Mengejar Cinta Pertama

Mengejar Cinta Pertama
167. Jatuh Cinta


__ADS_3

Keesokan paginya, Kinara hendak berangkat ke sekolah tempatnya mengajar dan baru saja hendak memesan ojek online tapi tiba-tiba saja Satria datang tanpa memberi kabar. Kinara tentu saja cukup terkejut melihat Satria yang sudah berada di depan pagar rumah itu.


" Assalamualaikum " ucap Satria melepas helm dari kepalanya tetapi tidak turun dari motor.


" Walaikumsalam " jawab Kinara.


Kinara pun segera menghampiri Satria dengan membawa helm di tangannya.


" Kamu kok pagi-pagi udah ke sini? Emang kamu gak apel pagi ini? " tanya Kinara pada Satria.


" Enggak, hari ini aku libur. Aku mau antar jemput kamu ke sekolah hari ini " jawab Satria.


Kinara tentu saja senang jika Satria mengantar dan menjemputnya mengajar hari ini, karena selain motornya yang kemungkinan masih berada di bengkel dan juga ia bisa menghabiskan waktu bersama. Selama beberapa hari terakhir mereka memang dengan urusan masing-masing, Satria juga harus mengurus berkas-berkas untuk mereka mendaftar pengajuan nikah di kantornya.


Setelah itu Kinara pun langsung memakai helm miliknya dan naik ke atas motor Satria.


***


Butuh waktu sekitar dua puluh menit untuk mereka sampai di sekolah tempat Kinara mengajar. Satria hanya mengantar sampai di depan gerbang sekolah saja karena mereka merasa tidak enak jika dilihat oleh para siswa dan juga guru-guru lain.


" Makasih ya udah anterin aku " ucap Kinara pada Satria setelah turun dari motor.


" Iya Sayang " jawab Satria tersenyum.


" Nanti kalau sudah mendekati jam pulang, kamu hubungin aku " ucap Satria agar ia bisa cepat menjemput calon istrinya itu.


" Iya Mas " jawab Kinara.


Satria pun langsung pergi setelah mengucapkan salam, sedangkan Kinara langsung masuk ke dalam area sekolah.


Ternyata itu semua tidak lepas dari penglihatan Andrew. Andrew yang baru saja memarkirkan motornya bisa melihat dengan jelas jika Kinara diantar oleh Satria. Andrew semakin penasaran siapa Satria sebenarnya dan ada hubungan istimewa apa dengan Kinara. Andrew yakin hubungan Satria dan Kinara bukan hanya sekedar teman atau keluarga saja.


" Siapa cowok itu sebenarnya? Ada hubungan apa diantara mereka? " ucap Andrew bertanya-tanya dalam hati.

__ADS_1


" Fiks, itu pacarnya Bu Kinara sih. Dianter lo pagi ini " ucap Ibil yang juga melihat Satria dan Kinara.


Andrew langsung pergi dari parkiran siswa itu tanpa menghiraukan ucapan Ibil lalu diikuti oleh Calvin.


" Eh, gue ditinggal " ucap Ibil saat melihat kedua temannya itu meninggalkan dirinya.


Ibil pun langsung menyusul Andrew dan Calvin yang sudah berjalan lebih dulu.


Andre pergi ke ruang guru untuk Kinara yang pasti akan pergi ke sana saat baru sampai ke sekolah. Dan benar saja, Kinara hampir saja memasuki ruang guru dan Andrew segera memanggilnya.


" Ada apa, Andrew? " tanya Kinara pada Andrew yang memanggilnya.


" Itu Bu, motor Ibu sudah saya taruh bengkel. Nanti sore bakal saya ambil dan antar ke rumah Ibu, jadi saya mau minta alamat rumah Ibu " jawab Andrew.


" Gak perlu, biar saya ambil sendiri nanti. Di bengkel paling dekat dari sekolah kan? " ucap Kinara yang tidak ingin merepotkan Andrew dan teman-temannya lagi.


" Iya Bu " jawab Andrew yang sebenarnya kecewa.


Andrew ingin mengetahui alamat rumah Kinara agar nanti ia bisa sering mengunjungi guru cantiknya itu dan melakukan pendekatan.


