
Sesuai dengan yang Raka katakan, para sahabat Satria dan Kinara sampai di rumah mereka setelah jam makan siang. Kinara yang baru selesai mencuci piring segera pergi ke kamarnya untuk mengambil hijab instan miliknya karena ia sedang tidak menggunakan hijab.
" Siapa Sayang? " tanya Satria yang saat itu hendak keluar dari kamar.
" Sepertinya anak-anak deh, coba kamu liat dulu. Aku mau ambil kerudung dulu " jawab Kinara.
Setelah itu Satria pun segera turun dari melihat siapakah yang datang. Dan benar saja, saat ia membuka pintu utama terlihat para sahabatnya ada di sana. Ada Elsa, Sandi, Ayla, Jeki dan Raka tentunya, sahabatnya yang satu itu tidak akan ingin tertinggal di acara apapun.
" Assalamualaikum, Bro " ucap Raka yang langsung memeluk Satria.
" Walaikumsalam " jawab Satria membalas pelukan Raka.
Satria cukup merindukan sahabatnya itu setelah lebih dari dua minggu tidak bertemu.
" Lama banget sih buka pintunya " ucap Sandi yang juga memeluk Satria.
" Aduh San, lo kayak gak tau aja. Masih pengantin baru dan tentunya praktek biologi " ucap Raka dengan dugaan-dugaan di otaknya.
" Apaan sih lo, Ka. Gue tu tadi di atas jadi ya agak lama " ucap Satria setelah melepaskan pelukannya pada Sandi.
" Ya kirain, Sat " jawab Raka dengan cengiran khas-nya.
Sedangkan Elsa sudah menatap sebal ketiga pria itu yang malah kangen-kangenan dan tidak memperdulikan dua wanita di sana.
" Sat, lo kalau masih mau kangen-kangenan sama dua cecunguk ini dilanjut nanti deh. Ajak kita masuk dulu, kenapa? Panas nih di sini, lagian Kinara mana sih? " ucap Elsa kesal.
" Aku di sini, Sa " ucap Kinara yang terlihat menghampiri mereka dan tersenyum.
Kinara memeluk sahabatnya itu karena ia sudah sangat merindukannya. Mereka yang hampir setiap hari bertemu tentu saja sangat rindu setelah tidak bertemu cukup lama.
" Aku kangen banget tau gak sama kamu, Ra " ucap Elsa setelah melepaskan pelukannya.
" Aku juga kangen banget sama kamu, Sa " jawab Kinara tersenyum.
__ADS_1
Kinara juga memeluk Ayla yang berada di samping Elsa karena ia sudah menganggap kekasih Sandi itu sebagai sahabatnya.
" Ra, gue kangen banget sama lo " ucap Jeki merentangkan tangannya ingin memeluk Kinara.
Tapi belum sempat mendekat, kerah kemeja sudah ditarik oleh Satria.
" Enak aja mau peluk istri gue " ucap Satria yang tidak rela jika Kinara dipeluk oleh pria lain, walaupun pria jadi-jadian seperti Jeki.
" Ya udah, gue peluk lo aja " ucap Jeki yang langsung memeluk Satria dengan kencang.
Semua orang tertawa melihat Satria yang sampai kesulitan bernapas karena pelukan Jeki yang terlalu kencang.
Setelah itu Satria dan Kinara mengajak para sahabat mereka itu ke gazebo di taman belakang rumah itu. Tempat itu sangat cocok untuk mengobrol dan menikmati waktu bersama, apalagi mereka juga bisa sambil melihat bunga-bunga indah yang ada di sana.
" Kalian tunggu di sini, aku ambil minuman sama makanan ringan buat kalian " ucap Kinara setelah mengantar para sahabatnya ke gazebo di taman itu.
" Aku ikut, Ra " ucap Elsa ingin ikut dengan Kinara.
Kinara dan Elsa pun pergi untuk mengambil minuman dan makanan ringan untuk mereka semua.
" Kamu semakin tampan, Sat. Dan itu membuat aku semakin sulit untuk melupakan kamu " ucap Ayla di dalam hati dengan terus menatap Satria.
