Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
155. Awal yang baru


__ADS_3

Pangeran Panji yang sudah menetapkan hati untuk menetap di alam manusia mulai menata kehidupan mereka berdua.


Akan tetapi ketika Pangeran Panji dihadapkan dengan pekerjaan. Dia kebingungan sendiri karena selama di alam manusia dia tidak pernah belajar keterampilan apapun.


Kyai Ilham bisa merasakan yang saat ini sedang dirasakan oleh pangeran panci yang sedang kebingungan dalam menata hidupnya di alam manusia.


Sebenarnya Nyi Ratu penguasa Pantai Selatan sudah menawarkan kemudahan untuk Panji dan Minsi dengan beliau akan membangunkan sebuah perusahaan untuk Pangeran Panji ataupun sebuah toko untuknya. Tetapi Panji menolaknya Panji ingin berjuang dengan tangannya sendiri dan usahanya sendiri. Sehingga apa yang dia alami di dunia manusia akan terasa berarti untuk dirinya maupun Minsi selaku istrinya.


Untung saja Minsi sebagai sang istri bersikap begitu pro dan juga mendukung apapun yang ingin dilakukan oleh Panji.


Selama berada di alam manusia Panji terus berusaha dan belajar untuk memperbaiki kemampuan dirinya agar bisa mencari uang untuk keluarganya.


Keberadaan Deniz di alam siluman merupakan semacam jiwa pengganti untuk panji yang sekarang berada di alam manusia. Sama seperti kedua orang tua Minsi yang sekarang hidup di istana Nyi Ratu penguasa pantai selatan.


" Sabarlah sayang. Nikmatilah semua prosesnya. Percayalah bahwa yang akan kita jalani ini kelak akan menjadi sebuah cerita yang indah untuk anak-anak kita berdua!" Minsi terus meyakinkan suaminya dan memberikan semangat kepada Panji untuk pantang menyerah.


Mereka berdua membuka sebuah toko pakaian di pasar. Minsi merasa sangat senang dengan aktivitas barunya sebagai manusia biasa. Walaupun terkadang mereka harus terlihat aneh di hadapan orang lain. Karena mereka harus mengkonsumsi bunga kantil sebagai makanan mereka. Sesekali mereka melakukan itu, akan tetapi mereka memakannya ketika tidak ada orang lain di hadapan mereka.


Usaha yang mereka jalani berjalan dengan baik dan berkembang dengan pesat. Karena memang dibantu juga dengan kekuatan Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan yang tidak mau kehidupan Pangeran Panji dan Minsi di alam manusia menderita dan mengalami kesulitan.


" Syukurlah kalau putriku dan suaminya sekarang sudah menetap di alam manusia," ucap Barathayuda merasa sangat bahagia karena putrinya juga merasakan kebahagiaan bersama sang suami di alam manusia.

__ADS_1


" Sekarang masalahnya. Bagaimana caranya kita bisa menemukan putri Deniz yang saat ini sedang menghilang? Kasihan sekali kepada Pangeran Narendra yang kelihatannya begitu kesepian dan selalu bersedih hatinya sejak di tinggalkan oleh anak dan istrinya. Aku melihat dia tidak tega rasanya. Dia terlihat begitu kurus dan tidak Senang Hatinya!" Sekar merasa benar-benar prihatin kepada besannya yang saat ini sedang berpisah satu sama lain karena keegoisan raja dan ratu istana kerajaan kucing yang memaksa Pangeran Narendra untuk memiliki selir lagi.


Pangeran Panji yang protes kepada kakek dan neneknya pun tidak digubris sama sekali mereka lebih memilih kehilangan Pangeran Panji dan menetap di dunia manusia daripada mencabut kembali keputusan mereka yang memerintahkan Pangeran Narendra untuk mempunyai selir baru dari alam siluman.


" Sangat sulit untuk mempengaruhi raja dan juga permaisuri dari istana kerajaan kucing. Karakter mereka sangat keras dan sangat sulit untuk dibengkokkan." Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan ikut berdiskusi dengan kedua orang tua Minsi.


" Apakah ibunda Ratu tahu di mana keberadaan besan kami?" tanya Sekar kepada Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan.


" Saat ini Putri Deniz berada di pegunungan Pelangi dan disembunyikan oleh Mahaguru atas permintaannya. Karena Putri Deniz tidak mau menjadi sumbu dari masalah antara Pangeran Narendra dan kedua orang tuanya." ucap Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan yang benar-benar merasa prihatin dengan kehidupan Pangeran Narendra dan juga Deniz


Semuanya tahu bahwa perjuangan mereka berdua untuk bisa bersatu di satu alam seperti beberapa saat yang lalu, tidaklah mudah. Penuh dengan rintangan dan halangan yang menghadang mereka berdua.


