
Hari ini adalah hari kedua Kinara mengikuti kegiatan PKKMB. Besok mereka akan pergi ke Pantai Ancol untuk kegiatan terakhir PKKMB. Kegiatan itu akan bertujuan untuk menjalin keakraban antara mahasiswa baru dan kakak tingkat mereka.
" Kinara tolong kamu data teman-teman satu fakultas kamu yang ikut kegiatan keakraban atau gak dan nanti saat kegiatan hari selesai kamu kasih ke Kakak " ucap Riko pada Kinara.
" Baik Kak " jawab Kinara.
Raka yang sedang bersama Kinara saat itu pun menatap curiga pada Riko yang sudah beranjak pergi. Ia merasa Riko menyukai Kinara dari tatapannya.
" Kenapa sih tu cowok nyuruh lo terus? " ucap Raka pada Kinara.
" Mungkin lebih enak nyuruh gue kali. Dari kemarin juga yang dia suruh dari fakultas kita juga gue " jawab Kinara.
" Tapi gue liat kayak dia suka sama lo deh " ucap Raka mengatakan kecurigaannya.
" Gak mungkin lah. Gue juga baru ketemu dia kemarin, saat kita datang buat persiapan kan dia juga gak ada. Lagian kalo dia punya pacar terus lo bilang kayak gitu entar ada yang denger malah dilabarak gue " ucap Kinara merasa tidak mungkin.
" Iya iya " jawab Raka.
" Mending sekarang lo bantu gue data temen-temen yang ikut dan gak ke Ancol " ucap Kinara pada Raka.
Kinara pun mulai mendata mahasiswa baru dari fakultas pendidikan seperti yang diperintahkan oleh Riko padanya dibantu oleh Raka.
Sesuai ucap Riko tadi siang, Kinara akan mengantar data mahasiswa baru itu pada Riko.
" Kalian pulang duluan aja. Aku harus kasih data ini dulu ke Kak Riko " ucap Kinara pada Raka dan Elsa.
" Ya sudah, kita duluan ya Ra " jawab Elsa.
Kinara pun menganggukkan kepalanya.
Kinara menghampiri Riko yang sedang mengobrol bersama panitia yang lain. Sepertinya mereka membicarakan tentang kegiatan keakraban besok. Kinara pun menunggu Riko menyelesaikan pembicaraannya dengan panitia yang lain dan tidak ingin mengganggunya.
Setelah melihat mereka yang sudah membubarkan diri, Kinara langsung menghampiri Riko yang sedang bersama Gery.
" Permisi, Kak " ucap Kinara saat sudah berada di dekat mereka.
" Eh, iya Ra " jawab Riko tersenyum melihat Kinara.
__ADS_1
" Saya mau kasih data mahasiswa baru yang ikut dan tidak untuk acara besok sesuai permintaan Kakak " ucap Kinara memberikan beberapa lembar kertas pada Riko.
" Oh iya. Makasih, Ra " jawab Riko menerima data itu.
" Kalo begitu saya pamit dulu, Kak " ucap Kinara pada Riko.
" Kamu pulang sendirian? " tanya Riko.
" Iya Kak " jawab Kinara.
" Mau Kakak antar aja? " tawar Riko pada Kinara.
" Gak usah, Kak. Saya juga bawa motor " jawab Kinara.
" Permisi Kak " ucap Kinara.
Riko pun menganggukkan kepalanya.
Setelah itu Kinara pergi meninggalkan Riko dan Gery menuju parkiran untuk mengambil motornya dan pulang.
***
" Sudah semua, Ra? " tanya Riko saat melihat tidak ada lagi mahasiswa baru yang akan menaiki bus.
" Sudah, Kak " jawab Kinara melihat data yang dipegangnya.
" Ya sudah kita juga masuk ke bus karena sebentar lagi kita akan berangkat " ucap Riko.
