Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
100. Minsi?


__ADS_3

Pangeran Panji dan Deniz kemudian melanjutkan perjalanan mereka. Kencan mereka berdua sebagai ibu dan anak pada malam hari itu.


Sementara itu Pangeran Narendra di alam siluman terus memperhatikan istri dan anaknya yang begitu bahagia dengan kebersamaan mereka melalui Kaca Benggala yang dia miliki.


" Seandainya aku juga bisa bersama dengan kalian pasti kebahagiaan itu akan jauh berlipat-lipat! maafkan aku karena masih lemah dan tidak mampu untuk merengkuh kalian semua dalam genggamanku!" tampak bulir kristal bening mengalir dari kelopak mata Pangeran Narendra yang saat ini sedang merindukan anak dan istrinya.


Dia sangat pangaren Narendra sedang memperhatikan mereka berdua di alam manusia. Terlihat raja dan permaisuri mendekati Pangeran Narendra.


" Maafkan ayahmu nak yang sudah memisahkan Kalian bertiga sehingga tidak merasakan kebahagiaan yang utuh!" terlihat raja kucing yang begitu sedih melihat putranya tidak bahagia.


Permaisuri memeluk Narendra dengan erat tampak air matanya mengalir karena kesedihan yang begitu luar biasa.


" Ibunda yakin dan percaya kekuatan cinta kalian pasti akan menang melawan cobaan cinta diantara kalian. Percayalah Putraku ibunda percaya bahwa Kalian pasti suatu saat akan bersama seperti dulu lagi!" setelah mengatakan itu permaisuri dan raja kemudian meninggalkan pangeran Narendra sendirian di ruangan pribadinya.


Pangeran Narendra kemudian bersemedi untuk bisa berkomunikasi dengan Deniz dan juga pangeran Panji.


Pangeran Narendra bisa merasakan ada aura yang berbeda yang terus mengikuti mereka berdua. Oleh karena itu Pangeran Narendra menjaga istri dan anaknya dari alam siluman.


" Apakah raja Abiyaksa kembali mengganggu anak dan istriku?" tanya Pangeran Narendra yang semakin menajamkan insting dan juga energinya untuk bisa menangkap segala sesuatu yang ada di sekitar Pangeran Panji dan Deniz.


Sementara itu di alam manusia saat ini Pangeran Panji sedang bertarung dengan raja Abiyaksa dan beberapa siluman ular hijau lainnya. Deniz berusaha membujuk Raja Abiyaksa untuk menghentikan semuanya. Tetapi rupanya dia tetap keukeuh untuk menginginkan Deniz ikut dengannya.


" Abiyaksa kalau kau masih menganggapku sebagai sahabatmu. Tolong hentikanlah semua kebodohanmu ini. Kau membuatku benar-benar sangat kecewa! Lihat saja kalau ada apa-apa dengan foto aku jangan pernah kau berharap aku akan mengampuni dan memaafkanmu!" ucap Denis sambil menatap sengit ke arah raja Abiyaksa yang malah tersenyum begitu sinis kepadanya.


" Aku akan menjadikan anakmu sebagai sandra agar kau mau menikah denganku. Dengan begitu kita akan mempunyai keluarga yang bahagia!" ucap Raja Abiyaksa sambil tertawa terbahak-bahak melihat Pangeran Panji yang semakin terdesak bertarung dengan anak buahnya.


Walaupun kekuatan Pangeran Panji sangatlah luar biasa tetapi dikeroyok oleh 20 siluman ular hijau sedikit banyak membuat pangeran Panji sedikit kewalahan.


Pada saat Pangeran Panji sudah semakin terdesak dengan hebat. Tiba-tiba saja seberkas sinar warna biru melesat dan langsung membubarkan siluman ular hijau yang dari tadi mengeroyok Pangeran Panji.


Siluman ular hijau itu pada meringis kesakitan dan kepanasan yang akhirnya mereka menghilang dari hadapan Pangeran Panji. Raja Abiyaksa marah besar melihat anak buahnya yang langsung kocar-kacir gara-gara kehadiran seorang wanita muda di antara mereka.


" Siapa Kau wanita muda? Kau sungguh lancang!! Berani-beraninya kau mencari masalah dengan raja Abiyaksa huh?" tanya Abiyaksa sambil menatap Minsi yang saat ini sedang mendekati Pangeran panji.


