Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
91. Menyelamatkan Satria


__ADS_3

Sementara itu, Kinara dan Raka sedang menunggu Satria yang pergi ke toilet tapi sudah hampir tiga puluh menit Satria belum juga kembali.


" Satria kemana sih? Lama banget ke toiletnya " ucap Kinara karena Satria tidak kunjung kembali.


" Iya nih. Jangan-jangan Satria ketiduran nih di toilet " tambah Raka.


" Enggak mungkin lah " jawab Kinara.


Tiba-tiba terdengar suara ponsel Raka berbunyi. Raka pun langsung membuka ponselnya dan ternyata itu pesan dari Satria. Rama membuka pesan dari Satria dan ia sangat terkejut mendapatkan pesan jika Satria dalam bahaya.


" Satria dalam bahaya? " ucap Raka terkejut.


" Kenapa, Ka? " tanya Kinara yang melihat wajah terkejut Raka.


" Satria dalam bahaya, Ra " ucap Raka pada Kinara.


Deg.


Kinara sangat terkejut dan menjadi sangat khawatir mendengar itu. Apalagi Satria tidak kunjung kembali.


" Astaghfirullah, dalam bahaya gimana? " tanya Kinara panik.


" Gue juga gak tau tapi Satria kirim pesan ke gue kalo dia lagi dalam bahaya. Dia juga sharelock posisinya sekarang dan itu masih di hotel ini " jawab Raka.


Tanpa pikir panjang, Kinara mengajak Raka untuk mendatangi tempat yang dikirimkan oleh Satria. Ia benar-benar merasa sangat khawatir saat ini pada Satria.


" Kalau gitu kita harus cepet ke sana. Gue takut terjadi sesuatu sama Satria " ucap Kinara pada Raka.


" Iya Ra " jawab Raka.


Kinara dan Raka pun segera pergi untuk mencari Satria. Mereka melewati lorong-lorong kamar hotel agar bisa mencapai lokasi yang di kirimkan Satria.


" Kalo GPS-nya ngarah ke sekitar sini berarti Mas Satria ada di salah satu kamar-kamar ini " ucap Kinara masih mengikuti langkah Raka.


" Kemungkinan besar iya, Ra " jawab Raka.


Mereka terus berjalan hingga berhenti di titik yang dikirimkan Satria. Mereka berhenti di depan sebuah kamar hotel.


" Kayaknya Satria ada di kamar ini deh, soalnya titiknya berhenti di sini " ucap Raka menunjukkan ponselnya pada Kinara.


" Terus gimana cara kita buat masuk dan mastiin Satria ada di dalam. Kayaknya kamar ini juga dikunci " ucap Kinara pada Raka.


Kinara dan Raka pun terdiam sebentar dan berpikir agar bisa menemukan Satria.


" Kami tunggu di sini Ra, aku bakal cari pegawai hotel ini dan minta mereka buat buka kamar ini " ucap Raka pada Kinara.


Kinara pun langsung menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


" Ya Allah, tolong selamatkan Mas Satria " doa Kinara dalam hati.


Raka segera pergi untuk mencari pegawai hotel dan meminta bantuannya. Raka menuju resepsionis hotel itu.


" Permisi, Mbak " ucap Raka pada resepsionis itu.


" Ada yang bisa kami bantu, Pak? " tanya resepsionis itu pada Raka.


" Begini Mbak, teman saya sedang berada dalam bahaya di kamar 2089. Saya minta tolong buat buka kamar itu dan menyelamatkan teman saya " jawab Raka.


Raka menunjukkan pesan yang dikirimkan oleh Satria agar resepsionis itu percaya kepadanya.


" Kamar itu sebenarnya sudah dipakai oleh orang lain, tapi karena ini kondisi mendesak kami akan memberikan akses untuk membuka kamar itu. Tapi harus ada pegawai kami yang ikut bersama Bapak " ucap resepsionis itu.


" Iya Mbak. Terima kasih " jawab Raka.


Setelah itu, Raka dan satu orang pegawai hotel pergi ke tempat Kinara menunggunya.


" Gimana, Ka? " tanya Kinara saat Raka sudah berada di dekatnya.


