Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
193. Rumah Masa Depan


__ADS_3

Belum sampai di tempat yang maksud, Satria menghentikan mobilnya dan memberikan sebuah kain berwarna hitam pada Kinara. Ia ingin istrinya itu menutup matanya sebelum mereka sampai karena ia benar-benar ingin memberikan sebuah kejutan.


" Sayang, pakai ini buat tutup mata kamu " ucap Satria memberikan kain hitam pada Kinara.


" Kenapa harus tutup mata segala sih, Mas " ucap Kinara yang sudah sangat penasaran tetapi harus menutup matanya.


" Biar lebih kejutan lagi, Sayang. Jadi harus tutup mata " jawab Satria tersenyum.


Akhirnya Kinara pun menurut daripada berdebat. Satria pun memasangkan kain hitam itu untuk menutupi mata istrinya dan memastikannya tidak bisa melihat apapun.


" Ini berapa, Sayang? " tanya Satria mengangkat tiga jarinya di depan mata Kinara.


" Gak tau lah, mata aku kan ditutup gini " jawab Kinara mencebikkan bibirnya.


Satria pun terkekeh melihat itu. " Cuma mau mastiin aja, Sayang " ucap Satria.


Setelah itu Satria melanjutkan perjalanan yang sebenarnya tidak terlalu jauh lagi karena hanya tinggal lima menit mereka sudah sampai.


" Sayang, ayo turun " ucap Satria memegang tangan Kinara.


Bermodal rasa percaya pada sang suami, Kinara pun mencoba turun dari mobil dengan sangat hati-hati karena matanya ditutup dan ia tidak bisa melihat apa-apa.


" Sebenarnya kamu mau bawa aku kemana sih, Mas " ucap Kinara karena Satria terus menuntunnya.


" Sebentar lagi juga kamu tau, Sayang " jawab Satria.


Satria terus menuntun Kinara hingga beberapa saat kemudian ia meminta Kinara menaiki satu pijakan dan berhenti di sana.

__ADS_1


" Hati-hati, Sayang " ucap Satria menaiki sebuah pijakan.


Kinara mencoba untuk lebih berhati-hati dan terus berpegangan erat kepada suaminya itu.


" Kita sudah sampai dan kamu bisa buka penutup matanya " ucap Satria pada sang istri.


Satria membantu Kinara untuk melepaskan kain hitam yang menutup matanya hingga Kinara bisa melihat kembali cahaya. Kinara merasa sangat heran dan bingung karena saat ini ia berdiri di depan sebuah rumah yang sangat besar dengan halaman yang sangat luas dan ditumbuhi bunga-bunga yang sangat indah, tetapi ia tidak mengetahui milik siapakah itu.


" Ini rumah siapa, Mas? " tanya Kinara bingung.


Satria tersenyum melihat istrinya yang terlihat bingung itu. " Kalau kamu mau tau, kita harus masuk ke dalam " jawab Satria.


" Emang gak papa kita masuk? Kamu udah dapet izin dari pemilik rumah ini? " tanya Kinara was-was karena masuk rumah orang lain tanpa izin.


" Gak papa kok " jawab Satria tersenyum.


" Ayok " ajak Satria menarik tangan Kinara.


Hingga mata Kinara terhenti pada satu titik yang membuat ia sangat terkejut. Di sana ada foto-foto pernikahannya dengan Satria yang sudah terpajang di dinding, padahal foto itu baru diambil kemarin.


" Mas kok ada foto pernikahan kita? Jangan-jangan ini rumah... " ucap Kinara terhenti karena takut dugaannya salah.


Satria tersenyum dan menganggukkan kepalanya. " Iya Sayang, ini rumah kita. Rumah impian kamu dan akan menjadi rumah masa depan kita bersama anak-anak kita " ucap Satria pada Kinara.


Kinara menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang ia dengar dan ia lihat. Dia tidak menyangka Satria akan memberikan kejutan sebuah rumah masa depan untuk mereka. Kinara memang pernah mengimpikan untuk memiliki rumah bernuansa tropical dan dipenuhi dengan banyak tanaman, tetapi ia juga tidak menduga jika akan diberikan rumah sebesar ini.


" Ini kamu serius, Mas? " tanya Kinara karena rasanya sulit untuk percaya.

__ADS_1


" Iya Sayang. Aku membangun rumah ini buat kamu dan anak-anak kita " jawab Satria tersenyum.


" Tapi sejak kapan kamu mempersiapkan ini semua? Aku benar-benar masih gak percaya " ucap Kinara sembari memperhatikan rumah itu yang benar-benar seperti rumah impiannya.


" Satu tahun yang lalu, Sayang. Dan saat aku minta tanda tangan kamu beberapa minggu yang lalu setelah surat-surat pernikahan kita, itu untuk mengurus surat rumah ini yang aku buat atas nama kamu " jawab Satria.


Satria memang sudah mempersiapkan rumah itu sejak satu tahun yang lalu dengan dibantu oleh Rendra dan Puspa yang mengurusnya. Satria sengaja tidak memberitahukannya kepada Kinara karena memang ia ingin memberikan itu saat pernikahan mereka dan beruntungnya rumah itu bisa selesai satu bulan sebelum pernikahan mereka.


Satria juga membuat rumah itu atas nama Kinara karena ia membangun rumah itu sepenuhnya memang untuk Kinara. Itu juga salah satu bukti cintanya kepada sang istri.


Lagi-lagi Kinara menatap Satria tidak percaya. Sekali lagi ia tidak menyangka Satria melakukan semua itu untuk dirinya. Bahkan Satria membuat rumah itu atas nama dirinya padahal ia tidak mengetahui apapun tentang rumah itu sebelumnya. Tanpa terasa air mata haru pun mengalir di pipi Kinara.


" Kenapa kamu lakukan semua ini, Mas? " tanya Kinara pada Satria.


" Karena aku mencintai kamu, Sayang. Aku akan melakukan apapun buat kamu dan ini sebagian kecil aku mengungkapkan rasa cintaku sama aku " jawab Satria mengusap air mata Kinara dengan ibu jarinya.


Kinara tidak bisa berkata apa apalagi karenanya rasakan hanya rasa bahagia yang teramat besar karena dicintai oleh pria seperti Satria. Kinara tidak pernah memimpikan dicintai seperti ini dan sangat diratukan sebagai seorang istri. Kinara langsung memeluk Satria untuk mengungkapkan rasa bahagianya.


" Terima kasih, Mas. Terima kasih untuk semuanya dan terima kasih sudah mencintai aku sebesar ini " ucap Kinara dalam pelukan Satria.


" Iya Sayang. Aku akan melakukan apapun untuk kamu, apapun itu " jawab Satria memeluk Kinara tidak kalah erat.


Dua hari menjadi istri Satria Kinara sudah dibuat sangat bahagia dengan sebuah kejutan yang begitu besar. Sesuatu yang tidak pernah Kinara apa yang akan ataupun pikirkan tetapi Satria memberikannya. Ia hanya berharap bisa seperti itu seterusnya dan mereka akan selalu bersama.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia, Suamiku Seorang Bodyguard dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2