Pangeran Panji yang mendapatkan bantuan dari Minsi seketika mengerutkan keningnya merasa tersinggung kepada gadis itu.


" Apa kau baik-baik saja?" tanya Minsi merasa khawatir dengan keadaan Pangeran Panji yang sudah terluka di sana-sini.


Deniz bisa menangkap raut kemarahan di wajah putranya sehingga dia pun mendekati Minsi dan meminta maaf kepadanya.


" Maafkan Putraku ya? Mungkin dia merasa kalau dia mampu untuk melawan siluman siluman itu. Makanya dia kecewa karena mendapatkan bantuan darimu!" ucap Deniz meminta maaf kepada Minsi.


Minsi tersenyum kepada Deniz dan mengatakan tidak masalah dengan sikap Pangeran panji yang cool menurut dia.


" Tidak apa-apa Tante!" ucap Minsi sambil terus melirik ke arah Panji yang semakin sengit menatapnya.


" Panji cepat minta maaf kepada Minsi dan ucapkan terima kasih kepadanya!" ucap Deniz kepada putranya.


Pangeran Panji sebenarnya merasa kesal kepada Minsi tetapi demi menghormati ibunya Pangeran Panji pun kemudian meminta maaf kepada Minsi setelah ditegur oleh ibunya.


" Maafkan aku dan terima kasih atas bantuanmu! tapi lain kali kau tidak perlu bersikap seperti seorang pahlawan kesiangan begitu!" ucap Pangeran panci sambil meninggalkan Minsi.

__ADS_1


" Panji ditolongin orang kau bukannya berterima kasih, tapi kau malah marah-marah? Apa kau tahu bahwa sikap seperti itu bukan sikap seorang Ksatria?" tegur Deniz kepada putranya.


Akan tetapi Pangeran Panji sudah tidak mempedulikan apapun yang dikatakan ibunya karena saat ini hatinya sedang kacau balau.


' Ya ampun gara-gara aku terlalu lama tinggal di alam manusia, telah mengakibatkan kemampuanku jadi menurun drastis. Masa menghadapi siluman cecenguk seperti itu saja, aku kalah sih? Bahkan sampai mendapatkan bantuan dari seorang gadis? Panji kau benar-benar menyedihkan!' tidak ada habisnya Pangeran Panji terus merutuki kejadian tadi.


Raja Abiyaksa sudah lari sejak tadi karena merasa takut dengan kemampuan yang dimiliki oleh Minsi yang bisa mengusir 20 siluman ular hijaunya yang sudah dia latih begitu hebat hanya dalam hitungan detik.


" Kurang ajar! Siapa gadis itu? Kenapa dia bisa mengusir anak buahku dengan begitu mudah?" tanya Raja Abiyaksa benar-benar merasa penasaran dengan sosok Minsi yang tadi membantu Deniz dan Pangeran Panji dari genggamannya.


Raja abiyaksa kemudian kembali ke istananya dan memarahi 20 anak buahnya yang tadi lari tunggang langgang gara-gara perbuatan Minsi dengan kekuatan misterius yang dimilikinya.


" Kenapa kalian main lari saja gara-gara gadis itu?" tanya Raja Abiyaksa benar-benar merasa penasaran sekali.


" Ampunkan kami Raja. Tadi wanita itu melemparkan garam krosok yang sudah dia baca-bacakan dengan ayat suci Alquran. Sehingga mengakibatkan tubuh kami sangat kepanasan. Lihatlah seluruh badan kami melepuh!" ucap anak buah Raja Abi aqsyah sambil memperlihatkan tubuh mereka yang mulai melepuh dan tampak begitu kesakitan.


" Pergilah kalian ke kolam dingin untuk menyembuhkan luka-luka kalian!" perintah Raja Abiyaksa kepada anak buahnya yang saat ini sedang menderita kesakitan.


Sementara itu Pangeran Narendra yang benar-benar khawatir dengan keadaan anak dan istrinya dia langsung turun ke alam manusia untuk menemui Deniz.


" Sayang kau tidak apa-apa kan? Maafkan aku karena terlambat turun untuk menemuimu. Aku tidak mengerti kenapa sejak tadi aku kesulitan sekali untuk mendekatimu?" tanya Pangeran Narendra kepada Deniz yang sedang tersenyum kepadanya.


Deniz kemudian menunjuk kepada Minsi yang saat ini sedang mengobati Pangeran panji.


