
Satria terus menggenggam tangan Kinara yang masih belum sadarkan di atas tempat tidur rumah sakit, tetapi sekarang ia bisa sedikit tenang karena dokter mengatakan jika keadaan istrinya itu baik-baik saja dan masih dalam pengaruh obat. Satria juga sudah menghubungi kedua orang tua serta kedua mertuanya dan memberitahukan jika Kinara sedang dirawat di rumah sakit. Mereka tentu saja terkejut dan sangat panik tetapi Satria menjelaskan keadaan Kinara lalu memberitahu kabar gembira jika Kinara sedang mengandung anaknya. Rasa panik mereka pun sedikit berkurang dan berganti dengan perasaan bahagia.
" Kalian pulanglah, ini sudah hampir petang. Sebentar lagi juga orang tua gue dan Kinara sampai rumah sakit " ucap Satria pada Sandi dan Ayla yang dari tadi tetap berada di sana untuk menemani Satria.
Sandi menganggukkan kepalanya karena memang mereka harus pulang terlebih dahulu dan besok mereka bisa ke sana lagi saat Kinara sudah sadar.
" Kita pulang dulu ya. Besok gue ke sini lagi kalau Kinara sudah sadar " pamit Sandi mendekati Satria.
" Iya San " jawab Satria.
Sandi menepuk pundak Satria sebelum ia pergi lalu keluar dari ruang perawatan itu dan diikuti oleh Ayla yang terus menundukkan kepalanya. Satria tidak mengatakan apapun pada Ayla karena ia mencoba untuk menghindarinya, apalagi secara tidak langsung ucapan Ayla yang membuat Kinara celaka seperti ini. Bukannya menyalahkan tapi memang itulah faktanya.
" Cepatlah sadar, Sayang. Aku tidak sabar memberitahu kamu kabar bahagia ini, kalau ada calon anak kita di perut kamu " ucap Satria mengusap perut Kinara yang rata.
" Terima kasih karena sudah bertahan. Tetaplah kuat sampai nanti kamu lahir di dunia dan menjadi pelengkap hidup kami " lanjut Satria pada calon anaknya yang masih segumpal darah.
Tak lama kemudian, kedua orang tua Satria dan Kinara datang secara bersamaan dan mereka langsung memastikan keadaan Kinara yang terbaring di tempat tidur rumah sakit.
" Sayang, kenapa ini terjadi pada kamu? " ucap Mama Santi menangis saat melihat putrinya masih tidak sadarkan diri.
" Sudah, Ma. Putri kita sudah baik-baik saja dan sedang beristirahat " ucap Papa Lukman mencoba menenangkan Mama Santi.
Bunda Wulan juga menangis melihat menantunya terbaring tidak berdaya tetapi ia lebih bisa mengendalikan dirinya.
" Cepatlah sadar ya, Sayang. Kami semua di sini menanti kamu sadar " ucap Bunda Wulan mengusap kepala Kinara.
Setelah itu mereka semua duduk di sofa yang ada di ruang perawatan itu, kecuali Mama Santi yang duduk di kursi samping Kinara karena ingin menjaga putrinya.
__ADS_1
" Maafkan Satria, Satria tidak bisa menjaga Ara dengan baik " ucap Satria menundukkan kepalanya.
Satria merasa bersalah karena ia tidak bisa lebih menjaga Kinara hingga istrinya harus mengalami hal seperti ini.
" Ini musibah dan kita semua tidak ada yang tahu jika hal ini akan terjadi. Jadi kamu jangan menyalahkan diri kamu sendiri " ucap Papa Lukman karena ini semua bukanlah kesalahan Satria.
" Benar, Sat. Yang terpenting sekarang istri kamu baik-baik saja dan kita mendapatkan sebuah kabar gembira " tambah Ayah Arif.
