
Satu bulan kemudian, Satria melakukan semua pekerjaannya dengan lancar. Walaupun terkadang ia harus beberapa kali melakukan penyelidikan yang cukup berbahaya tapi ia bisa melakukannya dengan baik. Ia juga selalu menyempatkan waktu untuk pergi bersama Kinara setidaknya satu minggu sekali di saat dirinya sedang sangat sibuk. Tapi ia bersyukur Kinara bisa mengerti kesibukannya dan tidak menuntut banyak.
Pagi ini setelah apel pagi, Satria dan dua puluh empat rekannya yang lain termasuk Sandi mendapatkan pemberitahuan pemindahan tugas mereka ke daerah lain. Mereka akan dikirim untuk bertugas ke daerah yang sedang gencar digunakan untuk penyeludupan barang-barang ilegal dan juga narkoba yaitu di Sumatera Utara. Mereka harus menyelidiki serta menangkap semua pelaku yang melakukan penyeludupan itu. Mereka semua akan berangkat ke daerah itu satu minggu lagi.
" Masih gak nyangka gue, ternyata kita termasuk yang dikirim ke pulau Sumatera " ucap Sandi saat mereka sedang menikmati makan siang.
" Berarti komandan percaya sama kita dan kita harus bisa menjalankan tugas ini dengan baik " ucap Satria sambil mengunyah makanannya.
" Terus lo gimana? Lo kan punya Kinara yang bakal lo tinggal. Kita gak tau pasti kapan kasus ini selesai, apalagi bandar narkoba yang kita hadapi ini bukan orang sembarang. Kasus ini gak bakal mudah dan juga mungkin butuh banyak waktu " ucap Sandi pada Satria.
" Ya gimana lagi, ini sudah jadi tugas kita sebagai aparat kepolisian. Kita harus bisa menyelesaikan tugas ini dan menangkap pelaku itu walaupun gak mudah " jawab Satria.
" Kalau soal Kinara nanti gue omongin sama dia. Gue yakin Kinara pasti paham sama tugas dan tanggung jawab yang harus gue jalankan " lanjut Satria.
Sandi pun menganggukkan kepalanya.
Satria sebenarnya merasa cukup berat untuk pergi jauh dari keluarga dan juga Kinara untuk menjalankan tugas ini. Tapi Satria juga cukup bersyukur karena dengan tugas ini ia bisa sedikit menjauh dari Kinara. Jujur saja Satria cukup kewalahan menahan nafsunya saat berada di dekat Kinara tapi ia juga selalu ingin melihat Kinara. Ia tidak munafik jika selalu ingin menyentuh lebih Kinara dan juga setan yang menggodanya ada di mana-mana. Dengan tugas ini setidaknya ia bisa menjaga nafsunya pada Kinara. Ia menganggap ini adalah usahanya untuk menjaga Kinara sebelum ia dan Kinara menjadi pasangan yang halal. Walaupun ia akan dilanda rindu yang mungkin menyiksa dirinya sendiri.
Setelah itu, Satria dan Sandi melanjutkan untuk menghabiskan makan siang mereka lalu kembali bekerja.
***
Pada malam harinya, Satria pergi untuk menemui Kinara. Ia akan memberitahu Kinara mengenai pemindahan tugas kerjanya karena minggu depan ia sudah harus berangkat. Satria juga sudah memberitahu Ayah Arif dan Bunda Wulan setelah makan malam tadi. Bunda Wulan sangat keberatan dengan pemindahan tugas itu tapi Satria mencoba menjelaskannya pada Bunda Wulan jika itu ada kewajibannya sebagai aparat kepolisian. Akhirnya Bunda Wulan pun mengizinkan Satria untuk pergi walaupun dengan berat hati.
Satria menunggu Kinara di depan cafe miliknya. Ia sengaja tidak masuk karena memang ingin mengajak Kinara ke danau tempat favorit mereka agar lebih nyaman berbicara.
__ADS_1
Terlihat Kinara berjalan menghampiri Satria dengan helm di tangannya. Kinara tadi pergi ke cafe dengan menggunakan ojek online. Ia sengaja tidak membawa motor karena akan ikut Satria.
" Assalamualaikum " ucap Kinara setelah dekat dengan Satria.
" Walaikumsalam " jawab Satria tersenyum.
" Maaf ya, kamu pasti lama nunggunya " ucap Kinara.
" Enggak kok. Aku juga baru sampai " jawab Satria.
Kinara memakai helm ke kepalanya lalu naik ke motor Satria. Baru setelah itu mereka berdua pergi meninggalkan area cafe. Satria melajukan motornya dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di danau, Satria dan Kinara pun langsung turun dari motor. Mereka berjalan bergandengan tangan menuju tepi danau yang sangat indah dengan lampu hias yang berwarna-warni.
" Mau naik perahu? " tanya Satria pada Kinara.
Akhirnya Satria mengajak Kinara untuk duduk di bangku yang ada di tepi danau itu.
" Maaf banget ya, akhir-akhir ini aku sibuk banget dan jarang ajak kamu jalan " ucap Satria pada Kinara setelah mereka duduk.
" Gak papa, Mas. Aku ngerti " jawab Kinara tersenyum.
" Oh iya, tumben banget kamu ngajak aku ke sini lagi, padahal kita belum lama juga dari sini " ucap Kinara karena ia merasa ada hal yang penting.
Terakhir mereka bertemu Satria mengajaknya ke danau dan sekarang ke danau lagi membuat Kinara heran.
__ADS_1
" Gak papa, di sini enak buat ngobrol. Ada sesuatu yang mau aku omongin sama kamu " jawab Satria.
Kinara pun menoleh dan mengerutkan keningnya. " Kamu mau ngomong apa? " tanya Kinara penasaran.
Satria menghela napasnya sebelum berbicara. Ia menatap Kinara yang penasaran itu.
" Tadi pagi aku dapat surat pemindahan tugas. Minggu depan aku harus berangkat ke pulau Sumatra dan menyelesaikan sebuah kasus besar di sana. Karena ini kasus besar jadi aku gak tau kapan kasus ini bakal selesai dan berapa lama aku di sana. Bisa beberapa satu minggu, satu bulan, satu tahun atau lebih " ucap Satria pada Kinara.
Kinara cukup terkejut dan terdiam mendengar itu. Ini artinya ia dan Satria harus terpisah lagi untuk waktu yang tidak tahu berapa lama.
Satria menggenggam kedua tangan Kinara. " Sayang " panggil Satria karena Kinara hanya diam.
" Ah iya, Mas " jawab Kinara tersadar.
" Aku tau ini berat buat kita tapi ini juga sudah jadi kewajiban aku. Aku mengamankan negara kita dari hal-hal yang tidak benar. Aku mohon kamu bisa ngerti ya, Sayang " ucap Satria menatap Kinara sendu, ini juga berat untuk dirinya.
Kinara tersenyum. " Iya Mas, aku ngerti kok. Kamu memang harus berangkat dan jalankan tugas kamu dengan baik. Aku akan selalu dukung kamu dan ini juga bagian dari tanggung jawab dari profesi yang kamu pilih " jawab Kinara.
Kinara tidak ingin egois dan menahan Satria tetap ada di dekatnya. Satria bukan hanya miliknya tapi milik semua orang dan milik negara. Satria harus melaksanakan semua kewajiban dan tanggung jawabnya pada negara. Walaupun itu semua berat, bahkan mereka baru bersama selama dua bulan terakhir tapi Kinara harus bisa. Ia sudah berjanji untuk mendukung semua langkah Satria jika itu merupakan hal yang baik.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