Kinara pun masuk ke dalam bus diikuti oleh Riko dan Gery. Di dalam bus hanya ada tiga kursi yang tersisa. Riko memberikan kode pada Gery untuk duduk di satu kursi yang kosong agar ia bisa duduk berdua bersama Kinara. Gery yang mengerti kode itu pun langsung duduk terlebih dahulu.
Kinara duduk tepat di sebelah jendela lalu disusul oleh Riko yang duduk di sebelahnya. Ia mengambil ponselnya yang berada di dalam kantong celananya. Kinara mengirimkan pesan pada Satria walaupun ia tahu bahwa Satria pun tidak akan membalasnya karena Satria tidak diperbolehkan untuk memegang ponsel di sana. Kinara selalu melakukan itu setiap hari tentang kegiatannya hari itu.
" Mas, hari ini aku bakal pergi ke Pantai Ancol untuk kegiatan keakraban dan aku akan menginap di sana selama satu malam. Besok siang aku sudah pulang ke rumah " ucap Kinara dalam pesannya.
Setelah itu Kinara pun masukkan kembali ponselnya ke dalam kantong celananya.
Bus pun mulai berjalan meninggalkan area kampus dan menuju Pantai Ancol. Sepanjang perjalanan Riko terus memperhatikan dan mencuri-curi pandang pada Kinara dan Kinara tidak menyadarinya. Kinara fokus melihat pemandangan di jalan yang mereka lewati.
__ADS_1
Satu jam kemudian, bus yang mereka naiki sudah sampai di Pantai Ancol. Mereka semua pun turun bergantian dari dalam bus. Riko meminta mereka semua untuk beristirahat sebentar sebelum mereka mendirikan tenda di pinggir pantai. Mereka memang akan bermalam di pinggir pantai dengan menggunakan tenda.
Kinara bergabung dengan kelompok satu tenda yang sudah dibagi kemarin dengan anggota dari fakultas yang berbeda. Beruntung kali ini Kinara satu kelompok bersama dengan Elsa.
" Akhirnya kita bareng lagi, Ra " ucap Elsa saat mereka sudah berada di tempat mereka akan mendirikan tenda kelompok mereka.
" Iya Sa " jawab Kinara.
Setelah mendapatkan instruksi dari Riko sebagai ketua panitia kegiatan itu, mereka pun langsung mendirikan tenda bersama-sama. Beruntung Kinara dan Elsa mendapatkan anggota kelompok yang cekatan dan rajin sehingga mereka bisa mendirikan tenda tanpa hambatan.
" Gimana tendanya? Ada yang kalian gak bisa? " tanya Riko yang sedang mengecek setiap kelompok.
" Gak ada, Kak. Tendanya sudah berdiri dengan baik " jawab Kinara.
" Baguslah. Kakak lanjut ke kelompok yang lain " ucap Riko.
" Iya Kak " jawab mereka.
Mereka semua melanjutkan kegiatan dengan bermain game setelah mendirikan tenda sambil menunggu waktu berganti dengan malam. Kinara ikut bermain voli pantai bersama Raka dan Elsa serta kakak tingkat mereka demi menjalin keakraban yang sesuai dengan tujuan kegiatan ini. Kinara berada satu tim dengan Riko dan Raka, sedangkan Elsa bersamaan dengan Gery.
Mereka pun mulai bermain dengan sangat gembira walau tubuh mereka sekarang terkena cukup banyak pasir. Tim Kinara sedang memimpin poin karena beberapa dari mereka memang merupakan altet voli termasuk Kinara. Ia ikut ke dalam tim voli saat masih SMA.
" Guys, kita sudahi permainan, karena sudah hampir malam " ucap Riko saat matahari mulai terbenam.
" Iya Kak " jawab mereka.
" Sunset nya bagus banget ya, Ra " ucap Elsa melihat matahari terbenam dari pinggir pantai.
" Iya Sa " jawab Kinara.
" Ayo kita mandi. Keburu malam nanti " ucap Kinara lalu pergi dari sana.
Mereka semua pun membubarkan diri masing-masing untuk membersihkan diri lalu memasak untuk makan malam di tenda mereka masing-masing.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
__ADS_1
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