" Tampaknya kekuatan gadis itu yang sudah membuatmu kesulitan untuk datang kemari. Sekarang dia sudah menyimpan kembali kekuatannya sehingga kau bisa bertemu lagi dengan kami!" ucap Deniz sambil terkikik.


Pangeran Narendra mengerutkan keningnya melihat istrinya yang sejak tadi membiarkan saja Pangeran Panji disentuh-sentuh oleh wanita asing yang tidak dia kenal.


" Tampaknya Minsi memiliki kekuatan nur ilahi yang bisa mengalahkan kekuatan Pangeran Panji sehingga kekuatannya tenggelam ketika berada di dekatnya!" Pangeran Narendra benar-benar terkejut mendapatkan kabar itu dari istrinya.


" Bukankah itu artinya aku harus membunuh Gadis itu karena dia berbahaya untuk putra kita?" tanya Pangeran Narendra kepada Deniz yang masih tersenyum melihat interaksi keduanya yang terlihat malu-malu.


Pangeran Panji walaupun sikapnya keras dan terlihat cuek serta ketus. Tetapi dia memiliki hati yang lembut seperti pangeran Narendra dia tidak mungkin terus marah mendapatkan kebaikan yang bertubi-tubi dari Minsi.


" Kau beristirahatlah setelah ini. Aku sudah memberikan obat terbaik yang dimiliki oleh leluhurku untuk semua luka-luka kamu." Pangeran panji kemudian menundukkan kepalanya merasa tidak enak kepada Minsi yang sudah melimpahkan begitu banyak kebaikan untuk dirinya.


" Terima kasih dan mohon maaf atas sikap lancang ku tadi. aku hanya merasa tidak senang ketika bertarung dibantu oleh orang lain!" ucap Pangeran Panji menatap Minsi yang tersenyum kepadanya.


Entah kenapa Pangeran Panji tidak mampu untuk mengalihkan pandangannya dari misi yang begitu cantik dan muda belia.



visualisasi Minsi


" Tidak apa-apa Pangeran. Aku tahu jiwa seorang laki-laki pasti selalu ingin menjadi pemenang dari setiap lawan-lawannya!" ucap Minsi sambil tersenyum kepada Pangeran Panji.


Pangeran Narendra terus berdaham untuk menarik perhatian keduanya agar bisa melihat keberadaannya bersama sang istri di dekat mereka.


Entah kenapa Pangeran Narendra merasa tidak senang melihat putranya begitu dekat dengan Minsi.


" Pangeran Panji Ayo ikut dengan Ayahanda untuk kembali ke istana kerajaan kucing untuk mengobati semua luka-lukamu dengan baik dan benar oleh tabib istana kerajaan kita!" ucap Pangeran Narendra dengan suara tegas sehingga membuat Pangeran Panji kemudian langsung bangkit dan mendekati ayahnya.

__ADS_1


Pangeran Narendra sedang kena sindrom seorang ayah yang tidak rela melihat anaknya dekat dengan wanita lain.


Pangeran Narendra belum rela untuk segera melepaskan anaknya dan mencintai wanita.


Bagi Pangeran Narendra Pangeran Panji masih kecil dan belum layak untuk jatuh cinta kepada siapapun.


Akan tetapi ketika dia mengingat tentang janji istrinya yang mengatakan akan kembali berkumpul dengan mereka ketika Pangeran Panji sudah menikah seketika terbit senyum di wajah Pangeran Narendra.


" Sayang apakah dia adalah calon menantu kita yang sudah dikirimkan oleh Tuhan untuk pangeran Panji?" bisik Pangeran Narendra di telinga Deniz yang sejak tadi terus tersenyum melihat interaksi keduanya.


Pangeran Narendra langsung disikut oleh Deniz karena merasa terganggu dengan pertanyaan tersebut.


" Kenapa sayang?" tanya Pangeran Narendra merasa bingung dengan kelakuan istrinya sendiri yang aneh menurut dia.


" Mereka itu baru bertemu satu hari. Sudah kau simpulkan sebagai calon menantu kita? Cih, kau bisa membuat Minsi jadi ketakutan gara-gara kau!" ucap Deniz cemberut di hadapan Pangeran Narendra.


Pangeran Narendra hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal melihat dan mendengarkan apa yang dikatakan Deniz kepadanya.


