
Sesampainya di rumah, Kinara langsung mandi lalu beristirahat. Kinara merasa sangat lelah karena mengikuti kegiatan selama tiga hari ini. Kinara merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dan mulai memejamkan matanya. Kinara tidak akan pergi bekerja karena dia sudah izin selama satu minggu sejak persiapan kegiatan PKKMB hingga hari ini. Kinara akan mulai bekerja lagi pada esok hari.
***
Keesokan harinya Kinara sudah bersiap-siap untuk pergi ke kampus. Ia tidak ingin terlambat di hari pertamanya masuk kuliah. Kinara sudah siap menggunakan rok plisket berwarna dusty pink dipadukan dengan kemeja berwarna putih dan kerudung yang senada dengan warna rok yang dipakainya.
Kinara membuka ponselnya yang baru saja mendapatkan pesan dari Elsa. Mereka akan berangkat bersama menuju kampus.
" Ra, gue sudah di depan kompleks " ucap Elsa dalam pesannya.
Elsa sudah pindah ke tempat kostnya sejak seminggu yang lalu, sehingga lebih dekat dengan Kinara dan mereka bisa berangkat bersama ke kampus.
Setelah membaca pesan dari Elsa, Kinara keluar dari rumah dengan membawa kotak bekal yang sudah disiapkannya setelah sarapan. Kinara masuk ke atas motornya lalu melajukannya meninggalkan rumah.
" Ayok " ucap Kinara pada Elsa.
Kemudian motor Kinara dan Elsa berjalan pun beriringan menuju kampus mereka.
Sesampainya di kampus, Kinara dan Elsa langsung menuju parkiran khusus mahasiswa. Di sana sudah ada Raka yang sepertinya sedang menunggu mereka.
" Udah lama lo? " tanya Elsa pada Raka setelah melepaskan helmnya.
" Gak juga " jawab Raka.
" Kita masuk yuk. Sebentar lagi mata kuliah pertamaku hari ini bakal dimulai " ajak Kinara pada keduanya.
Setelah itu mereka bertiga pun memasuki gedung kampus. Kinara dan Elsa berpisah karena gedung fakultas mereka berbeda, sedangkan Raka tetap bersama Kinara.
" Gue masuk dulu " ucap Kinara pada Raka saat mereka sudah berada di depan kelas yang akan diikuti Kinara.
" Oke " jawab Raka.
Raka pun pergi ke kelasnya yang hanya berjarak dua puluh meter dari kelas Kinara dan Kinara langsung masuk ke kelasnya.
Tanpa mereka sadari ada yang memperhatikan mereka berdua. Orang itu adalah Riko dan Gerry. Riko sengaja mengikuti Kinara karena ingin melihat wajah Kinara.
" Siapa sih sebenarnya cowok itu? Apa dia pacarnya Kinara? " ucap Riko saat melihat Raka.
" Ya mungkin aja sih. Soalnya sejak awal kegiatan Kinara selalu sama cowok itu terus ada satu cewek lagi yang gue tahu dari fakultas ekonomi " jawab Gerry karena ia selalu melihat mereka selalu bertiga.
" Baru pacar ini. Kalau Kinara mau sama gue, ya bakal gue rebut " ucap Riko lalu pergi dari sana.
Gery pun mengikuti Riko yang pergi meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
" Dasar ya itu anak, kayaknya sudah jatuh cinta beneran sama Kinara. Sampai mau rebut Kinara dari pacarnya " ucap Gerry sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
***
Sementara itu, Kinara sudah duduk di sebuah kursi yang berada di pojok depan kelas. Kinara memilih duduk di depan agar lebih fokus untuk belajar dan bisa memperhatikan apa yang disampaikan dosen dengan jelas.
" Hai " sapa seorang laki-laki yang duduk di sebelah Kinara.
" Hai " balas Kinara.
" Kenalin nama gue Zakaria, tapi lo bisa panggil gue Jeki " ucap laki-laki itu memperkenalkan dirinya lalu mengulurkan tangannya pada Kinara.
" Nama gue Kinara " ucap Kinara membalas uluran tangan Jeki.