Ayah Arif sangat bahagia saat mendengar jika Kinara sedang hamil dan ia akan mendapatkan cucu lagi. Walaupun sudah mendapatkan dua cucu dari Puspa, Ayah Arif tetap sangat bahagia dan berharap cucunya kali ini berjenis kelamin laki-laki. Begitu juga dengan Papa Lukman, apalagi ini adalah cucu pertamanya.
" Sayang, lebih baik sekarang kamu bersih-bersih dulu " ucap Bunda Wulan karena putranya itu masih mengenakan seragam dinasnya.
" Iya Bun " jawab Satria menurut.
Satria mengambil pakaian ganti yang dibawakan oleh Bunda Wulan lalu segera masuk ke dalam kamar mandi yang ada di ruang perawatan itu untuk membersihkan tubuhnya.
***
" Aku langsung pulang " ucap Sandi setelah Ayla turun dari motornya.
Motor itu dibawa oleh pria yang menabrak Kinara ke rumah sakit saat ia mengemudikan mobil Kinara.
Sandi tidak turun terlebih dulu seperti biasanya karena ia terlanjur kecewa dan hatinya sakit. Bagaimana tidak kecewa dan sakit hati jika gadis yang ia cintai malah mencintai sahabatnya sendiri.
" Tunggu, San " cegah Ayla menahan tangan Sandi saat hendak menyalakan mesin motornya.
" Ada apa? " tanya Sandi pada Ayla.
__ADS_1
" Sandi, aku minta maaf sama kamu. Aku akui kalau aku salah dan sudah sangat menyakiti hati kamu karena aku masih mencintai Satria saat aku menjadi pacar kamu. Mulai hari ini aku janji akan berusaha untuk mencintai kamu dan mengganti nama Satria dengan nama kamu di hati aku. Kamu mau kan maafin aku? Kamu masih mau kan bertahan sama aku? " ucap Ayla karena jujur saja ia tidak ingin Sandi meninggalkan dirinya dan ia menyesal menyia-nyiakan pria sebaik Sandi.
" Aku memang sangat kecewa dan hatiku sangat sakit, tapi nanti aku pasti akan memaafkan kamu. Tapi untuk tetap bertahan sama kamu, aku belum tahu. Aku juga mau balik dicintai oleh perempuan yang aku cintai. Aku butuh waktu untuk memutuskan itu " jawab Sandi yang sudah terlanjur kecewa.
Ayla menganggukkan kepalanya karena ia paham jika Sandi tidak bisa memaafkannya begitu saja.
" Aku mengerti tapi aku berharap kamu masih mau bertahan sama aku, San. Aku janji akan memperbaiki semuanya " ucap Ayla penuh harap.
" Iya " jawab Sandi singkat.
Hati Ayla tercubit karena Sandi yang hangat dan banyak bicara kini sudah tidak ada karena kesalahannya.
" Aku pulang dulu. Kamu masuklah " pamit Sandi yang masih peduli pada Ayla.
" Kamu hati-hati di jalan dan terima kasih karena sudah mengatarku pulang " ucap Ayla pada Sandi.
Sandi pun menganggukkan kepalanya untuk menjawabnya.
Kemudian Sandi segera menyalakan mesin motornya dan melajukannya meninggalkan Ayla. Sedangkan Ayla hanya bisa menatap motor Sandi yang mulai menghilang dengan tatapan nanar, ia sungguh menyesal sudah menyakiti pria sebaik Sandi.
" Aku berharap kamu masih bisa memaafkan aku dan kasih aku kesempatan, San " gumam Ayla saat Sandi sudah hilang dari pandangannya.
Setelah itu Ayla pun segera masuk ke dalam rumah karena harus sudah hendak berganti malam dan suara azan magrib sudah terdengar.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
__ADS_1
Ada juga karya saya di akun ini " Menikahi Ayah Nadia, Suamiku Seorang Bodyguard dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘
Tolong follow ig saya @tyaningrum_05 dan akun NT saya Gadis Taurus ya 😘