Ayla memang belum sepenuhnya bisa melupakan rasa cintanya kepada Satria walaupun sekarang Satria sudah menikah dan ia pun memiliki seorang kekasih, yaitu Sandi.
" Ya ampun, Ayla. Kamu tidak boleh seperti itu, Satria itu sudah menikah " rutuk Ayla pada dirinya sendiri dalam hati.
Setelah itu Ayla mengalihkan pandangannya ke arah taman karena jika diteruskan menatap Satria, maka rasa cintanya itu akan semakin besar dan ia itu akan menyakiti dirinya sendiri. Bagaimana tidak menyakiti dirinya sendiri jika ia mencintai pria yang sudah memiliki istri dan tidak bisa ia miliki.
Dan semua itu bisa dilihat oleh Sandi yang duduk tepat di hadapan Ayla. Ia bisa melihat jika sang kekasih dari tadi terus menatap Satria.
" Kenapa Ayla terus menatap Satria? Apa dia masih suka sama Satria? " batin Sandi curiga.
Jujur saja perasaannya sedikit tidak tenang karena ia tidak tahu bagaimana perasaan Ayla sekarang pada Satria seperti apa. Tapi ia berharap jika Ayla memang benar-benar sudah bisa melupakan Satria dan mencintai dirinya.
__ADS_1
Sementara itu, Kinara sedang mengambil toples-toples yang berisi makanan ringan dari dalam lemari. Sedangkan Elsa menuangkan jus jeruk ke dalam gelas dan menaruhnya di atas sebuah nampan.
" Oh iya Sa, aku mau tanya sesuatu sama kamu " ucap Kinara pada Elsa.
" Pasti tentang Kak Riko, kan? " ucap Elsa yang sudah bisa menebaknya.
Kinara pun menganggukkan kepalanya karena ia memang ingin menanyakan tentang hal itu.
" Kamu kok gak cerita sih sama aku kalau kamu sama Kak Riko udah jadian, Sa " ucap Kinara sedikit kesal karena sahabatnya itu tidak mengatakan apapun.
" Ya sorry, Ra. Aku cuma gak mau ganggu kamu yang saat itu lagi fokus-fokusnya menyusun skripsi " jawab Elsa.
Elsa sebenarnya bukan tidak ingin menceritakannya pada Kinara tetapi memang ia tidak ingin mengganggu Kinara yang sedang sangat sibuk.
Kinara pun mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.
" Terus kok kamu bisa jadian sama Kak Riko? Bukannya dulu kamu sempat berantem ya sama dia? " tanya Kinara sangat penasaran.
" Awalnya aku sama Kak Riko itu dikenalin sama orang tua kita yang ternyata berteman baik. Mereka berniat menjodohkan aku sama Kak Riko, walaupun gak memaksa juga dan minta untuk kita saling mengenal dulu. Aku yang udah terlanjur gak suka sama Kak Riko pun ya nolak, Kak Riko juga gitu karena saat itu dia baru putus dari pacarnya yang buat move on dari kamu. Tapi lama-kelamaan dan seiring seringnya kita bertemu, rasa cinta mulai muncul di hati kita berdua. Sampai akhirnya tiga bulan yang lalu, aku dan Kak Riko memutuskan untuk menjalin hubungan dan menerima perjodohan dari kedua orang tua kami " jawab Elsa menceritakan bagaimana ia bisa memiliki hubungan dengan Riko.
Kinara mendengarkan cerita dari Elsa dengan seksama, ia merasa senang jika sahabatnya itu sudah mendapatkan tambatan hatinya.
" Aku senang kalau memang kalian saling mencintai. Kalau bisa minta cepat-cepat dihalalkan " ucap Kinara pada Elsa.
" Iya Ra. Kalau aku bisa wisuda tahun depan, aku juga akan minta cepat dihalalkan sama Kak Riko " jawab Elsa yang sudah ingin menyusul Kinara untuk menikah.
Setelah itu Kinara dan Elsa segera kembali ke gazebo dengan membawa minuman dan makanan ringan untuk semuanya.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia, Suamiku Seorang Bodyguard dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