" Pangeran Panji. Ayo cepat kita harus segera kembali ke alam siluman sebelum pintu portal tertutup!" ucap pangeran Narendra mengingatkan putranya.


Pangeran Panji kemudian berpamitan kepada minsih dan Denizuntuk kembali ke alam siluman karena dia harus mengembalikan energinya yang tenggelam begitu banyak gara-gara berdekatan dengan Minsi.


Pangeran Panji sendiri kebingungan Bagaimana mungkin kekuatannya seperti kapas yang menghilang begitu saja ketika Minsi menyentuhnya.


Hal itu benar-benar sangat berbahaya untuk pangeran Panji dan juga ke istana kerajaan kucing. Bagaimana mungkin putra mahkota mereka tidak memiliki kekuatan? Oleh karena itu Pangeran Narendra berusaha untuk memisahkan putranya dengan Minsi karena dia bisa melihat kedekatan keduanya hanya akan membawa dampak keburukan untuk pangeran Panji.


" Ayahanda Kenapa kekuatanku seperti tenggelam ketika berdekatan dengan gadis itu?" tanya Pangeran Panji ketika mereka sudah berada di alam siluman dan saat ini sedang berendam di kolam dingin yang ada di puncak bukit Pangrango dengan ditemani oleh Mahaguru yang menjadi pemandu dari pengobatan tersebut.


" Gadis itu memiliki kekuatan nur ilahi yang sangat hebat dan tanpa tanding. Dia akan menyerap kekuatanmu secara perlahan pangeran. Sebaiknya Pangeran harus selalu waspada ketika berdekatan dengan Gadis itu!" ucap Mahaguru mengingatkan Pangeran Panji untuk selalu waspada kalau bisa menjauhi Minsi.


" Aneh sekali! Kenapa saya harus menjauhi dia maha guru?" tanya Pangeran Panji seperti yang tidak rela karena dirinya diperintahkan untuk menjauhi Minsi.


Pangeran Panji sendiri tidak mengerti dengan kondisi dirinya saat ini kenapa dia merasa begitu tersiksa ketika diperintahkan seperti itu oleh Mahaguru.


' Jangan Katakan padaku kalau aku telah jatuh cinta kepada gadis itu. Tidak Panji. Kau tidak boleh jatuh cinta kepada manusia. Kalau tidak mau nasibmu akan sama seperti ayahmu yang harus menderita karena berpisah dengan istrinya!' batin Pangeran Panji yang terus mengelak dari takdir yang digariskan untuknya.


Pangeran Narendra bisa merasakan apa yang saat ini sedang dirasakan oleh pangeran panji.


Dilema Cinta memang benar-benar sangat membingungkan dan sangat meresahkan. Dirinya pernah mengalami hal itu Dan dia kalah tidak bisa menang untuk melawannya.


Setelah selama 1 bulan bermeditasi dan menyembuhkan luka-lukanya. Pangeran Panji pun akhirnya dinyatakan sehat 100% oleh Mahaguru.


Sementara itu Deniz dan Minsi semakin dekat setiap harinya. Minsi tidak percaya kalau usia Deni sekarang masih 25 tahun tetapi sudah memiliki seorang Putra yang berusia hampir 18 tahun seusia dengan dirinya.


" Karena Putraku setengah siluman dan setengah manusia mengakibatkan pertumbuhan dia menjadi sangat pesat!" ucap Deniz menerangkan semua rasa penasaran di hati Minsi.


Minsi hanya menganggukkan kepalanya mendengar penjelasan dari Deniz tentang keluarganya.


" Jadi selama ini Tante berpisah dengan suami tante dan juga Putra tante?'' tanyamin sih kepada Deniz yang langsung mengangguk dengan sedih.


" Karena kalau aku tinggal di alam siluman, akan banyak nengundang aura permusuhan kepada istana kerajaan kucing. Sehingga membuat istana menjadi dalam bahaya. Oleh karena itu aku memilih untuk menetap di dalam manusia untuk meminimalisir peperangan yang ada di kerajaan kucing!" ucap Deniz sambil tersenyum kepada Minsi.

__ADS_1


Minsi bisa merasakan getaran kesedihan di dalam suara Deniz dan dia merasa sangat takjub kepada Deniz yang hingga saat ini masih menyimpan rasa cintanya untuk pangeran Narendra yang sangat sulit untuk dia temui karena mereka berdua hidup di dua alam yang berbeda. Alam manusia dan alam siluman.


__ADS_2