sendiri tanpa pengawasannya.


" Sini biar aku masukin koper kamu ke mobil " ucap Satria pada Kinara.


Kemudian Satria pun memasukkan koper dan tas milik Kinara ke bagasi mobil yang dibawanya.


" Aku bakal bawa motor. Nanti aku ikutin kamu dari belakang " ucap Kinara pada Satria.


Kinara memeluk Papa Lukman dan Mama Santi serta Alina sebelum ia pergi.


" Kakak sering-sering pulang ya. Aku bakal kesepian di rumah " ucap Alina pada Kinara.


" Kakak usahain sering-sering pulang " jawab Kinara mengusap kepala Alina.


" Ara pergi dulu, Pa, Ma " pamit Kinara.


Kinara mencium tangan Papa Lukman dan Mama Santi. Begitu juga dengan Satria.


" Assalamualaikum " ucap Satria dan Kinara.


" Walaikumsalam " jawab Papa Lukman dan Mama Santi serta Alina.


Satria masuk ke mobilnya dan melajukannya meninggalkan rumah Kinara. Kinara mengikutinya dari belakang dengan menggunakan motor.


Empat puluh lima menit kemudian, mereka pun sudah sampai. Satria membawa barang-barang Kinara masuk ke dalam rumah setelah ia membuka pintunya.


" Aku taruh langsung di kamar kamu ya " ucap Satria pada Kinara.


" Iya " jawab Kinara.


Kinara mengikuti Satria dari belakang memasuki kamarnya di rumah itu.


" Makasih ya, Mas " ucap Kinara pada Satria.

__ADS_1


Satria yang memintanya untuk memanggilnya seperti itu.


Satria meletakkan koper dan tas Kinara di depan lemari pakaian.


" Iya Sayang " jawab Satria tersenyum.


Tiba-tiba terdengar suara Rere memanggil mereka berdua. Rere datang bersama dengan Rendra dan Puspa. Kebetulan hari itu adalah weekend jadi Rendra tidak pergi bekerja.


" Om Satria, Ate Ara " panggil Rere dari depan pintu.


Satria dan Kinara pun langsung menoleh ke arah pintu.


" Rere " ucap Kinara.


Rere masuk ke kamar itu dengan Rendra dan Puspa di belakangnya.


" Kalian kapan sampai? " tanya Puspa pada Satria dan Kinara.


" Kita baru aja sampai kok Kak " jawab Satria.


" Ate Ara bakal tinggal disini ya? " tanya Rere pada Kinara.


" Iya Sayang. Tante Ara bakal tinggal disini mulai hari ini " jawab Kinara tersenyum.


" Wah, jadi Rere bisa ketemu Ate Ara setiap hari dong " ucap Rere terlihat senang.


Kinara menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


" Kapan kamu mulai masuk kuliah, Ra? " tanya Puspa pada Kinara.


" Agustus, Kak. Masih sekitar dua bulan lagi " jawab Kinara.


" Kamu ambil jurusan apa? " tanya Rendra sambil menikmati kue yang dibawa Kinara.


" Pendidikan Matematika, Bang " jawab Kinara.


" Wah, cocok buat kamu yang pinter " ucap Rendra.


Kinara hanya tersenyum menanggapi ucapan Rendra.


" Kamu emang pengen jadi guru ya? " tanya Satria.


Kinara pun menganggukkan kepalanya. " Aku dari kecil pengen banget jadi guru. Makanya aku ambil pendidikan " jawab Kinara.


" Oh iya, kamu mau lanjut dimana? Kamu belum ada bilang sama aku " tanya Kinara pada Satria.


" Ada deh. Belum waktunya kamu tau " jawab Satria tersenyum.


" Kok gitu? " ucap Kinara.


" Nanti aku bakal kasih tau kamu " ucap Satria.

__ADS_1


" Ya sudah lah " jawab Kinara.


Setelah hari beranjak siang, Rendra dan Puspa pulang ke rumah mereka karena Rere sudah mengantuk dan ingin tidur siang. Begitu juga dengan Satria, Satria harus segera pulang ke rumahnya.


" Kamu gak papa kan aku tinggal sendirian? " tanya Satria pada Kinara.


" Gak papa, Mas " jawab Kinara.


" Kalo ada apa-apa kamu langsung hubungin aku ya " ucap Satria.


" Iya, aku pasti hubungin kamu " jawab Kinara.


" Kamu jangan khawatir sama aku. Lagian juga dari sini kan deket sama Kak Puspa " ucap Kinara.


Satria pun menganggukkan kepalanya.


" Besok aku ada urusan jadi aku bisa ke sini " ucap Satria pada Kinara.


" Iya, gak papa. Lagian kamu gak perlu ke sini setiap hari " jawab Kinara.


" Emang gak boleh ya kalo aku sering ke sini? " tanya Satria.


" Bukan gitu tapi ya kamu kan punya kesibukan sendiri " jawab Kinara.


" Aku juga mau mulai cari kerja besok " ucap Kinara.


" Kamu serius mau kerja? " tanya Satria.


" Iya. Buat ngisi waktu sebelum mulai kuliah. Lagian kan lumayan buat kebutuhan sehari-hari jadi gak usah minta lagi sama Papa Mama " jawab Kinara.


" Eh, kok malah ngobrol sih. Katanya mau pulang " ucap Kinara karena Satria terus mengajaknya mengobrol.


" Ngusir nih? " ucap Satria.


" Enggak ngusir, tapi kan tadi kamu bilang mau pulang. Aku juga mau beres-beres barang aku " jawab Kinara.


" Iya iya. Aku pulang dulu ya " pamit Satria.


" Kamu hati-hati ya Mas " ucap Kinara.


" Iya sayangnya aku " jawab Satria.


Kinara pun tersenyum mendengar panggilan itu.


Setelah itu Satria pun pergi meninggalkan rumah itu.


Kinara masuk ke dalam kamarnya dan mulai merapikan barang-barangnya. Kinara memasukkan semua pakaiannya di dalam lemari. Kinara juga menata buku-bukunya di atas meja belajar. Di sana juga ada sebuah meja rias dan Kinara meletakkan skincare dan make up nya di sana.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2