" Oke, karena kita sudah kenalan berarti lo sekarang jadi temen gue ya. Gue rasa cocok kalau temenan sama lo " ucap Jeki dengan gestur yang agak seperti perempuan.
Kinara pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
Tak lama seorang dosen pun memasuki kelas itu. Karena itu adalah hari pertama Kinara kuliah jadi hanya perkenalan saja agar saling mengenal.
Tiga jam kemudian, kelas itu sudah selesai. Jeki mengajak Kinara untuk pergi ke kantin, tapi Kinara meminta Jeki untuk menunggu Raka terlebih dahulu.
" Sudah nunggu lama lo? " tanya Raka setelah menghampiri Kinara dan Jeki.
Raka menoleh pada laki-laki yang berdiri di sebelah Kinara.
" Oh iya Ka, kenalin ini Jeki. Temen baru gue " ucap Kinara memperkenalkan Jeki pada Raka.
" Jeki " ucap Kiki mengulurkan tangannya pada Raka.
" Raka " ucap Raka membalas uluran tangan itu.
Raka cukup heran melihat Jeki, apalagi Jeki terlihat seperti perempuan di mata Raka.
" Lo temenan sama bencong, Ra? " bisik Raka pada Kinara.
" Jangan sembarang, dia tu cowok " ucap Kinara pelan.
" Tapi liat penampilan sama sikapnya. Melehoy gitu, mana kayaknya jenis-jenis cowok lembek " jawab Raka melirik Jeki.
" Kalian berdua masih mau bisik-bisik? Gue sudah laper nih " ucap Jeki saat melihat Kinara dan Raka sedang berbisik-bisik.
" Eh iya, ayok kita ke kantin " ucap Kinara pada Raka dan Jeki.
__ADS_1
Setelah itu mereka bertiga pun pergi ke kantin. Mereka menghampiri meja yang sudah ada Elsa di sana.
" Kalian lama banget sih? Gue kan sudah laper " ucap Elsa dengan wajah yang cemberut.
" Kita tuh baru keluar kelas jadi ya baru ke kantin " ucap Raka duduk bersebelahan dengan Jeki.
" Iya Sa, kita baru keluar dari kelas " tambah Kinara duduk di sebelah Elsa.
Elsa melihat Jeki dengan bingung. Ia tidak mengenal Jeki tapi Jeki duduk bergabung di meja mereka.
" Ini siapa, Ra? " tanya Elsa pada Kinara sambil melirik Jeki.
Belum sempat Kinara menjawab, Kiki sudah memperkenalkan Jeki terlebih dahulu pada Elsa.
" Gue Jeki. Temen satu jurusan Kinara " ucap Jeki mengulurkan tangannya.
" Elsa " jawab Elsa membalas uluran tangan itu.
Setelah itu mereka pun memesan makanan karena perut mereka yang sudah lapar. Kinara hanya memesan minuman untuk dirinya karena ia sudah membawa bekal dari rumah. Kinara harus berhemat karena ia tinggal sendiri dan tidak ingin terlalu merepotkan kedua orang tuanya dengan selalu meminta dikirim uang. Berbeda dengan Elsa ataupun Raka yang memang merupakan anak orang kaya.
" Habis ini kalian ada kelas? " tanya Elsa pada mereka saat senang menikmati makanan masing-masing.
" Aku sih enggak " jawab Kinara.
" Gue juga enggak " sambung Raka.
" Kalo gue sama kayak Kinara " ucap Jeki yang sedang mengunyah mie ayam.
" Yah, gue sendiri dong. Kali pasti langsung pulang " ucap Elsa lesu.
" Iya Sa. Gue harus ngajar les siang ini " jawab Kinara.
" Emang lo belum ada temen di jurusan lo? " tanya Raka pada Elsa.
" Belum, gue juga males temenan sama mereka. Centil-centil semua yang cewek terus yang cowok soal kegantengan. Gak suka gue " jawab Elsa.
Setelah itu mereka pun melanjutkan untuk memakan makanan mereka dan setelah itu melanjutkan kegiatan masing-masing.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