Ketiganya tampak menarik nafas dengan dalam. Merasa prihatin dengan kehidupan Pangeran Narendra dan Deniz yang baru saja menikmati kehidupan bahagia dengan hidup bersama di satu alam sudah harus berpisah lagi karena keegoisan kedua orang tua Pangeran Narendra.


" Kenapa Nyi Ratu tidak memberikan petunjuk kepada Pangeran Narendra agar dia bisa menemukan keberadaan istrinya?" Baratayudha bertanya kepada ibu angkatnya.


" Kita tidak boleh ikut campur dengan urusan mereka. Sudahlah putraku! Sebaiknya kau terus perhatikan dan awasi keberadaan Pangeran Panji dan Minsi di alam manusia. Jangan sampai mereka mengalami kesulitan ataupun membuat masalah di alam manusia. ibunda yakin kehadiran mereka pasti menjadi semacam magnet makhluk-makhluk usil yang akan mengganggu mereka!" Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan benar-benar mengkhawatirkan keberadaan Pangeran Panji selama berada di alam manusia.


" Tenanglah ibunda menantuku itu adalah seorang pria sejati yang sangat handal dan bisa dipercaya kita bisa mempercayakan Minsi kepadanya!" Pangeran Baratayuda tampak begitu bangga dengan pangeran panji yang berstatus sebagai suami dari putrinya.


Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan menganggukan kepalanya merasa setuju dengan apa yang dikatakan oleh Putra angkatnya.

__ADS_1


***


Pangeran Narendra merasakan kesedihan yang berlipat-lipat setelah kepergian Panji dan juga menantunya di istana kerajaan kucing. Sungguh hati Pangeran Narendra benar-benar tidak sanggup untuk menanggung dua penderitaan sekaligus.


" Kenapa semua yang aku cintai harus pergi meninggalkan aku? Apakah aku seburuk itu? Sehingga tidak layak untuk mereka menetap di sampingku?" Pangeran Narendra terus bermonolog dengan dirinya sendiri dengan kesedihan yang luar biasa.


Tanpa terasa air mata mengalir di pipinya ya kesedihan ditinggalkan istri dan anak adalah sesuatu hal yang sangat berat dan sangat sulit untuk bisa diterima oleh akal sehat seorang pangeran Narendra.


" Kasihan sekali Putra kita kan dah Apakah kau akan bersikeras untuk tidak mau mencabut mandat itu padahal Putra kita beri sekeras untuk tidak mau melakukannya. mau berapa lama Putra kita harus hidup dalam kesepian dan kesedihan seperti itu?" kelihatan atuh yang saat ini sedang membujuk suaminya untuk bisa lebih fleksibel terhadap putranya yang tidak mau menurut perintahnya untuk menikah lagi.


" Akan tetapi istana kita pun membutuhkan banyak keturunan agar kerajaan kita tidak punah begitu saja suatu saat nanti ataupun diambil alih oleh siluman lainnya yang tidak memiliki darah bangsawan kekerajaan!" raja dan ratu permaisuri benar-benar sangat Dilema untuk bisa memutuskan hal yang sangat penting untuk keberlangsungan istana mereka kedepannya.


Akan tetapi mereka pun merasa sangat tidak senang dan tidak bahagia melihat penderitaan Pangeran Narendra yang harus berpisah dengan istri dan juga anaknya.


Mereka sudah mengetahui bahwa sekarang Pangeran Panji dan istrinya sudah mulai menata kehidupan baru mereka di alam manusia dan tampak begitu bahagia.


Bahkan sekarang Minsi sudah hamil dan itu menjadi sebuah berita bahagia untuk pangeran Narendra yang melihat kehidupan putranya di alam manusia melalui Kaca Benggala miliknya.


Raja dan ratu siluman kucing juga merasa bahagia karena mereka sebentar lagi akan mempunyai cicit. apalagi minsih yang merupakan keturunan dari istana Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan. Hal itu merupakan sebuah kebanggaan yang sangat luar biasa bagi keduanya.


" Apalagi sebentar lagi Pangeran Panji akan memiliki anak. Bukankah keturunan kita tidak binasa begitu saja?" sang ratu masih terus berusaha untuk membujuk suaminya agar mau berubah pikiran dan mencabut mandatnya yang meminta kepada putranya untuk menikah lagi.

__ADS_1


" Baiklah yang Mulia permaisuri. Aku akan memikirkan apa yang menjadi saranmu tadi. Sekarang biarkanlah aku untuk beristirahat karena kepalaku rasanya begitu pening memikirkan semua masalah yang seakan tidak ada habisnya ini," raja pun kemudian meninggalkan istrinya sendirian di sana.


__ADS_2