" Iya Bu " jawab mereka.


Setelah Kinara masuk ke ruang guru, Andrew memegang dadanya karena saat ini jantungnya berdetak lebih cepat setelah melihat senyuman manis dari Kinara.


Deg deg deg.


Andrew merasakan detak jantungnya itu melalui telapak tangannya yang ia letakkan di dada.


" Gue bukan cuma tertarik sama Bu Kinara, gue jatuh cinta " ucap Andrew yang masih memegang dadanya.


Ibil dan Calvin yang mendengar itu menatap Andrew dengan sedikit tidak percaya. Mereka mengira Andrew hanya bermain-main dengan Kinara seperti pada wanita lain seperti biasanya.


" Serius lo? Bu Kinara itu guru kita dan umurnya juga lebih tua dari lo " tanya Calvin pada Andrew.

__ADS_1


" Serius lah, ni buktinya jantung gue disko cuma gara-gara liat senyum Bu Kinara " jawab Andrew tersenyum membayangkan kembali wajah cantik Kinara.


" Umur bukan penghalang buat jatuh cinta sama orang. Gue dukung lo sih bro " ucap Ibil menepuk pundak Andrew.


Ibil mendukung Andrew karena ia berpikir tidak ada salahnya jika Andrew jatuh cinta kepada Kinara yang notabene adalah guru mereka. Lagi pula wajah cantik Kinara dan wajah tampan Andrew sangatlah cocok menurutnya.


Setelah itu mereka bertiga pun segera pergi ke kelas karena sebentar lagi lonceng masuk akan berbunyi. Mereka harus mengikuti kelas agar mereka juga diizinkan masuk ke dalam kelas Kinara. Lagi pula di jam pertama ini Kinara yang akan mengajar di kelas mereka. Tentu saja mereka sangat bersemangat mengikuti pelajaran terutama Andrew.


" Mana sih Bu Kinara? Kok belum masuk juga? " ucap Andrew dari tempat duduknya.


" Ya ampun sabar kali, bro. Lonceng masuk aja baru bunyi, Bu Kinara juga baru jalan ke sini " ucap Ibil karena memang lonceng masuk baru saja berbunyi belum sampai satu menit yang lalu.


" Gue gak sabar liat wajah cantik pujaan hati " jawab Andrew yang terus menatap pintu dan berharap Kinara segera muncul dari sana.


Ternyata apa yang dikatakan oleh Andrew itu juga didengar oleh Jeni yang duduk di seberang samping Andrew. Ia harus memberi peringatan Andrew karena ia tidak ingin Kinara guru yang sangat baik menurutnya menjadi korban Andrew selanjutnya.


" Heh lo playboy cap kapak, jangan macem-macem ya sama Bu Kinara. Gue gak akan biarin Bu Kinara jadi korban lo " ucap Jeni pada Andrew.


" Apa sih lo Jamilah, ikut campur aja urusan orang " ucap Andrew menatap tidak suka pada Jeni.


Andrew dan Jeni memang tidak pernah akur sejak mereka berada di satu kelas. Jeni sangat tidak suka dengan sifat playboy Andrew dan juga Jeni adalah satu-satunya teman sekelas Andrew yang terlihat sama sekali tidak menyukai Andrew.


Baru saja Jeni ingin menjawab perkataan Andrew, Kinara terlihat sudah memasuki ruang kelas itu. Semua siswa yang ada di kelas itu pun langsung berdiri setelah melihat kedatangan Kinara.


" Selamat pagi, anak-anak " ucap Kinara setelah berada di meja guru.


" Pagi Bu " jawab mereka semua.


Setelah itu kegiatan belajar mengajar pun dimulai. Kinara menjelaskan materi dengan cara yang mudah dimengerti oleh siswa-siswanya sehingga para siswa Kinara pun bisa langsung memahami apa yang dijelaskan oleh Kinara di depan. Sedangkan Andrew dari awal mulai pelajaran hanya memandangi wajah Kinara dengan senyum-senyum sendiri. Sepertinya Andrew memang sudah jatuh cinta kepada Kinara.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2