" Gue berhasil yakinin pegawai hotel ini buat bisa dapet akses buat buka kamar ini " jawab Raka.


" Alhamdulillah " ucap Kinara.


Raka meminta pegawai hotel itu untuk segera membuka kamar hotel di depan mereka karena mereka sudah sangat khawatir pada Satria.


Pegawai hotel itu pun segera menempelkan kartu akses pada pintu hotel dan pintu hotel itu pun terbuka. Kinara dan Raka serta pegawai hotel itu pun langsung masuk ke dalam kamar hotel itu.


Deg.


Mereka dibuat tidak percaya dengan apa yang mereka lihat di dalam kamar hotel itu.


" Mas Satria " pekik Kinara melihat itu.


Jantung Kinara seketika terasa berhenti saat melihat asa seorang wanita yang bertelanjang bulat berada di atas tubuh Satria yang sudah bertelanjang dada.


Raka dan pegawai hotel itu juga sama terkejutnya dengan Kinara saat melihat itu.


" Ara " ucap Satria yang sedang berusaha mendorong tubuh Ela.


Sedangkan Ela sangat terkejut dengan kedatangan mereka semua dan ia masih terdiam di atas tubuh Satria dengan keadaan telanjang.


" Ka, tolongin gue. Singkirin cewek gila ini dari tubuh gue " ucap Satria dengan suara serak.


Raka pun langsung menghampiri mereka dan menarik tubuh Ela hingga ia tersungkur. Raka juga mengambil sebuah selimut untuk menutupi tubuh Ela yang tidak pantas untuk dilihat.


Satria bangkit dengan napas yang memburu. Ia menatap Kinara yang hanya diam dan berdiri di tempatnya.

__ADS_1


" Ra, tolong percaya sama aku. Aku dijebak tolong maafin aku " ucap Satria pada Kinara.


Kinara tersadar setelah mendengar ucapan Satria. Kinara mencoba mendekat saat melihat Satria sedang tidak baik-baik saja.


" Jangan mendekat, aku mohon jangan mendekat " ucap Satria melarang Kinara untuk mendekat.


Ia tidak ingin tubuhnya menjadi tidak terkendali karena Kinara berada di dekatnya. Kinara pun menghentikan langkahnya.


Sedangkan Ela merasa kesal karena rencananya gagal. Ia berdiri dari duduknya dengan menutupi tubuhnya dengan selimut yang dilempar Raka.


" Sialan, kalian mengganggu " ucap Ela dengan emosi.


" Ini semua gara-gara kamu perempuan murahan " lanjutnya pada Kinara.


Kinara yang mendengar itu sangat terkejut. Ia tidak tahu apa yang membuat Ela mengatainya sebagai perempuan murahan.


Ela ingin menyerang Kinara tapi dengan segera Raka menghalanginya.


" Lepasin " ucap Ela memberontak.


Raka terpaksa memukul tengkuk Ela dengan keras dan menyebabkan Ela pingsan sehingga tidak lagi menyerang Kinara.


" Mas, tolong jaga perempuan ini dulu " ucap Raka pada pegawai hotel tadi.


" Baik, Pak " jawab pegawai hotel itu.


Kinara mencoba mendekat lagi ke arah Satria yang semakin tidak karuan.


" Mas, kamu itu kenapa? " tanya Kinara khawatir.


" Jangan mendekat " ucap Satria melangkah mundur.


" Tapi kenapa, Mas? Kamu itu kenapa? " ucap Satria masih berjalan mendekat.


" Aku bilang jangan mendekat " bentak Satria tanpa sadar.


Kinara pun langsung menghentikan langkahnya saat mendapat bentakan dari Satria. Hatinya begitu sakit karena baru kali ini Satria membentaknya.


" Aku minta maaf. Aku gak ada maksud bentak kamu. Aku mohon jangan mendekat, ini demi kebaikan kamu " ucap Satria merasa sangat bersalah.


Kinara hanya terdiam dengan tatapan tidak percaya pada Satria. Sedangkan Satria masih berusaha menahan gejolak hasrat pada tubuhnya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2